SUKAMARA – Pengelolaan sampah di Kabupaten Sukamara mulai dilakukan secara terintegrasi dengan bank sampah dan kelompok swadaya masyarakat (KSM). Hasil pengumpulan sampah itu pun dikemas dan dikirim ke pulau Jawa.
“Bank sampah bekerjasama dengan KSM yang di kecamatan-kecamatan. Tahun lalu mengirim sekitar 6 ton,” terang Widi pengelola bank sampah.
Menurutnya sampah-sampah kering berupa plastik botol bekas, kertas, dan berbagai sampah kering itu dibeli dari para KSM yang mengambil dari sampah rumah tangga. Di bank sampah akan dilakukan pemilahan kemudian dipres dan dipaking maupun dicacah sesuai jenisnya. Kemudian dikirim ke pulau Jawa untuk dijual lagi.
“Sampah plastik ini didapat dari wilayah Kuala Jelai. Di sana kebanyakan sampah berasal dari sungai, sehingga warnanya berbeda dengan warna sampah lainnya. Agak kehitaman karena sudah lama menumpuk dan terendam di sungai,” terang Widi.
Dia menceritakan, sejak dibuka bank sampah pada tahun 2023 dengan melibatkan para KSM cukup membantu pemerintah daerah dalam penanganan sampah, serta dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Dia mencontohkan salah satu KSM di wilayah Balai Riam yang telah mempunyai pendapatan cukup besar dengan memungut sampah rumah tangga ke rumah warga.(fzr/sla)