SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT | DPRD SERUYAN

SAMPIT

Jumat, 09 Desember 2022 11:52
Otak Pembunuh Polisi Itu Terkenal Sadis, Sejumlah Polisi Diperiksa Terkait Peristiwa di Kampung Narkoba
TERSANGKA: Pelaku penganiayaan terhadap aparat kepolisian Aipda AW yang berujung tewasnya korban di kawasan Puntun, kampung narkoba Palangka Raya, dihadirkan aparat dalam konferensi pers, Selasa (6/12). (DODI/RADAR SAMPIT)

Aparat kepolisian masih bekerja keras memburu pelaku utama pembunuhan terhadap aparat Polda Kalteng Aipda AW. Pelaku yang menembak korban menggunakan air softgun itu disebut-sebut merupakan kaki tangan bandar narkoba. Dia dikenal sadis, karena tak segan melakukan penganiayaan di kawasan Puntun, Palangka Raya. Selain pelaku utama, dua pelaku lainnya juga masih dikejar aparat. Polisi memastikan identitas ketiganya sudah dikantongi. Mereka diminta segera menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

”Kami sudah tangkap delapan tersangka. Tinggal tiga yang masih dalam perburuan dan pengejaran tim di lapangan. Salah satu yang dikejar adalah pelaku utama, yakni yang menembak korban lima kali. Saya minta ketiganya menyerahkan diri,” ujar Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Budi Santoso, Rabu(7/12/). Delapan tersangka yang telah diringkus sebelumnya, yakni Abu Kasim alias Kasim, Ahmad Muzakir alias Eza, Suhaili alias Lili alias Ili  (52), Nopriansyah alias Tengkong (29), Baidi alias Japang (29), Adi alias Tikus (43), Muhammad Iqbal alias Bal Tumbal (27), dan Rahmatullah alias Akhmad Laksa (36).

Menurut Budi, dari tiga pelaku yang diburu, pelaku utama menembak ke tubuh korban dan satu pelaku yang melakukan provokasi, sehingga mengakibatkan korban dianiaya hingga meninggal dunia. Satu pelaku lain memukul dan terlibat langsung dalam penganiayaan tersebut. Lebih lanjut Budi mengatakan, dalam kasus tersebut pihaknya juga melakukan pemeriksaan terhadap anggota yang saat itu ada di lokasi, yakni tiga anggota di Pos Pol, satu anggota Polsek Pahandut, dan satu anggota Polda Kalteng. Jika nantinya ditemukan bukti lain yang mengarah pada pelanggaran, mereka akan ditindak tegas.

”Saya juga pastikan Kapolri maupun Kapolda benar-benar bertindak tegas jika ada anggota yang melakukan penyimpangan dari tugas pokoknya. Jadi, personel itu ditelepon masyarakat lantaran kejadian tersebut. Tetapi, ada satu anggota di lokasi, makanya masih dalam pemeriksaan. Jika terbukti, akan diproses secara kode etik,” katanya. Seperti diberitakan Radar Sampit, pembunuhan terhadap personel Polda Kalteng secara tidak langsung menyibak praktik bekingan bisnis narkoba di kawasan Puntun oleh oknum aparat penegak hukum. Korban terbunuh setelah meminta jatah sabu dan sejumlah uang dari bisnis haram tersebut.

Hal tersebut terkuak setelah aparat akhirnya mengungkap motif penganiayaan yang berujung tewasnya AW, polisi berpangkat Aipda yang bertugas di Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Kalteng, Selasa (6/12). Korban dianiaya sejumlah orang hingga tewas pada Jumat (2/12) lalu. 

Sementara itu, Kepala Damang Pahandut Marcos Tuwan mendesak kepolisian segera menangkap pelaku yang belum ditangkap. Apalagi tiga pelaku dimaksud memiliki peranan penting dalam penganiayaan tersebut. ”Harus segera ditangkap. Pelaku tersebut merupakan sindikat peredaran narkotika,” katanya. Marcos juga mengapresiasi langkah cepat kepolisian meringkus delapan tersangka. ”Yakin dan percaya kepolisian sudah terlatih dalam pengungkapan kasus tersebut. Kami mendukung penuh dan segera diusut tuntas,” katanya. (daq/ign)


 

loading...

BACA JUGA

Selasa, 07 Februari 2023 09:31

Karena Alasan Ini Hakim Bebaskan Terdakwa Dugaan Korupsi Proyek Kontainer

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Palangka Raya memvonis bebas tiga…

Kamis, 02 Februari 2023 12:08

Tiga Desa di Kotabesi Rawan Karhutla

SAMPIT - Kecamatan Kotabesi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menjadi salah…

Selasa, 31 Januari 2023 11:50

Sempat Mengeluh Sakit Perut, Ini Penyebab Wanita Terberat di Kalteng Meninggal Dunia

Pernah menghebohkan Kalimantan Tengah (Kalteng) karena berat badannya yang mencapai…

Selasa, 31 Januari 2023 11:44

BIADAB!!! Tak Kuat Tahan Nafsu, Karyawan Perkebunan Gilir Dua Anak

Sungguh bejat perbuatan TT, seorang pekerja perkebunan. Pria berusia 45…

Senin, 30 Januari 2023 11:55

AWAS!!! Obat Ilegal Percepat Ajal, Bisa Picu Kematian Mendadak

Penggunaan obat ilegal disinyalir marak di kalangan masyarakat. Pasalnya, obat…

Senin, 30 Januari 2023 11:53
Kades Sumber Makmur Gugat Desa Bandar Agung

ASTAGA!!! Ingkar Janji Berujung Sengketa Dua Desa di Kotim

Kepala Desa Sumber Makmur menggugat Desa Bandar Agung beserta koperasi …

Jumat, 27 Januari 2023 10:43

Pedagang Siap Buka-bukaan, Desak Pertemuan Terkait Menjamurnya Minimarket di Sampit

Sejumlah pedagang resmi mengadukan keresahannya terhadap maraknya waralaba minimarket di…

Kamis, 26 Januari 2023 12:19

Bupati Kotim: Jangan Ada Pungli di Nur Mentaya! Minta Warung Ditata agar Tak Terlihat Kumuh

Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor menegaskan bahwa tidak ada pemungutan…

Rabu, 25 Januari 2023 12:36

Pacaran Daring lalu Putus, sang Mantan Ancam Sebarkan Foto Tak Senonoh

Kisah asmara tak selalu indah dan berakhir bahagia. Ketika jalinan…

Rabu, 25 Januari 2023 12:31

Pengapungan Bangkai Kapal Satya Kencana III Jadi Hiburan Warga

Setiap sore, Pelabuhan Panglima Utar, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers