SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | GUMAS | DPRD SERUYAN

PALANGKA

Selasa, 19 Maret 2019 09:18
Banjir Telan Korban di Sentani , Wali Kota Ikut Berduka
IKUT BERDUKA: Wali Kota Palangka Raya Fairid Naprin menyampaikan duka mendalam atas musibah tanah longsor dan banjir bandang di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.(DODI/RADAR PALANGKA)

PALANGKA RAYA – Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin ikut berduka terkait bencana tanah longsor dan banjir bandang yang menewaskan dan mencederai puluhan orang di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.

”Saya atas nama pribadi dan pemerintah kota menyampaikan rasa duka mendalam kepada saudara-saudara kita atas  tanah longsor dan banjir bandang di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua,” ujar Fairid, Senin (18/3).

Fairid menuturkan, bencana tersebut merupakan bentuk keprihatinan bersama. Dia berharap hal demikian tidak lagi terjadi di daerah manapun. ”Mudah-mudahan masyarakat di Sentani diberikan kesabaran dan tawakal atas peristiwa ini. Yang sudah menjadi korban mudah-mudahan diterima di sisi Allah,” ucapnya.

Fairid mengajak masyarakat Palangka Raya untuk ikut berdoa bagi para korban, agar mereka diberi kemudahan dalam menghadapinya.

”Sekali lagi semoga Allah SWT memberi kekuatan dan ketabahan bagi saudara-saudara kita yang terkena musibah tersebut. Semoga di Palangka Raya tetap aman dan kondusif dan nanti koordinasi bersama pemerintah provinsi dalam hal memberikan bantuan,” ujar Fairid.

”Saya juga berharap kondisi ini dapat segera pulih dengan cepat dan seluruh aparatur negara maupun masyarakat di Sentani diberi kekuatan dalam menghadapi situasi ini,” tandasnya. (daq/ign)

 


BACA JUGA

Selasa, 08 September 2015 21:50

Ratusan PNS Masih Mangkir, Laporkan Harta Kekayaan

<p>SAMPIT &ndash; Sebanyak 240 Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara di lingkup…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers