SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | GUMAS | DPRD SERUYAN

PANGKALANBUN

Selasa, 11 Februari 2020 10:22
Tunggakan Pajak Hotel di Pangkalan Bun Belum Lunas

Tenggat Waktu Hingga Pertengahan Februari

KOORDINASI: Ketua Tim Yustisi Kobar Ahmadi Riansyah (kiri) bersama Sekda Kobar Suyanto (dua dari kiri) dan Kasatpol PP dan Damkar Majerum Purni (dua dari kanan) dan Sekretaris Dishub Rizal terkait tunggakan hotel berbintang, Senin (10/2).(RINDUWAN/RADAR PANGKALAN BUN )

PANGKALAN BUN - Tunggakan pajak sekitar Rp 5,1 miliar dari Swiss Belinn Hotel Pangkalan Bun ke Pemerintah Kabupaten Kobar hingga kini belum terlunaskan. Terkait hal itu pemerintah memberikan tenggat waktu sampai pertengahan Februari 2020. 

Ketua Tim Yustisi sekaligus Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah mengatakan, selama ini belum ada itikad baik dari Swiss Belinn Hotel Pangkalan Bun untuk membayar pokok tunggakan pajak. Padahal pemerintah telah memberikan toleransi waktu untuk penyelesaian pajak tersebut.  

"Sebanarnya kita menunggu itikad baik dari managemen Swiss Belinn Hotel Pangkalan Bun untuk bisa menyelesaikan pokok tunggakan pajak ke Pemkab Kobar sebesar Rp 5,1 miliar," kata Ahmadi Riansyah, Senin (10/2).

 

Menurut Ahmadi, pihaknya telah memberikan toleransi waktu yang lama kepada hotel berbintang tiga ini. Namun semakin lama justru pihak tertagih seolah-olah mengabaikan pokok tunggakan pajaknya. 

"Kita tunggu sampai pertengahan bukan Februari ini. Jika tidak ada pembayaran maka bakal ada langkah tegas dari pemerintah," ujarnya. 

Langkah tegas tersebut antara lain bisa berupa pengucilan, termasuk saran dari Kejaksaan Negeri Kobar agar Pemkab Kobar tidak menggunakan fasilitas hotel yang menunggak pajak dinilai cukup bagus. Dan masukan tersebut masih akan dilakukan kajian sebelum benar-benar diputuskan pelaksanaannya.  

"Jika tidak ada niat baik dari managemen Swiss Belinn maka, kami bakal membuat surat edaran jajaran instansi di lingkup Pemkab Kobar agar tidak menggunakan fasilitas Swiss Belinn Hotel," ujarnya.  

Menurutnya hal ini juga bakal mempertimbangkan masalah sosial, administrasi dan hukum. Dengan begitu ke depan masih ada beberapa langkah yang bisa ditempuh dari pemerintah daerah mengenai wajib pajak yang menunggak pajak.  

Sementara Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kobar Molta Dena mengatakan, pihaknya sudah berusaha untuk bertemu dengan managemen Swiss Belinn Hotel Pangkalan Bun namun tidak menemukan jalan keluar. Termasuk pihaknya menyiapkan skema agar Swiss Belinn Hotel Pangkalan Bun menyelesaikan pokok tunggakan pajak.  

"Belum ada pembayaran pokok tunggakan pajak dari Swiss Belinn Hotel Pangkalan Bun. Maka semuanya tergantung dari pimpinan daerah untuk langkah tegasnya," pungkasnya. (rin/sla) 

 

 

 

RINDUWAN/RADAR PANGKALAN BUN 

 

KOORDINASI: Ketua Tim Yustisi Kobar Ahmadi Riansyah (kiri) bersama Sekda Kobar Suyanto (dua dari kiri) dan Kasatpol PP dan Damkar Majerum Purni (dua dari kanan) dan Sekretaris Dishub Rizal terkait tunggakan hotel berbintang, Senin (10/2).

 

Tunggakan Pajak Hotel Belum Lunas

Sub--Tenggat Waktu Hingga Pertengahan Februari

 

PANGKALAN BUN - Tunggakan pajak sekitar Rp 5,1 miliar dari Swiss Belinn Hotel Pangkalan Bun ke Pemerintah Kabupaten Kobar hingga kini belum terlunaskan. Terkait hal itu pemerintah memberikan tenggat waktu sampai pertengahan Februari 2020.

 

Ketua Tim Yustisi sekaligus Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah mengatakan, selama ini belum ada itikad baik dari Swiss Belinn Hotel Pangkalan Bun untuk membayar pokok tunggakan pajak. Padahal pemerintah telah memberikan toleransi waktu untuk penyelesaian pajak tersebut. 

 

"Sebanarnya kita menunggu itikad baik dari managemen Swiss Belinn Hotel Pangkalan Bun untuk bisa menyelesaikan pokok tunggakan pajak ke Pemkab Kobar sebesar Rp 5,1 miliar," kata Ahmadi Riansyah, Senin (10/2).

 

Menurut Ahmadi, pihaknya telah memberikan toleransi waktu yang lama kepada hotel berbintang tiga ini. Namun semakin lama justru pihak tertagih seolah-olah mengabaikan pokok tunggakan pajaknya. 

 

"Kita tunggu sampai pertengahan bukan Februari ini. Jika tidak ada pembayaran maka bakal ada langkah tegas dari pemerintah," ujarnya.

 

Langkah tegas tersebut antara lain bisa berupa pengucilan, termasuk saran dari Kejaksaan Negeri Kobar agar Pemkab Kobar tidak menggunakan fasilitas hotel yang menunggak pajak dinilai cukup bagus. Dan masukan tersebut masih akan dilakukan kajian sebelum benar-benar diputuskan pelaksanaannya. 

 

"Jika tidak ada niat baik dari managemen Swiss Belinn maka, kami bakal membuat surat edaran jajaran instansi di lingkup Pemkab Kobar agar tidak menggunakan fasilitas Swiss Belinn Hotel," ujarnya. 

 

Menurutnya hal ini juga bakal mempertimbangkan masalah sosial, administrasi dan hukum. Dengan begitu ke depan masih ada beberapa langkah yang bisa ditempuh dari pemerintah daerah mengenai wajib pajak yang menunggak pajak. 

 

Sementara Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kobar Molta Dena mengatakan, pihaknya sudah berusaha untuk bertemu dengan managemen Swiss Belinn Hotel Pangkalan Bun namun tidak menemukan jalan keluar. Termasuk pihaknya menyiapkan skema agar Swiss Belinn Hotel Pangkalan Bun menyelesaikan pokok tunggakan pajak. 

 

"Belum ada pembayaran pokok tunggakan pajak dari Swiss Belinn Hotel Pangkalan Bun. Maka semuanya tergantung dari pimpinan daerah untuk langkah tegasnya," pungkasnya. (rin/sla) 

 

///////////////////////////////////////////

 

 


BACA JUGA

Kamis, 26 Maret 2026 14:47

Waket II DPRD Kobar Dampingi Gubernur Tinjau Potensi Wisata TNTP

  PANGKALAN BUN, prokal.co – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten…

Minggu, 15 Maret 2026 19:13

Pastikan Kelayakan Pelayanan Mudik, Komisi A DPRD Kobar Pantau Arus Mudik Di Pelabuhan Kumai

PANGKALAN BUN, Prokal.co – Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah…

Kamis, 12 Maret 2026 14:50

Enam Fraksi DPRD Terima LKPJ Bupati dan Pengajuan Dua Ranperda

PANGKALAN BUN, Prokal.co  – Sebanyak enam fraksi di DPRD Kabupaten…

Selasa, 10 Maret 2026 11:41

Jelang Mudik Lebaran, DPRD Kobar Minta Perbaikan Jalan Rusak Segera Dilakukan

PANGKALAN BUN, Prokal.co – Menjelang arus mudik Idul Fitri 1447…

Kamis, 05 Maret 2026 16:09

Ketua DPRD Kobar Ingatkan Antisipasi Lonjakan Penumpang Jelang Mudik Lebaran

PANGKALAN BUN, Prokal.co  – Ketua DPRD Kotawaringin Barat (Kobar), Mulyadin,…

Rabu, 04 Maret 2026 16:09

Komisi C DPRD Kobar Monitoring ke Pesisir Kumai

PANGKALAN BUN, Prokal.co – Komisi C DPRD Kotawaringin Barat melaksanakan…

Kamis, 18 Desember 2025 12:45

Komitmen Membangun Generasi Unggul, Astra Agro Salurkan Beasiswa Astra Cerdas kepada 202 Siswa di Desa Binaan

PANGKALAN BUN — PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro)…

Kamis, 04 Desember 2025 08:50

Astra Agro Perkuat Komitmen Tingkatkan Kesehatan Masyarakat di Kotawaringin Barat Melalui Program Astra Sehat

 PANGKALAN BUN – PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro)…

Jumat, 28 November 2025 12:00

Enam Fraksi Sepakati Tiga Raperda Ditetapkan Jadi Perda

PANGKALAN BUN – Setelah melalui proses pembahasan yang cukup panjang,…

Rabu, 26 November 2025 10:05

Minta Pemkab Lebih Perhatikan Guru di Pelosok

PANGKALAN BUN – Memperingati Hari Guru Nasional 2025, Ketua Komisi…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers