SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | GUMAS | DPRD SERUYAN

PALANGKA

Selasa, 08 Januari 2019 10:49
Program Prioritas Perlu Penajaman
MENINJAU : Gubernur Kalteng Sugianto Sabran bersama instansi terkait meninjau pembangunan jalan saat kunjungan kerja, Senin (7/1).(HUMAS PEMPROV KALTENG FOR RADAR PALANGKA)

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran mengingatkan jajaran Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) di lingkungannya benar-benar memerhatikan semua program yang telah diagendakan.

Menurut Sugianto, penajaman program prioritas perlu dilakukan agar manfaat pelaksanaan kegiatan bisa lebih dirasakan.

Ia menyebutkan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019 ini memang mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Meski begitu, SOPD harus tetap memerhatikan mana saja program yang prioritas untuk efisiensi anggaran.

“Memerhatikan program prioritas ini perlu, supaya dana yang ada dapat dimanfaatkan secara efektif dan efisien untuk memperoleh hasil yang maksimal. Memang ada kenaikan, namun perhatikan yang penting,” katanya, Senin (7/1) kemarin.

Orang nomor satu di Pemprov Kalteng ini menjelaskan, bahwa komposisi anggaran ini memiliki makna yang sangat penting bagi kelanjutan pelaksanaan kegiatan pembangunan ke depan, utamanya pada hal-hal strategis yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah.

Bahkan empat program prioritas, yakni infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan perekonomian dalam artian luas, tetap menjadi perhatian pemerintah. Program yang berkenaan dengan empat prioritas tersebut di tahun ini akan digenjot lagi, mengingat keberadaannya sangat penting untuk memacu pertumbuhan ekonomi.

“Seperti pembangunan infrastruktur yang difokuskan pada jalan-jalan perekonomian, peningkatan ekonomi secara luas berbasis masyarakat, peningkatan bidang pendidikan dan kesehatan, serta prioritas lainya,” katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, selain pertimbangan priortis yang perlu diperhatikan yakni sejumlah program yang harus selesai dalam satu tahun. Apabila program yang mestinya selesai dalam setahun tidak mampu diselesaikan, mana dikhawatirkan menganggu program di tahun selanjutnya.

“Gambaran yang diprioritaskan itu sudah ada. Tinggal dilaksanakan saja, tapi tetap harus dilakukan sesuai ketentuan,” pungkasnya. (sho/fm)


BACA JUGA

Selasa, 08 September 2015 21:50

Ratusan PNS Masih Mangkir, Laporkan Harta Kekayaan

<p>SAMPIT &ndash; Sebanyak 240 Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara di lingkup…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers