SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | GUMAS | DPRD SERUYAN

PALANGKA

Selasa, 14 Mei 2019 09:48
Memanfaatkan Sumber Daya Alam Lokal Harus Kreatif
MELATIH MASAK: Kasi Pemberdayaan Masyarakat Perdesaan Novi Rela (batik biru tua) melatih perempuan desa mengolahbawang lemba atau bawang dayak menjadi peyek dan kerupuk, yang nantinya akan menjadi produk unggulan desa, Jumat (10/5).(NOVI RELA FOR RADAR SAMPIT)

KUALA KURUN – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) melaksanakan kegiatan peningkatan peran perempuan di perdesaan dalam bidang ekonomi produktif. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta dari Desa Tumbang Pasangon, dan 10 peserta dari Desa Penda Rangas, Kecamatan Kahayan Hulu Utara (Kahut).

”Apa yang kita laksanakan ini untuk memberdayakan dan meningkatkan pengetahuan perempuan di desa, agar lebih kreatif dalam memanfaatkan sumber daya alam (SDA) lokal, yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggal,” ucap Kasi Pemberdayaan Masyarakat Perdesaan DPMD Kabupaten Gumas Novi Rela, Senin (13/5).

Pemberdayaan keluarga atau rumah tangga sebagai unit sosial terkecil dalam kehidupan masyarakat perlu peningkatan kemandirian. Hal ini tidak berarti pemerintah membiarkan masyarakat berkembang tanpa arah, melainkan senantiasa proaktif mencermati permasalahan yang dihadapi masyarakat seraya memberikan bantuan, pembinaan dan fasilitasi.

”Sasaran utama dalam setiap upaya memberdayakan masyarakat adalah keluarga atau rumah tangga. Di mana salah satunya dengan memberdayakan perempuan, dalam usaha peningkatan ekonomi produktif berbasis bahan lokal, yang merupakan potensi desa,” ujarnya.

Dia mengatakan, kegiatan ini sangat strategis dalam menemukan konsep yang signifikan untuk membentuk kemampuan atau semangat dan sikap, sehingga masyarakat khususnya perempuan di desa memiliki pola hidup serta kemampuan bertindak dalam menumbuhkan masyarakat yang mandiri.

”Harus ada upaya inovasi yang nantinya mampu menyentuh setiap anggota masyarakat khususnya kaum perempuan di desa, sebagai salah satu pilar pembangunan keluarga,” tuturnya.

Dia menambahkan, dalam situasi seperti ini gerakan pemberdayaan harus terpanggil pada kewajiban dan rasa tanggung jawab, untuk bersama-sama melaksanakan langkah konkrit dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

”Kegiatan ini harus dimanfaatkan untuk menggali ilmu dan pengetahuan praktis yang berguna untuk mengembangkan usaha ekonomi produktif, seperti meningkatkan pemberdayaan masyarakat, menciptakan lapangan kerja, menumbuhkan jiwa kewirausahaan, dan kesempatan berusaha berbasis lokal,” pungkasnya. (arm/yit)

 


BACA JUGA

Selasa, 08 September 2015 21:50

Ratusan PNS Masih Mangkir, Laporkan Harta Kekayaan

<p>SAMPIT &ndash; Sebanyak 240 Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara di lingkup…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers