MANAGED BY:
SENIN
16 SEPTEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Rabu, 10 Juli 2019 14:46
Kobar Promosikan Coto Manggala

Di Even Pekan Daerah (Peda) XII Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Tingkat Provinsi Kalteng.

UNGULAN DAERAH : Bupati Kobar Hj Nurhidayah dan Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Ida Pandanwangi saat meninjau stan Kabupaten Kobar dalam Pekan Daerah (Peda) XII Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Tingkat Provinsi Kalteng di Desa Eka Bahurui, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur.(DISKOMINFO/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN - Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Kotawaringin Barat promosikan Coto Manggala dalam even Pekan Daerah (Peda) XII Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Tingkat Provinsi Kalteng di Desa Eka Bahurui, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Tak kurang dari 300 mangkuk kuliner khas Kobar berbahan dasar manggala/singkong ini ludes dinikmati pengunjung Stan Kabupaten Kobar. Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran tak melewatkan kesempatan untuk mampir dan mencicipi Coto Manggala.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Wakil Bupati Gunung Mas dan Kontingen dari Kota/Kabupaten lain serta masyarakat umum untuk mencicipi kuliner khas Kobar ini.

Bupati Kobar Hj. Nurhidayah yang turut serta mendampingi bahkan langsung memperkenalkan Coto Manggala kepada pengunjung.

“Ini makanan khas Kotawaringin Barat, rasanya enak,” ujarnya.

Pernyataan tersebut rupanya diamini oleh masyarakat yang turut mencicipi Coto Manggala. Sebagian mereka bahkan berharap agar kuliner daerah ini bisa terus dipertahankan dan tak kalah diminati dari makanan kekinian.

“Saya sudah lama penasaran ingin mencoba Coto Manggala ini,” ujar Susi Susilawati dari BPTP Provinsi Kalimantan Tengah.

Manggala atau singkong merupakan salah satu umbi yang memiliki nilai strategis sebagai sumber karbohidrat. Umbi ini mengandung 146-157 kalori per 100 gram bahannya sehingga bisa disejajarkan dengan kentang, terigu dan beras. Maka keberadaan Coto Manggala biasa disajikan dengan kuah dari daging (fillet) ikan yang dihaluskan, kikil sapi, suwiran ayam kampung, dadar telur ayam, tambahan soun, potongan wortel, taburan seledri, bawang goreng, keripik dan bumbu menjadi sebuah paket komplit.

Tak hanya sekedar nikmat di lidah, semangkuk Coto Manggala juga memberi kita asupan karbohidrat, protein juga vitamin A, B1 dan C yang bermanfaat untuk tubuh.

Plt Kepala DKP Ida Pandanwangi mengatakan bahwa pihaknya ingin melestarikan kuliner khas daerah Kobar ini sehingga tetap bisa dinikmati kaum muda penerus bangsa.

“Selain itu, kita juga berharap dengan adanya promosi yang berkelanjutan dari DKP maka masyarakat akan lebih mengenal Manggala atau Singkong ini. Bahwa umbi ini bisa menjadi substitusi atau makanan pengganti beras. Dengan makan semangkuk Coto Manggala energi yang kita peroleh setara dengan sepiring nasi,” sambung Ida.

Selain itu, Ida juga menerangkan bahwa pelestarian Coto Manggala bisa menjadi salah satu aset wisata kuliner di Kobar yang mampu menarik minat wisatawan.

“Jika kuliner khas Kobar ini diminati, pelaku usahanya tentu akan mendapat berkah berupa meningkatnya pendapatan keluarga,” terangnya.

Kemajuan di bidang ilmu dan teknologi pangan telah membuat kita menyadari bahwa saat ini kita tidak perlu lagi hanya bergantung pada satu jenis pangan. Makan tak selalu nasi. Masih ada singkong, sukun, ubi, talas dan sebagainya yang bisa kita pilih sebagai sumber karbohidrat.

Adanya upaya penganekaragaman pangan ini tentunya akan mengurangi ketergantungan pada jenis pangan tertentu seperti beras dan terigu. Dan yang tak kalah penting, masyarakat bisa mencapai keberagaman komposisi gizi sehingga kualitas gizinya pun meningkat. Mari kita tingkatkan kesadaran untuk mengkonsumsi makanan beragam, bergizi seimbang dan aman. (sla)

 


BACA JUGA

Senin, 16 September 2019 14:55

Dua Bulan ada 4.513 Kasus ISPA

PANGKALAN BUN – Dalam dua bulan terakhir temuan Infeksi Saluran…

Senin, 16 September 2019 14:51

Gedung Walet Ada Tanda Ini, Berarti Belum Bayar Pajak

PANGKALAN BUN- Badan Pendapatan Daerah bersama Satuan Polisi Pamong Praja…

Sabtu, 14 September 2019 17:04

Pemkab Sukamara Gelar Upacara dan Olahraga Bersama

SUKAMARA – Pemkab laksanakan upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas)…

Sabtu, 14 September 2019 16:49

Warga Desa Melata Ditemukan Membusuk di Sawitan

NANGA BULIK - Warga Desa Melata, Kecamatan Menthobi Raya, Kabupaten…

Sabtu, 14 September 2019 16:41

Sudah Puluhan Hektare Kebun Sawit Jadi Arang

PANGKALAN BUN - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kelurahan…

Jumat, 13 September 2019 15:33

Tingkatkan Kompetensi Teknis Petugas Mupen dan MPC

PALANGKA RAYA – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN)…

Jumat, 13 September 2019 15:31

Ibu-ibu Latihan Gerak Jalan di Jembatan

Derap langkah kaki para ibu - ibu di atas titian…

Jumat, 13 September 2019 15:26

Qasima Guncang Penutupan MTQ Kobar

PANGKALAN LADA – Malam penutupan Musabaqah Tilawatil Quran ke-50 Kabupaten…

Jumat, 13 September 2019 14:54

Maskapai Pilih Tunda Penerbangan

PANGKALAN BUN – Durasi kabut asap yang menyelimuti Bandar Udara…

Kamis, 12 September 2019 14:47

Pesawat Ini Sejam Mengitari Langit Kobar

PANGKALAN BUN - Kabut asap yang menyelimuti landasan pacu Bandara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*