MANAGED BY:
KAMIS
28 OKTOBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Senin, 24 Mei 2021 17:51
Tidak Ada Izin Melintas, Angkutan Batu Bara Merusak Jalan Kabupaten
JALAN UMUM : Ruas jalan kabupaten menuju Tahura Lapak Jaru Kuala Kurun Kabupaten Gunung Mas mulai mengalami kerusakan cukup parah, dikarenakan sejumlah angkutan truk batu bara melintasi infrastruktur tersebut, pekan lalu.( ARHAM SAID/RADAR SAMPIT)

KUALA KURUN – Jalan kabupaten di wilayah Kabupaten Gunung Mas,  menuju Taman Hutan Raya (Tahura) Lapak Jaru Kuala Kurun mengalami kerusakan cukup parah. Dugaan penyebab kerusakan mengarah kepada adanya aktivitas truk angkutan batu bara yang melintas dengan melebihi tonase. Terkait itu, izin untuk melintas di jalan kabupaten ini dipertanyakan.

”Aktivitas truk angkutan batu bara tersebut tidak memiliki izin untuk melintas di jalan kabupaten menuju Tahura Lapak Jaru,” ucap Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Perhubungan (DLHKP) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Yohanes Tuah, melalui Kabid Perhubungan Sandra Cipta, Jumat (21/5) malam.

Dia menjelaskan, sesuai Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Kalteng Nomor 7 Tahun 2012 tentang Pengaturan Lalu Lintas di Ruas Jalan Umum dan Jalan Khusus untuk Angkutan Hasil Produksi Pertambangan dan Perkebunan, serta Undang-Undang (UU) Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, bahwa truk angkutan batu bara tidak boleh melintas di jalan umum yang dibuat pemerintah daerah.

”Kalau angkutan di bidang pertambangan batu bara, sudah jelas harus memiliki akses jalan sendiri. Saat mengajukan izin analisis mengenai dampak lingkungan (amdal), harus ada kesiapan dari perusahaan untuk membuat akses jalan, yang tidak merusak jalan umum,” tegas Sandra.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Gumas Baryen menuturkan, jalan menuju Tahura merupakan jalan kabupaten dan hal itu menjadi tanggungjawab DPU, dalam pengendalian serta penanganan perbaikan terhadap fisik jalan.”Saat ada angkutan truk melintas di jalan umum, tentunya harus memiliki izin melintas. Ini yang harus ditertibkan terlebih dulu. Ketika harus diperbaiki, maka kami siap untuk memperbaiki,” ujarnya.

Sekarang ini lanjut Baryen, yang harus dilihat adalah penyebab kerusakan jalan itu. Percuma diperbaiki, kalau aktivitas angkutan batu bara di sana masih tetap ada, yang melintas dengan angkutan melebihi tonase jalan.”Yang jadi masalah adalah angkutan truk batu bara melintas di jalan umum itu melebihi tonase jalan, yakni delapan ton. Seharusnya perlu ada ketegasan dan komitmen untuk melakukan pengawasan terhadap tonase angkutan truk batu bara,” sebutnya lagi.

Secara prinsip akui dia, pemerintah daerah bisa meminta pertanggungjawaban kepada perusahaan untuk memperbaiki ruas jalan kabupaten itu. Akan tetapi kalau demikian, berarti sama saja memperbolehkan angkutan truk batu bara itu melintas.

”Artinya, kalau ada perusahaan yang melintas dengan merusak jalan umum, yang perlu dilakukan adalah bukan kita minta untuk memperbaiki jalan, tetapi boleh atau tidak angkutan truk itu melintas di jalan umum,” tuturnya.

Baryen juga berharap, nantinya dapat dilaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) atau audiensi antara perusahaan batu bara yang melintas di jalan kabupaten, dengan instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gumas. (arm/gus)


BACA JUGA

Selasa, 26 Oktober 2021 13:30

Tenang Aja..! Stok Vaksin di Kalteng Masih Melimpah

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Suyuti Syamsul…

Sabtu, 23 Oktober 2021 17:53

Gembong Narkoba Kakap di Palangka Raya Ditangkap

Operasi yang digelar Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah…

Sabtu, 23 Oktober 2021 12:21

ALAMAKKK..!! Selama Pembelajaran Daring, Ratusan Pelajar di Kalteng Diam-Diam Menikah

 Selama sekitar dua tahun tidak pernah datang ke sekolah bersamaan…

Jumat, 22 Oktober 2021 12:49

Kampung Narkoba di Palangka Raya Dikepung, Segini Hasil yang Didapat Aparat

 Kawasan Puntun, Jalan Rindang Banua, yang selama ini dikenal sebagai…

Kamis, 21 Oktober 2021 23:17

Sertifikat Tanah Bermasalah Picu Sengketa, Gugat Tiga Instansi Sekaligus

Sengketa lahan di Kota Palangka Raya seolah tak berujung. Masalah…

Rabu, 20 Oktober 2021 10:02

Palangka Raya Terapkan PPKM Level 2 selama 21 Hari

Pemerintah Kota Palangka Raya kembali menerapkan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat…

Sabtu, 16 Oktober 2021 12:49

Pergoki Anaknya Gantung Diri di WC Umum, Begini Reaksi sang Ibu

Warga Kalimantan Tengah yang memutuskan mengakhiri hidupnya dengan cara gantung…

Senin, 11 Oktober 2021 12:06

Gelandangan dan Pengemis di Palangka Raya Makin Banyak

 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya menyoroti…

Kamis, 07 Oktober 2021 10:27

Laka Maut Bus Versus Truk, Sopir Bus Jadi Tersangka, Ini Kata Pak Polisi

Polresta Palangka Raya akhirnya menetapkan tersangka dalam kecelakaan maut antara…

Rabu, 06 Oktober 2021 10:02

Tiga Kelurahan di Palangka Raya Masih Zona Merah

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menyampaikan, penyebaran Covid-19 di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers