MANAGED BY:
SABTU
05 DESEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Kamis, 19 November 2020 15:06
Diawali dengan Kejang-Kejang, Napi Kasus Asusila Meninggal Mendadak
SERANGAN JANTUNG : AM (50) WBP dalam kasus asusila ini meninggal dunia akibat serangan jantung di lapas Klas IIB Pangkalan Bun, Selasa (17/11) pukul 16.00 WIB.(LAPAS PANGKALAN BUN/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO,

PANGKALAN BUN - Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pangkalan Bun, meninggal mendadak saat menjalani hukumannya. Lelaki berinisial AM (50) itu ditemukan kejang - kejang dan tidak sadarkan diri saat melakukan aktivitasnya di dapur sebagai juru masak, Selasa (17/11) pukul 15.30 WIB. 

Narapidana dalam kasus pencabulan tersebut langsung mendapatkan penanganan dari Kasubsi Perawatan Romadhon Wahyu Nugroho dan Dokter Lapas dr Happy Muthia Devi. 

Setelah dilakukan pemeriksaan awal, AM yang merupakan warga Dusun Semanggang, Desa Pangkalan Banteng, Kecamatan Pangkalan Banteng tersebut langsung dirujuk ke RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, namun sesampainya di RSSI, AM dinyatakan meninggal dunia pukul 16.00 WIB dengan diagnosis Gerd dan Angina Pectoris atau serangan jantung. 

Kepala Lapas Kelas IIB Pangkalan Bun melalui Kasi Binadik dan Giatja Peni Hadi menceritakan AM yang merupakan juru masak di Lapas Pangkalan Bun sebelum meninggal sedang bekerja, kemudian petugas lapas melihat AM mengalami kejang-kejang. "Mengetahui hal itu dokter lapas langsung melakukan penanganan awal, dan setelah dirujuk ternyata sudah dinyatakan meninggal dunia," ujarnya, (18/11). 

Ia menegaskan bahwa dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter IGD RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun yang dituangkan dalam surat keterangan medis, AM diketahui meninggal pukul 16.00 WIB akibat mengalami serangan jantung. 

Ketika diketahui meninggal dunia, Lapas Kelas IIB Pangkalan Bun langsung melakukan penelusuran alamat pihak keluarga untuk proses pemulangan jenazah, mengingat AM tidak mempunyai sanak saudara di Kotawaringin Barat. "Akhirnya kita temukan kontak kakak almarhum yang berdomisili di Pontianak, Kalimantan Barat dan rencana pihak keluarga akan menjemput jenazah," terangnya. 

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 08 September 2015 21:10

57 Jamaah Calon Haji Diberangkatkan

<p>PANGKALAN BUN- Sebanyak 57 orang Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Kotawaringin Barat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers