MANAGED BY:
RABU
23 OKTOBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Jumat, 12 Juli 2019 09:21
Waspadai Ispa dan Diare
BERASAP : Sejumlah warga Kota Sampit beraktivitas menggunakan masker di tengah terpaan kabut asap akibat karhutla saat musim kemarau tahun lalu. Diharapkan kondisi ini tidak terulang lagi saat kemarau tahun ini.(DOK. USAY NOR RAHMAD/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT-- Musim kemarau saat ini masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap penyakit musiman, serta meningkatkan kondisi kesehatan. Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotim dr Faisal Novendra Cahyanto,  kondisi saat ini sangat dapat memicu penyakit Inpeksi Saluran Pernapasan Akut (Ispa) dan diare. Sebab pada saat kemarau beberapa daerah mengalami kesulitan air bersih, serta kualitas udara yang menurun akibat asap pembakaran hutan dan lahan (Karhutla)

Dikatakannya pula, saat ini kondisi cuaca pada malam dan pagi hari sudah terlihat kabut asap. Bahkan bau asapnya juga sudah cukup tercium, sehingga dapat berbahaya dan menimbulkan penyakit. Terutama bagi orang yang memiliki elergi udara.

”Gunakan masker jika memang alergi dengan udara. Batasi beraktivitas di luar rumah terlebih pada malam dan pagi hari. Sebab pada saat jam tersebut asap kebakaran lahan cukup terasa," imbuh Faisal.

Disampaikannya pula, saat ini kualitas udara pada siang dan sore di Kota Sampit dan sekitarnya masih cukup baik,  kendati cuacanya sangat terik, dan membuat kondisi di luar ruangan cukup berdebu. Disarankannya juga agar masyarakat yang beraktivitas di luar rumah bisa menggunakan masker.

"Penyakit diare juga harus diwaspadai, terutama di daerah yang kekeringan air. Sebab biasanya akan terjadi peningkatan penyakit diare, karena sulitnya masyarakat mendapatkan pasokan air bersih," tambah Faisal.

Menurutnya desa di wilayah selatan Kotim yang harus cukup diwaspadai. Sebab wilayah selatan menjadi salah satu daerah yang sering mengalami kekeringan pada saat kemarau seperti saat ini. Selain itu masyarakat juga harus melakukan antisipasi dengan memperhatikan kondisi air untuk dikonsumsi dan digunakan untuk keperluan sehari-hari.

”Air harus bersih jika untuk konsumsi. Kapan perlu air harus direbus terlebuh dahulu jika tidak menggunakan air kemasan. Sebab kualitas air sangat berpengaruh terhadap penyakit diare," pungkas dr Faisal. (dc/gus)      


BACA JUGA

Selasa, 22 Oktober 2019 21:01

Ditinggal Jalan-Jalan, Dua Rumah Jadi Arang

SAMPIT – Dua unit rumah jadi arang di Jalan Batu…

Selasa, 22 Oktober 2019 10:29

Pemerintah Sediakan Pupuk Bersubsidi

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus melakukan…

Selasa, 22 Oktober 2019 10:23

4th Anniversary Salebration Amazing Promo

SAMPIT – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) keempat serta perayaan…

Senin, 21 Oktober 2019 16:28

Suara Kontraktor di Tengah Isu Jelawat

SAMPIT - Jumlah kontraktor yang terdaftar dalam Gabungan Pengusaha Kontraktor…

Senin, 21 Oktober 2019 11:13

Ratusan Anggota Pramuka Ikuti JOTA & JOTI

SAMPIT -  Jamboree On The Air  (JOTA) and Jamboree In…

Senin, 21 Oktober 2019 10:04

Warga Antusias Kunjungi Sampit Fair 2019

SAMPIT – Sampit Fair 2019 yang dilaksanakan di Stadion 29…

Minggu, 20 Oktober 2019 14:54

Pentingnya Koperasi bagi Pengrajin Rotan

Hasil Hutan Kebanggaan   Rotan merupakan salah satu hasil hutan yang…

Sabtu, 19 Oktober 2019 14:47

Kemenpan Cek Pelayanan di PN Sampit

SAMPIT – Pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi…

Sabtu, 19 Oktober 2019 10:50

SMAN 3 Sampit Gelar IHT Terakhir

SAMPIT – SMA N 3 Sampit kembali menggelar In House…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:25

Pentingnya Edukasi Vegetarian Bagi Masyarakat

SAMPIT – Indonesia Vegetarian Society akan menggelar seminar vegan dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*