SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | GUMAS | DPRD SERUYAN

PALANGKA

Jumat, 15 Desember 2017 14:42
BKKBN Bagi Hadiah sekaligus Evaluasi Kampung KB
JUARA LOMBA: Pemenang Lomba Karikatur dan Lomba Cita Lagu GenRe, saat menerima hadiah yang diserahkan saat Rapat Kemitraan Evaluasi Kampung KB dan DAK Serta Temu Kerja Regional, 13-15 Desember, di Hotel Luwansa, Rabu (13/12) malam. (FOTO: VIVIN/RADAR PALANGKA)

PALANGKA RAYA – Senyum sumringah nampak nyata di wajah-wajah para juara Lomba Karikatur dan Lomba Cipta Lagu GenRe, saat menerima hadiah di acara Rapat Kemitraan Evaluasi Kampung KB dan DAK Serta Temu Kerja Regional, 13-15 Desember, di Hotel Luwansa, Rabu (13/12) malam.

Secara terinci pembawa acara menyebutkan nama mereka yang beruntung tersebut. Lomba KarikaturJuara 1 dimenangkan Chasifatul Chalimah, Juara 2 atas nama Fajar Sidik, Juara 3 diraih Nur Yasmin Azahra. Lomba Cipta Lagu Genre, Juara 1 diraih Grup Band Talenda dengan judul lagu “Muda Berkarya”, Juara 2 dimenangkan Grup Band Amora dengan judul lagu “Kugapai Asa”, dan Juara 3 disabet Grup band Q’ta dengan judul lagu “Generasi Berencana”.

“Terimakasih buat lomba-lomba yang diadakan BKKBN. Ini menjadi sebuah motivasi bagi saya untuk terus berkaya,” ucap Nur Yasmin sembari memandangi plakat yang diterimanya tak lepas dari senyumnya.

Sementara itu dalam Kepala Perwakilan BKKBN Kalteng Kusnadi menyebut Rapat Kemitraan Evaluasi Kampung KB dan DAK Serta Temu Kerja Regional ini digagas untuk agar dapat menjadi barometer yang bisa menentukan efek signifikan dari pelaksanaan program Kampung KB sebagai bentuk kesinambungan penetapan kampung KB. Apalagi pada 2017 ini secara nasional ditarget 50 persen desa tertinggal atau terpencil sudah ditetapkan sebagai kampung KB.

“Program ini bukan milik BKKBN, tapi milik semua instansi lintas sektor, jadi kita harus sama-sama menyukseskannya,” ucapnya dalam kegiatan yang juga menghadirkan narasumber dari Deputi BKKBN

Dalam evaluasi ini dilakukan perencanaan dan fokus pada pengawasan, yakni idnetifikasi kebutuhan, juga peneetapan perencanaan penganggaran, penetapan kebjikan umum serta penyusunan acuan kerja/pedoman.

“Ada beberapa potensi masalah, diantaranya belum adanya sinkronsisasi penyusunan DAK sub Bidang KB antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kota/Kabupaten. Inilah yang akan dicari penyelesaiannya,” pungkas Kusnadi.

Untuk diketahui, Kampung KB dicanangkan khusus untuk desa yang masih masuk kategori tertinggal. Sehingga diperlukan kerjasama antara pihak BKKBN dengan pemerintah daerah. (vin)


BACA JUGA

Selasa, 08 September 2015 21:50

Ratusan PNS Masih Mangkir, Laporkan Harta Kekayaan

<p>SAMPIT &ndash; Sebanyak 240 Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara di lingkup…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers