MANAGED BY:
JUMAT
18 OKTOBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Selasa, 08 Oktober 2019 10:12
DPRD Gelar Audensi dengan Mahasiswa
DISKUSI: Anggota Dewan Kabupaten Kapuas yang dipimpin oleh ketua DPRD Kabupaten Kapuas saat melakukan pertemuan kepada para mahasiswa di gedung pertemuan.(ALEXANDER/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, KUALA KAPUAS - Ketua, Wakil Ketua I dan anggota DPRD Kabupaten Kapuas, menerima para Aliansi Pemuda Bersatu yang tergabung dari organisasi kepemudaan dan mahasiswa. Mereka menggelar audensi membahas  isu-isu nasional, Senin (7/10) pagi kemarin.

Ketua DPRD Kabupaten Kapuas Ardiansah didampingi Wakil Ketua I Yohanes, menerima beberapa poin utama dalam aspirasi dari sikap puluhan mahasiswa yang datang ke lembaga legislatif tersebut.

"Dari pertemuan dengan para mahasiswa yang tergabung dari Aliansi Pemuda Bersatu menyampaikan enam poin, dan  kami terima dengan baik dan nanti akan kami tindaklanjuti secara resmi," ujar Wakil ketua I Yohanes, Senin (7/10) kemarin.

Dilanjutkannya,  dengan menindaklanjuti enam poin dari Aliansi Pemuda Bersatu, pihaknya kam menyurati kemendagri dalam peyampaian poin dari para mahasiswa yang datang dalam pertemuan itu.

"Poin tuntutan ini telah kami terima dan kami dari DPRD Kapuas tentu akan menyurati Kemendagri lewat Gubernur Kalteng, untuk menyampaikan enam poin tuntutan dari Aliansi Pemuda Bersatu," terangnya.

Sementara itu,  enam tuntutan  tersebut antara lain menolak revisi Undang-Undang KPK,  mendesak segera meninjau kembal, RUU KUHP dan RUU lainnya yang tidak pro terhadap rakyat dan bangsa negara. Selain itu mendorong pemerintah agar segera menyelesaikan permasalahan konflik di Papua serta membuka ruang dialog yang seluas-luasnya bersama masyarakat agar rasisme tidak terjadi lagi.

Kemudian juga, mendesak kepada pemerintah untuk segera membuat program pencegahan karhutla agar tidak menjadi event tahunan, khususnya di Kalimantan Tengah,

Aspirasi lainnya tambah Ardiansah, yakni meminta kepada Kapolri untuk mengusut tuntas atas kasus penembakan aktivis (demonstran) di Kota Kendari ketika terjadinya aksi massa penolakan revisi UU KPK pada tanggal 26 September 2019 lalu. Kemudian segera memberikan sanksi tegas dan mencopot hak guna usaha (HGU) korporasi,  yang melakukan pembakaran hutan di Kalteng.(der/gus)


BACA JUGA

Jumat, 18 Oktober 2019 15:27

Kalteng Putra Masih Optimistis Bisa Bangkit

PALANGKARAYA-  Kalteng Putra masih memiliki semangat optimistis untuk bisa meraih…

Jumat, 18 Oktober 2019 15:01

"Dihajar" Puting Beliung, Empat Rumah di Desa HendaHancur

KUALA KAPUAS - Hujan deras disertai angin kecang mengahancurkan rumah…

Jumat, 18 Oktober 2019 14:52

Seratus Brimob Kalteng BKO ke Kaltim

PALANGKA RAYA - Sebanyak 100 personel Korps Brigade Mobil (Brimob)…

Jumat, 18 Oktober 2019 09:21

Bupati dan Wali Kota Diminta Pantau Masyarakat

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran mengingatkan…

Jumat, 18 Oktober 2019 09:17

Pemerintah Gandeng Elite Agro UAE LLC

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menjalin kerja…

Kamis, 17 Oktober 2019 15:11

Politikus Pemakai Narkoba Dalam Pengawasan

PALANGKA RAYA- Kepala Bidang Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia…

Kamis, 17 Oktober 2019 15:08

Telepon Pacar Dulu, Setelah Itu Pemuda 19 Tahun Bunuh Diri

PALANGKA RAYA- Hanya diduga ada permasalahan  dalam ikatan asmara, perbuatan  nekat…

Kamis, 17 Oktober 2019 15:01

Dapil II Perlu Penambahan Tenaga Kesehatan

KUALA KAPUAS -Usai reses di Daerah Pemilihan (Dapil) II wilayah…

Kamis, 17 Oktober 2019 14:55

Tunjangan Terpencil Tak Cair, Guru Pedalaman Menjerit

NANGA BULIK - Sejumlah guru di desa terpencil di Kabupaten…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:31

Ajak Warga Budayakan Hidup Sehat

PALANGKA RAYA – Walikota Palangka Raya Fairid Naparin mengajak warga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*