MANAGED BY:
RABU
22 SEPTEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Selasa, 09 Maret 2021 08:47
Alumni Covid-19, Wabup Kotim Tetap Divaksin
CEGAH COVID-19: Wakil Bupati Kotim Irawati didampingi suami usai menjalani vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Ketapang II, Senin (8/3).(ISTIMEWA )

SAMPIT-Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati yang pernah dinyatakan positif Covid-19 diperbolehkan mengikuti vaksinasi virus korona. Pelaksanaan vaksinasi dilakukan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Ketapang II Jalan H Imran Sampit, Senin (8/3). 

Irawati mengatakan,  secara medis dirinya boleh mengikuti proses vaksin, apalagi usai menjalani pemeriksaan screening semuanya normal. "Alumni Covid-19 bisa vaksin setelah tiga bulan dinyatakan sembuh," ujarnya. 

Dirinya sempat terpapar Covid-19 pada bulan Desember 2020 lalu. Namun meskipun yang bersangkutan pernah dinyatakan positif Covid-19 namun tetap dapat disuntik vaksin karena memenuhi sejumlah kriteria.  

Wakil Bupati Kotim ini mengikuti vaksinasi Covid-19 didampingi suaminya. Dan saat ditanya perasaannya sebelum divaksin Irawati mengaku biasa saja, tidak merasakan gugup.  

"Gak ada perasaan gugup, nyaman saja rasanya," ucapnya.  

Usai divaksin Irawati harus menjalani observasi kurang lebih 30 menit, selama waktu observasi tersebut Irawati juga tidak ada merasakan gejala yang mengganggu kesehatan. Vaksinasi yang dilakukan membuat Irawati lebih percaya diri, namun tetap mengedepankan protokol kesehatan. "Rasanya merasa lebih aman, yang nyata untuk keperluan pas saat keluar tanpa harus swab dan rapid," tambahnya.  

Pada pelaksanaan vaksinasi tahap dua ini kepada pihak-pihak yang telah dijadwalkan untuk vaksinasi, Irawati menyampaikan agar mau dan jangan takut divaksin, sebab vaksin Covid-19 ini sudah dipastikan aman dan halal.  

"Agar segera vaksin jangan takut karena tidak ada efek samping, dan yang nyata untuk kenyamanan dalam keluarga tidak perlu was-was lagi akan terjangkit Covid-19 dan pada saat keluar rumah ingin bepergian keluar kota tidak perlu harus antigen dan rapid test segala, hanya menunjukkan sertifikat atau bukti telah divaksin Covid-19," tandasnya. (yn/gus) 

 


BACA JUGA

Rabu, 22 September 2021 09:58

TEGA..!! Baru Lahir, Bayi Langsung Dibuang

 Warga Desa Penyang, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dihebohkan…

Rabu, 22 September 2021 09:56

Kasus Pembunuhan Rekan Kerja, Terdakwa Tanpa Reaksi Usai Divonis 20 Tahun Penjara

Hakim Pengadilan Negeri Nanga Bulik menjatuhkan vonis hukuman 20 tahun…

Rabu, 22 September 2021 09:31

Bupati Kotim Berharap Tidak Ada Kontroversi Lagi Terkait Gerbang Sahati

Perbaikan Gerbang Sahati di Jalan Tjilik Riwut, depan Stadion 29…

Rabu, 22 September 2021 09:23

Jembatan Ini, Bertahun-tahun Tak Diperhatikan

 Jembatan di Desa Biru Maju, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur…

Selasa, 21 September 2021 12:11

Pembalap Liar Belum Jera, Ditunggui Pak Polisi, Kocar-kacir

 Pelaku balap liar di Kota Sampit tak pernah jera. Aksi…

Selasa, 21 September 2021 11:58

Ceweknya Dibikin Mabuk, Lalu Dicabuli dan Direkam

Seorang remaja berusia 16 di Kabupaten Kapuas, jadi korban pelampiasan…

Sabtu, 18 September 2021 11:11

WADUH..!! Bangunan RS Pratama Parenggean Retak- Retak

Rumah Sakit (RS) Pratama Parenggean Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan…

Selasa, 14 September 2021 14:02

Salah Gaul, Mahasiswa Ini Terancam 9 Tahun Penjara

Pergaulan yang salah membawa M Afreza, seorang mahasiswa, masuk ke…

Selasa, 14 September 2021 10:55

Pos Penyekatan Resmi Dihentikan, Ribuan Kendaraan Dipaksa Putar Balik

Pos penyekatan aktivitas pengawasan dan pemeriksaan arus masuk orang maupun…

Senin, 13 September 2021 13:53

Ini Perintah Gubernur Kalteng untuk Tim Medis di Lokasi Banjir

Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran menegaskan, pelayanan kesehatan untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers