MANAGED BY:
SENIN
25 MEI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Sabtu, 11 Mei 2019 15:06
Kerupuk Basah, Takjil Klasik untuk Berbuka
BANYAK PEMINAT : Kerupuk basah menjadi salah satu panganan yang dijual di pasar Ramadan Sukamara.(FAUZIANUR/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO, SUKAMARA - Panganan ini sudah tak asing lagi di lidah warga Sukamara. Bentuknya panjang bulat berwarna merah tua. Jika digigit terasa kenyal dengan rasa ikan gabus yang begitu kuat. Itulah panganan yang dikenal dengan kerupuk basah dengan pelengkap sajian berupa sambal. Kerupuk basah ini menjadi salah satu pilihan takjil favorit untuk berbuka puasa.

Tampilannya memang tak seperti umumnya kerupuk. Tapi penamaan kerupuk basah ini adalah karena sebenarnya panganan itu merupakan bahan kerupuk yang sudah matang dan belum diiris-iris untuk dikeringkan, namun langsung bisa dimakan sehingga munculah nama tersebut. Panganan ini biasa dijual di warung seharga Rp 5.000 hingga Rp 10.000 per batang.

Salsiah salah seorang penjual kerupuk basah menceritakan bahwa pembuatan kerupuk basah ini tidaklah sulit. Bahan yang diperlukan cukup sederhana seperti tepung terigu, daging ikan gabus giling, bawang putih, dan penyedap rasa. Semuanya diaduk menjadi satu, kemudian digiling dan selanjutnya direbus.

”Jumlah daging gabus sudah ada takarannya. Biasanya untuk delapan takar daging campurannya empat takar air. Tetapi jika untuk dimakan sendiri, lebih baik airnya sedikit agar ikannya lebih terasa,” ujar Salsiah.

Kerupuk basah ini rupanya tidak hanya disukai lidah warga Sukamara. Warga luar daerah seperti Pulau Jawa, Pontianak maupun Pangkalan Bun banyak meminta pasokan kerupuk basah ini. Bahkan di antara mereka ada yang meminta bumbu khusus, seperti lada agar citarasanya lebih gurih.

”Jika ingin rasanya agak pedas, biasanya mereka yang pesan dari Pulau Jawa minta bahan dicampur lada,” ujar Salsiah. (fzr/sla)  

 


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 16:02

Heboh Saling Klaim Survei, Ini Komentar Ketua PDI Perjuangan Kotim

SAMPIT – Hasil survei bakal calon kepala daerah dinilai bukan…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:27

Desa Runtu Diteror Buaya, Satu Warga Terluka

PANGKALAN BUN – Kemunculan buaya di Kabupaten Kobar mulai merambah…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:23

TGC Simulasikan Penanganan Suspect Virus Corona

PANGKALAN BUN - Tim Gerak Cepat (TGC) yang terdiri dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:20

Masuk Kandang Ayam, Ular Piton Gegerkan Warga

PANGKALAN BUN - Regu III PHL Animal Rescue Pemadam Kebakaran…

Jumat, 31 Januari 2020 17:02

ASN Dilarang Keluyuran Saat Jam Kerja

NANGA BULIK – Satpol PP Lamandau awasi ketat para Aparatur…

Jumat, 31 Januari 2020 16:38

Nekat..!!! Sekdes Ini Jinakkan King Kobra yang Masuki Kawasan Kantornya

PANGKALAN BUN - Sekretaris Desa Rangda, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten…

Jumat, 31 Januari 2020 11:39

Angkutan Perintis Resmi Beroperasi, Pangkalan Bun – Arutara Semakin Terbuka

PANGKALAN BUN -  Masyarakat Kecamatan Arut Utara (Arutara) Kabupaten Kotawaringin…

Kamis, 30 Januari 2020 21:26

Ditinggal Kerja, Satu Rumah Di Desa Bayat Jadi Arang

NANGA BULIK- Satu rumah milik warga Desa Bayat, Kecamatan Belantikan…

Kamis, 30 Januari 2020 21:11

Data Pemilih Pilgub Kalteng Wajib Jadi Perhatian

PANGKALAN BUN -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat…

Kamis, 30 Januari 2020 14:47

Pundak Ditepuk, Uang Pedagang Telur Melayang

PANGKALAN BUN - Nasib sial dialami oleh Ibu Rian (40),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers