MANAGED BY:
KAMIS
21 NOVEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Selasa, 08 Oktober 2019 14:11
Induk Penyu Sisik Hijau Kian Langka

Di TWA Tanjung Keluang Tinggal 8 Ekor

PENANGKARAN PENYU : bak - bak penangkaran saat ini hanya tersisa indukan penyu sisik hijau, sementara tukik sudah habis dirilis ke laut lepas, Minggu (6/10).(SULISTYO/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN - Berdasarkan data yang dimiliki Resor Taman Wisata Alam (TWA) Tanjung Keluang, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Penyu Sisik dan Penyu Hijau (Chelonia Mydas) yang rutin naik dan bertelur di tempat persinggahan penyu dunia tersebut hanya sekitar delapan ekor.

Dari delapan ekor indukan penyu-penyu tersebut yang kembali pulang untuk bertelur setiap tahun hanya dua sampai empat ekor saja. Bahkan pada tahun 2019 ini terpantau hanya dua ekor saja yang naik ke TWA Tanjung Keluang untuk bertelur.

Banyak faktor yang menyebabkan terus menurunnya populasi penyu yang terancam punah dan sangat dilindungi ini untuk naik (ke darat) dan bertelur, diantaranya adalah ramainya lalulintas pelayaran di Sungai Kumai, keberadaan kapal - kapal membuat penyu menjadi gelisah saat hendak bertelur.

Kepala Resor TWA Tanjung Keluang, Sunaryo mengungkapkan, berdasarkan pengamatannya kegelisahan penyu tersebut diketahui dari skala intensitas observasi penyu sebelum bertelur. Lazimnya, sebelum bertelur penyu ini hanya melakukan satu kali observasi untuk mengamati situasi pantai yang rencananya akan digunakan untuk menaruh telur - telurnya.

“Namun lalulintas pelayaran yang semakin ramai membuat penyu - penyu ini hingga lima kali observasi sebelum memastikan untuk mendarat di pantai dan bertelur,” terangnya.

Ia mengakui, meski dulunya perburuan penyu dan telur sempat mengalami peningkatan sekitar tahun 2011 lalu, namun saat ini masyarakat sudah mulai menyadari bahwa Penyu Sisik dan Hijau merupakan satwa yang dilindungi. Hal ini berkat penyuluhan dan sosialisasi yang terus menerus dilakukan TWA Tanjung Keluang, sehingga setiap tahun angka perburuan mengalami penurunan.

Sunaryo juga menyebut bahwa penyu yang mendarat dan bertelur di TWA Tanjung Keluang akan datang sekitar pukul 19.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB. Masa bertelur satwa bercangkang ini terjadi antara Mei hingga September.

Dibulan - bulan tersebut pihaknya mengintensifkan patroli untuk mengawasi dan menjaga telur - telur penyu dari aksi penjarahan pemburu. Selain manusia yang menjadi ancaman telur ini, ada binatang predator lainnya, semisal anjing, babi, dan burung.

“Konservasi penyu ini tidak mudah, dari ratusan ekor yang berhasil ditetaskan dan dilepaskan ke laut pada usia dua bulan, hanya satu persennya yang mampu bertahan hidup, hingga menjadi penyu dewasa,” imbuhnya.

Menurutnya sepanjang tahun 2011 hingga 2019, TWA Tanjung Keluang berhasil melepas sebanyak 1.732 ekor tukik (anak penyu) ke laut, namun diperkirakan dari ribuan tukik tersebut hanya 100 ekor yang mampu bertahan, karena predator di laut seperti hiu, kepiting, baracuda menjadi pemangsa utama mereka.

Jadi baik di darat maupun di laut, dari telur sampai menjadi tukik, satwa ini memang sangat sulit bertahan lantaran banyak predator yang mengincarnya.

“Tukik ini hingga menjadi penyu dewasa dan mulai reproduksi hingga usia 30 tahun, dan mampu bertahan hidup hingga ratusan tahun lamanya,” pungkas Sunaryo.(tyo/sla)

 

 

 

 


BACA JUGA

Rabu, 20 November 2019 15:02

Pembobol Walet Diringkus di Masjid

KOTAWARINGIN LAMA - Kawanan pembobol sarang burung walet dibekuk oleh…

Rabu, 20 November 2019 14:57

Satpol PP Gerebek Pasangan Mesum di Hotel

PANGKALAN BUN - Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran…

Rabu, 20 November 2019 10:02

Kobar Dapat Penghargaan Swasti Saba

PANGKALAN BUN  - Penghargaaan berskala nasional kembali diraih Kabupaten Kotawaringin…

Selasa, 19 November 2019 17:12

Simpan Sabu dalam Dompet, Krisdayanti Ditangkap Polisi

PANGKALAN BUN - Krisdayanti ditangkap polisi. Eits..., ini bukan Krisdayanti…

Selasa, 19 November 2019 16:45

Diduga karena Kesalahan Ini, Kelotok Wisata Tenggelam

PANGKALAN BUN – Modifikasi konstruksi kelotok wisata Rimba Princess milik…

Selasa, 19 November 2019 10:08

PSHT Buka Latihan di Pasir Panjang

PANGKALAN BUN - Untuk mendukung program desa bebas pornografi terhadap…

Senin, 18 November 2019 14:36

Larangan Bakar Susutkan Lahan Pertanian

PANGKALAN BUN – Larangan membakar untuk membuka lahan pertanian tanaman…

Senin, 18 November 2019 14:33

INNALILLAH..!!! Kelotok Wisata Tenggelam Diterjang Gelombang

 PANGKALAN BUN - Kelotok wisata Rimba Princess milik Eco Safari…

Sabtu, 16 November 2019 12:01

PT Korintiga Hutani Gelar Sunatan Massal Gratis

PANGKALAN BUN - Sebagai bentuk kepedulian sosial dan melaksanakan aspirasi…

Sabtu, 16 November 2019 10:55

Pecah Ban , Mobil Seruduk Mobil Parkir

PANGKALAN BUN - Kecelakaan kembali terjadi di Jalan Iskandar, tepatnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*