SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | GUMAS | DPRD SERUYAN

PALANGKA

Jumat, 22 Desember 2017 10:22
Lapak Terlalu Kecil, Pedagang Minta Diperlebar
Anggota Komisi II DPRD Batara, Henny Rosgiaty Rusli.

MUARA TEWEH –Para pedagang Pasar Bebas Banjir (PBB) di Jalan YetroSinseng Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara (Batara) mengeluhkan keadaan lapak atau kios yang dinilai terlalu sempit. Keluhan ini disampaikan kepada Anggota Komisi II DPRD Batara Henny Rosgiaty Rusli.

Henny mengatakan, menurut para pedagang di pasar pasar PPB, lapak tempat mereka berjualan terlalu sempit. Untuk itu mereka memohon agar lapak atau ruangan yang ada diperlebar, sehingga mereka dapat lebih leluasa dalam melakukan aktivitasnya berjualan.

“Ukuran lapak terlalu sempit, belum lagi setelah dipasang meja ataupun rak untuk berjualan, membuat semakin sempit hingga sulit bergerak. Pedagang memohon agar bisa di perluas,” katanya, Rabu (20/12).

Disampaikan Heny, bahwa perluasan lapak ini merupakan usulan, yang bila tidak bertentangan dengan teknis Kementerian Perdagangan, diharapkan dapat diakomodir. Sebab seperti diketahui pembangunan pasar ini bersumber dari pemerintah pusat.

“Mungkin sebelum diresmikan ada baiknya pemerintah daerah juga mengajukan permohonan untuk pelebaran minimal penambahan satu meter kepada pemerintah pusat,” terangnya.

Demikian pula, tambah dia, dengan keadaan los pasar juga perlu diperlebar, guna memudahkan para pengunjung yang ingin berbelanja di pasar tersebut. “Perlu pengaturan, sehingga dapat memudahkan para pengunjung untuk berkelilingpasar PBB untuk mencari berbagai kebutuhan yang diperlukan,” pungkasnya. (viv/vin)


BACA JUGA

Selasa, 08 September 2015 21:50

Ratusan PNS Masih Mangkir, Laporkan Harta Kekayaan

<p>SAMPIT &ndash; Sebanyak 240 Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara di lingkup…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers