MANAGED BY:
KAMIS
09 JULI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Selasa, 08 Oktober 2019 14:11
Induk Penyu Sisik Hijau Kian Langka

Di TWA Tanjung Keluang Tinggal 8 Ekor

PENANGKARAN PENYU : bak - bak penangkaran saat ini hanya tersisa indukan penyu sisik hijau, sementara tukik sudah habis dirilis ke laut lepas, Minggu (6/10).(SULISTYO/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO,

PANGKALAN BUN - Berdasarkan data yang dimiliki Resor Taman Wisata Alam (TWA) Tanjung Keluang, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Penyu Sisik dan Penyu Hijau (Chelonia Mydas) yang rutin naik dan bertelur di tempat persinggahan penyu dunia tersebut hanya sekitar delapan ekor.

Dari delapan ekor indukan penyu-penyu tersebut yang kembali pulang untuk bertelur setiap tahun hanya dua sampai empat ekor saja. Bahkan pada tahun 2019 ini terpantau hanya dua ekor saja yang naik ke TWA Tanjung Keluang untuk bertelur.

Banyak faktor yang menyebabkan terus menurunnya populasi penyu yang terancam punah dan sangat dilindungi ini untuk naik (ke darat) dan bertelur, diantaranya adalah ramainya lalulintas pelayaran di Sungai Kumai, keberadaan kapal - kapal membuat penyu menjadi gelisah saat hendak bertelur.

Kepala Resor TWA Tanjung Keluang, Sunaryo mengungkapkan, berdasarkan pengamatannya kegelisahan penyu tersebut diketahui dari skala intensitas observasi penyu sebelum bertelur. Lazimnya, sebelum bertelur penyu ini hanya melakukan satu kali observasi untuk mengamati situasi pantai yang rencananya akan digunakan untuk menaruh telur - telurnya.

“Namun lalulintas pelayaran yang semakin ramai membuat penyu - penyu ini hingga lima kali observasi sebelum memastikan untuk mendarat di pantai dan bertelur,” terangnya.

Ia mengakui, meski dulunya perburuan penyu dan telur sempat mengalami peningkatan sekitar tahun 2011 lalu, namun saat ini masyarakat sudah mulai menyadari bahwa Penyu Sisik dan Hijau merupakan satwa yang dilindungi. Hal ini berkat penyuluhan dan sosialisasi yang terus menerus dilakukan TWA Tanjung Keluang, sehingga setiap tahun angka perburuan mengalami penurunan.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 16:02

Heboh Saling Klaim Survei, Ini Komentar Ketua PDI Perjuangan Kotim

SAMPIT – Hasil survei bakal calon kepala daerah dinilai bukan…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:27

Desa Runtu Diteror Buaya, Satu Warga Terluka

PANGKALAN BUN – Kemunculan buaya di Kabupaten Kobar mulai merambah…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:23

TGC Simulasikan Penanganan Suspect Virus Corona

PANGKALAN BUN - Tim Gerak Cepat (TGC) yang terdiri dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:20

Masuk Kandang Ayam, Ular Piton Gegerkan Warga

PANGKALAN BUN - Regu III PHL Animal Rescue Pemadam Kebakaran…

Jumat, 31 Januari 2020 17:02

ASN Dilarang Keluyuran Saat Jam Kerja

NANGA BULIK – Satpol PP Lamandau awasi ketat para Aparatur…

Jumat, 31 Januari 2020 16:38

Nekat..!!! Sekdes Ini Jinakkan King Kobra yang Masuki Kawasan Kantornya

PANGKALAN BUN - Sekretaris Desa Rangda, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten…

Jumat, 31 Januari 2020 11:39

Angkutan Perintis Resmi Beroperasi, Pangkalan Bun – Arutara Semakin Terbuka

PANGKALAN BUN -  Masyarakat Kecamatan Arut Utara (Arutara) Kabupaten Kotawaringin…

Kamis, 30 Januari 2020 21:26

Ditinggal Kerja, Satu Rumah Di Desa Bayat Jadi Arang

NANGA BULIK- Satu rumah milik warga Desa Bayat, Kecamatan Belantikan…

Kamis, 30 Januari 2020 21:11

Data Pemilih Pilgub Kalteng Wajib Jadi Perhatian

PANGKALAN BUN -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat…

Kamis, 30 Januari 2020 14:47

Pundak Ditepuk, Uang Pedagang Telur Melayang

PANGKALAN BUN - Nasib sial dialami oleh Ibu Rian (40),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers