MANAGED BY:
SELASA
09 AGUSTUS
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT | DPRD SERUYAN

BARITO

Senin, 27 Juni 2022 12:16
Gubernur Ajak Bersama Perangi Perusak Bangsa
Sugianto Sabran

PALANGKA RAYA – Penyalahgunaan narkoba terbukti telah merusak masa depan bangsa di negara manapun. Daya rusaknya luar biasa. Merusak karakter manusia, fisik, dan kesehatan masyarakat. Dalam jangka panjang, berpotensi besar mengganggu daya saing dan kemajuan bangsa.

”Dengan melihat daya rusak yang ditimbulkan, kejahatan narkoba ini digolongkan dalam kejahatan luar biasa dan serius. Terlebih lagi kejahatan narkoba bersifat lintas negara dan terorganisir, sehingga menjadi ancaman nyata yang memerlukan penanganan serius dan mendesak,” kata Gubernur Kalteng Sugianto Sabran melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Herson B Aden.

Hal itu disampaikan Gubernur pada malam renungan keprihatinan dalam rangka Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) Tahun 2022, Sabtu (25/6), di halaman Kantor Gubernur Kalteng. Sugianto mengajak mengajak semua pihak bekerja sama dan bersatu padu dalam perang melawan narkoba yang jelas-jelas merusak bangsa.

Menurut Gubernur, HANI merupakan hari peringatan seluruh bangsa dan negara di dunia sebagai wujud keprihatinan untuk memberikan dukungan, motivasi, dan semangat kepada korban penyalahgunaan narkoba untuk dapat bangkit. Sehingga dapat pulih dan produktif agar menjadikan hidup lebih baik dan manusiawi.

”Korban penyalahgunaan narkoba telah mengakibatkan banyaknya nyawa yang hilang akibat keganasan narkoba. Di mana 30-40 orang meninggal per harinya karena narkoba," ujarnya.

Kepala Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah Brigjen Pol Sumirat Dwiyanto mengatakan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika menjadi isu strategis bagi masyarakat dunia. Kejahatan narkotika merupakan kejahatan serius, terorganisir, dan bersifat lintas negara.

Kejahatan tersebut, lanjutnya, dapat menimpa seluruh lapisan masyarakat, sehingga menimbulkan kerugian sangat besar. Terutama dari segi kesehatan, sosial ekonomi, dan keamanan. Fatalnya lagi, dapat menyebabkan hilangnya generasi bangsa.

”Saat ini Indonesia dalam kondisi darurat narkoba, di mana tingkat kerawanan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba cukup tinggi. Harus ditangani secara intensif dan serius. Bahkan, hampir tidak ada sejengkal tanah pun di Indonesia yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” ujarnya.

Sumirat menambahkan, berdasarkan hasil survei kerja sama BNN dengan LIPI tahun 2021, angka prevalensi penyalahgunaan narkoba (setahun pakai) di Indonesia sebesar 1,95 persen dari jumlah penduduk (15-64 Tahun) atau sebesar 3.662.646 jiwa. Hal ini meningkat dari tahun 2019 yang sebesar 0,15 persen.

Untuk prevalensi penyalahguna narkoba di Kalteng sebesar 0,7 persen atau 10.108 orang untuk kategori pernah pakai dan 0,4 persen atau 6.317 orang untuk kategori setahun pakai dari jumlah penduduk.

”Dapat dikatakan bahwa yang menjadi korban adalah tiga kali bahkan lebih dari jumlah tersebut, dikarenakan yang terdampak selain diri sendiri, juga orang tua, keluarga, bahkan masyarakat di sekitarnya. Di samping itu, terjadinya kriminalitas, kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa dan lainnya,” tegasnya.

Sumirat melanjutkan, peringatan HANI merupakan perwujudan keprihatinan seluruh bangsa dan negara di dunia untuk memberikan dukungan, motivasi, dan semangat kepada korban penyalahgunaan dan peredaran narkoba untuk bangkit kembali meraih kehidupan yang lebih baik dan manusiawi.

Selain itu, sebagai bentuk keprihatinan maraknya peredaran narkotika yang telah merenggut puluhan ribu nyawa anak bangsa setiap tahunnya. Apalagi menurut hasil penelitian, terdapat 15 ribu orang meninggal per tahun atau 30-40 orang per hari akibat penyalahgunaan narkoba.

”Seluruh komponen bangsa di Kalteng, mulai dari Gubernur, Dewan Adat Dayak, DPRD, Forkopimda, instansi vertikal, ormas, LSM, relawan, penggiat anti narkotika, dan lain-lain agar bersatu padu, bahu membahu, mencegah, dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika,” katanya. (ewa/daq/ign)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 05 Agustus 2022 12:00

Jadi Biang Banjir di Pangkalan Bun, Tiga Anak Sungai Bakal Dikeruk

Tiga anak sungai di dua Kelurahan di Kecamatan Arut Selatan…

Senin, 01 Agustus 2022 12:18
Selidiki Sabung Ayam, Awasi Dua Lokasi di Perkotaan

Licinnya Penjudi Hindari Polisi

SAMPIT – Para penjudi di Kabupaten Kotawaringin Timur tergolong licin…

Sabtu, 30 Juli 2022 12:06

MAUT TAK DIDUGA..!! Lagi Nyantai Di Warkop, Kakek Di Kalteng Tewas Diseruduk Granmax

 Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Lintas Amin Jaya – Sukamandang,…

Kamis, 21 Juli 2022 12:10

Produktifkan Lahan Tidur untuk Ketahanan Pangan

 Pemanfaatan lahan tidur tengah dilakukan Koramil 1015-13/Mentaya Hulu di Desa…

Jumat, 15 Juli 2022 11:00

Bandar Arisan Online di Seruyan Diringkus

Jajaran Satreskrim Polres Seruyan mengungkap kasus tindak pidana penipuan berkedok…

Minggu, 10 Juli 2022 11:50

Tim Mabes Polri Datangi Polres Kapuas, Ada Apa?

 Polres Kapuas mendapatkan kunjungan dari tim pengawasan dari Slog Polri…

Minggu, 10 Juli 2022 11:48

Katingan Bakal Punya Balai Rehabilitasi Narkotika, Ini Lokasi yang Disiapkan

 Kabupaten Katingan bakal memiliki balai rehabilitasi narkotika Adhyaksa. Rencananya, bangunan…

Minggu, 10 Juli 2022 11:46

Jembatan di Gunung Mas Ini Dikhawatirkan Ambruk

Sejak 26 Juni 2022 lalu, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Gunung Mas…

Sabtu, 02 Juli 2022 12:13

Pergoki Pencuri Sawit, PT KMA Polisikan 4 Warga

Kepolisian Sektor (Polsek) Polsek Mentaya Hulu mengamankan komplotan pencuri buah…

Rabu, 29 Juni 2022 14:00

Alokasikan Rp 26,3 Miliar Bayar Gaji ke-13 Dibayar Pekan Depan

 Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Badan Keuangan dan Aset…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers