MANAGED BY:
KAMIS
20 JANUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Rabu, 28 April 2021 16:48
Bejat!!! Istri Berangkat Kerja, Anak Tiri Diperkosa
DIPERIKSA: Penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Gumas memeriksa tersangka pemerkosa anak tiri, Selasa (27/4).(ARHAM SAID/RADAR SAMPIT)

KUALA KURUN – Seorang pria berinisial SP (47) ditangkap Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Gunung Mas (Gumas) bersama Polsek Manuhing. Pria itu diduga memerkosa anak tirinya yang masih berusia 9 tahun. Aksi bejat pelaku sudah dilakukan selama tiga bulan terakhir.

”Selama tiga bulan ini dia sudah tiga kali memerkosa korban, yakni pada Senin (15/2), Minggu (7/3), dan Sabtu (24/4),” ucap Kapolres Gumas AKBP Rudi Asriman, melalui Kasat Reskrim AKP Afif Hasan (27/4). Dia mengatakan, aksi bejat pelaku terhadap korban yang masih kelas III SD itu dilakukan di sebuah barak karyawan perkebunan sawit di Desa Tumbang Lapan, Kecamatan Manuhing.

”Pelaku memerkosa anak tirinya saat istrinya tidak berada di barak karena berangkat kerja ke kebun. Dia memanfaatkan kondisi barak yang kosong,” ujar Kasat Reskrim.

Dari pemeriksaan terhadap pelaku, kata Afif, nafsu berahinya muncul ketika melihat tubuh mulus anak tirinya. Ditambah lagi dalam beberapa bulan ini dia tidak bisa berhubungan intim dengan istrinya yang sedang hamil besar.

”Setiap selesai memerkosa korban, pelaku selalu mengancam akan memukul kalau diberitahukan ke orang lain. Hal ini juga yang membuat korban takut melapor ke ibu kandungnya,” tutur Afif.

Hingga akhirnya pada Sabtu (24/4), usai diperkosa untuk ketiga kalinya, korban sudah tidak tahan dan melaporkan kebiadaban pelaku ke tetangganya, WT (73). Perilaku bejat SP lalu dilaporkan ke Polsek Manuhing pada Senin (26/4).

”Tidak berselang lama setelah menerima laporan itu, pelaku ditangkap saat berada di barak. Kami juga mengamankan sejumlah barang bukti,” ujarnya.

Akibat perbuatan pelaku, lanjutnya, korban mengalami trauma dan sudah berada dalam binaan ibu kandungnya. Nantinya korban juga akan dibawa ke psikolog untuk mengetahui kondisi psikologisnya.

”Kami juga sudah melakukan visum et repertum terhadap korban. Hasilnya, ada ditemukan luka pada alat kelamin korban,” katanya.  Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 82 Ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah (PP) penganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

”Ancaman hukumannya, pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 15 tahun, serta denda paling banyak Rp 5 miliar,” tandasnya. (arm/ign)

 

 

 



BACA JUGA

Rabu, 19 Januari 2022 09:22

Di Kalteng, Yang Miskin di Kota Bertambah, di Desa Malah Berkurang

Secara umum kemiskinan di Provinsi Kalimantan Tengah, dalam periode Maret…

Selasa, 18 Januari 2022 10:32

Kades Kinipan Ditahan, Warga Melawan, Polisi Beri Jawaban Ini

Kepolisian Resor (Polres) Lamandau resmi menahan Kepala Desa Kinipan Wilem…

Selasa, 18 Januari 2022 10:15

Koruptor yang Jadi PNS di Kalteng Itu Punya Rekam Jejak Buruk

Koruptor yang sukses menjadi PNS di Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah,…

Selasa, 18 Januari 2022 10:11

Duit Rp2,1 Triliun, untuk Benahi Infrastruktur Kalteng Hingga 2024, CUKUP...??

Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran menyatakan, Pemerintah Provinsi Kalteng…

Senin, 17 Januari 2022 09:56

ANEH BIN AJAIB..!! Buron 16 Tahun, Ternyata Mantan Kades di Jateng Ini Jadi PNS di Kalteng

Mantan Kepala Desa Ringinharjo, Grobogan, Jawa Tengah (Jateng) Muchammad Bachtiar…

Senin, 17 Januari 2022 09:50

Anggap Pembungkaman Perjuangan Warga, LBH Palangka Raya Pertanyakan Penahanan Kades Kinipan

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Palangka Raya mempertanyakan, langkah penahanan Kepala…

Senin, 17 Januari 2022 09:41

Begini Kisah Ikatan Batin Buaya dan Manusia di Cempaga

Tiga dekade lebih keluarga Nur Fitriana menjalin hubungan yang intens…

Jumat, 14 Januari 2022 10:47

Pencabutan Izin Berpotensi Munculkan Konflik, Warga Bisa Terjebak Kuasai Lahan Perusahaan

Pencabutan sejumlah izin konsesi di sektor kehutanan berpotensi menimbulkan konflik…

Jumat, 14 Januari 2022 10:31

Ayah Tiri Biadab..!! Bawa Lima Temannya Perkosa Anak

Kalimantan Tengah saat ini dalam kondisi darurat perlindungan anak dan…

Rabu, 12 Januari 2022 01:00

Lokalisasi Pal 12 Diam-Diam Beroperasi, Sssttt...Katanya Ada Perempuan Muda Cantik

Keputusan pemerintah menutup lokalisasi di Jalan Jenderal Sudirman Km 12…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers