MANAGED BY:
RABU
11 DESEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

BARITO

Jumat, 22 November 2019 15:46
YA TUHAN...!!! Napi Lakalantas Gantung Diri
NAAS : Jenazah Sularso bin Sukidi ketika dievakuasi dari rutan menuju rumah sakit, setelah didapati gantung diri di dalam kamar sel tahanan.(Eko/Radar Sampit)

PROKAL.CO, TAMIANG LAYANG - Seorang narapidana  (napi) warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Tamiang Layang, Kabupaten Barito Timur ditemukan tewas tergantung di kamar 8  Wisma Punai, Kamis (21/11) siang sekitar pukul 12.00 WIB.

Pelaku bunuh diri bernama Sularso Bin Sukidi (34) ini diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dengan seutas tali jenis nilon, yang terikat di teralis kamar tahanan. Ia merupakan warga Desa Pudak Kecamatan Kalua, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan dan merupakan (napi) kasus lakalantas di wilayah Hukum Polres Bartim.

Informasi diterima koran ini, Sularso menjalani hukuman 1 tahun 1 bulan dengan dakwaan pasal 310 ayat 4 UU RI No 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. Dirinya baru menjalani masa hukuman selama 4 bulan sejak ditahan di rutan tersebut sejak bulan Juli 2019.

Plh Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang Simanjuntak menjelaskan, pertama kali pelaku bunuh diri ini ditemukan oleh rekannya, dan langsung dilaporkan kepada kepala jaga yang saat itu sedang bertugas.

"Mendapat laporan tersebut saya cek ke lokasi, memang benar dan langsung dilaporkan ke Polres Bartim untuk ditindaklanjuti," ucapnya.

Simanjuntak juga mengatakan, kamar tempat kejadian perkara (TKP) bukan merupakan kamar korban. Namun korban menempati kesehariannya, dengan menghuni kamar 2 wisma Murai.

"TKP merupakan dihuni warga binaan pemasyarakatan (WBP)  pekerja dapur rutan, yang saat itu sedang melaksanakan sholat Zuhur," kata pria juga menjabat sebagai Kasubsi Pelayanan Tahanan ini.

Keseharian korban menurut Simanjuntak, tidak mempunyai masalah internal atau pun dengan sesama WBP. "Korban kesehariannya baik, Salat pun tepat waktu, tidak pernah ketinggalan,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Bartim AKBP Zulham melalui Kasat Reskrim Iptu Ecky Widi Prawira menyatakan, dari hasil otopsi oleh pihak RSUD Tamiang Layang, pihaknya masih belum menerima laporan secara rinci dari tim medis yang melakukan visum et Repertum.

”Kalo pemeriksaan awal oleh tim identifikasi tidak ditemukan kekerasan lain selain luka dileher akibat gantung diri. Dan untuk hasil lengkapnya,  kita menunggu  dari dokter," tandasnya, kemarin. (apr/gus)


BACA JUGA

Sabtu, 12 September 2015 23:50

Makin Pekat, Ribuan Masker Kembali Dibagikan

<p>MUARA TEWEH &ndash; Ribuan masker kembali dibagikan oleh Dinas Kesehatan (Diskes) dan Kwartir…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.