MANAGED BY:
SABTU
29 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Kamis, 23 Januari 2020 15:39
Waduw...Kemudahan Akses Internet Picu Pencabulan di Gunung Mas
ILUSTRASI.(NET)

PROKAL.CO, KUALA PEMBUANG – Kian maraknya aksi pencabulan yang dilakukan terhadap anak di bawah umur dinilai sebagai akibat kian mudahnya mengakses internet yang menyediakan situs-situs dewasa. Hal demikian bisa mendorong seseorang untuk melakukan perbuatan asusila, termasuk pada anak di bawah umur yang dinilai lebih lemah.

Hal tersbut disampaikan dokter Poli Psikiatri RSUD Kuala Pembuang Ali Wardana. Dia menanggapi dua kasus pencabulan di Seruyan dalam sepekan terakhir, terutama yang dilakukan ayah kepada anak tirinya.

Menurutnya, faktor pelaku melakukan pencabulan bisa dari eksternal. Yakni, kemudahan akses untuk memperoleh informasi dari media atau internet yang bisa memengaruhi pikiran atau hasrat pelaku.

”Sekarang ini kan kalau mau melihat hal yang tidak bagus atau katakanlah hal-hal yang berbau pornografi mudah. Tinggal akses melalui internet. Hal-hal seperti itu akan memengaruhi pikiran dan hasrat pelaku melakukan hal-hal yang tidak senonoh," katanya, Rabu (22/1).

Berikutnya faktor internal, yakni kondisi dalam diri pelaku. Pelaku tidak bisa mengontrol dan mengendalikan hawa nafsunya. Hal itu juga berkaitan dari segi keimanan pelaku. Selain itu, faktor lingkungan sedikit banyak tentu juga memengaruhi kasus pencabulan.

”Pasti kalau dari segi keadaan atau lingkungan akan memengaruhi. Misalkan saja dalam kondisi lingkungan yang agak sepi dan hanya ada ayah dan anak karena ibunya sedang pergi, karena pelaku ini tidak bisa mengontrol diri, ditambah lagi dengan kondisi lingkungan yang sepi," ujarnya.

Faktor lainnya yang juga bisa memengaruhi adalah tempat penyaluran hasrat atau nafsu pelaku yang tidak ada. ”Ditambah dengan kontrol diri yang kurang, maka terjadilah hal-hal seperti kasus pencabulan itu," tandasnya. (rm-98/ign)


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 10:11

Warga Pamalian Desak Selesaikan Jembatan

SAMPIT – Jembatan Desa Pamalian, Kecamatan Kotabesi yang dibangun sejak…

Sabtu, 01 Februari 2020 10:05

Peserta Lomba Free Fire Membeludak, Gamers Masih Punya Kesempatan

SAMPIT – Kompetisi game online Free Fire yang akan digelar…

Jumat, 31 Januari 2020 17:22

Bantah Survei Nasdem, PANTAS Klaim Teratas

SAMPIT – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Kotim…

Jumat, 31 Januari 2020 17:19

Kaca Mobil Dipecah, Rp 249 Juta Raib

SAMPIT – Warga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) patut waspada. Pasalnya,…

Jumat, 31 Januari 2020 17:09

Proyek Rumah Sakit Jadi Temuan BPK

SAMPIT – Proyek di lingkungan RSUD dr Murjani Sampit jadi…

Jumat, 31 Januari 2020 11:56

Hikmah Jumat: Jaga Lisan dan Kemaluan!

Bismillah. Jika lisan ini rusak maka akan rusak amal. Jika…

Jumat, 31 Januari 2020 10:10

Cuaca Dingin, Nikmatnya Menyantap Kembang Tahu

SAMPIT–Ingin menikmati kuliner penghangat badan di saat cuaca dingin? Kembang…

Kamis, 30 Januari 2020 17:52

Halikinnor, Rudini, dan Suprianti Kuasai Survei Calon Bupati Kotim

SAMPIT – Persaingan merebut hati rakyat dalam Pilkada Kotim 2020…

Kamis, 30 Januari 2020 16:30

Di Pondok Ini, Ayah Bejat Bunuh Anak Sekaligus Cucunya

PURUK CAHU – Perilaku biadab ayah bejat yang tega menghamili…

Kamis, 30 Januari 2020 14:28

Wajib Kenakan Pakaian Khusus, Hasil Laboratorium Jadi Penentu

Menangani penyakit mematikan yang menggemparkan dunia tak bisa sembarangan. Tenaga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers