MANAGED BY:
MINGGU
31 MEI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Rabu, 20 Mei 2020 10:13
33 Warga Sukamara Reaktif Rapid Test
BERSIHKAN DIRI : Petugas medis membersihkan diri usai mengambil sampel swab terhadap warga Sukamara.(FAUZIANUR/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SUKAMARA – Warga Sukamara perlu lebih ekstra waspada terhadap penyebaran Covid-19. Pasalnya tercatat sudah ada 33 warga dengan hasil reaktif rapid test dan menjalani pengambilan sampel swab bersama 7 warga lainnya untuk tes laboratorium di BBTKL Banjarbaru.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Sukamara, Amir Sapiyudin menjelaskan bahwa hingga ada sebanyak 40 orang yang menjalani penambilan swab. “Sebanyak 33 orang dari hasil reaktif rapid test sedangkan sisanya tracking kontak diantara reaktif tersebut,” Selasa (29/5).

Dijelaskannya bahwa di Desa Sungai Damar dilakukan rapid test lanjutan kepada 32 warga dan hasilnya 25 reaktif. Namun dalam pengambilan swab dilakukan terhadap 29 orang, karena 4 diantaranya telah melakukan kontak langsung. Sedangkan sebanyak 8 orang pekerja PLN ditemukan reaktif dari hasil rapid test yang dilakukan di Kumai, Kobar.

“Mereka ini sebanyak 10 orang dan pekerja PLN di Taman Makam Pahlawan. Saat mereka ingin pulang ke Jawa melalui Kumai dan dilakukan rapid test hasilnya 8 reaktif. Namun swab tetap diambil kepada 10 orang itu, sehingga total swab yang dikirim melalui RS Sultan Imanudin ke BBTKL Banjar Baru sebanyak 29 sampel,” terang Amir Sapiyudin.   

Sementara terkait hasil swab reaktif sebelumnya, Amir menyatakan bahwa hingga saat ini 7 swab itu belum keluar hasilnya. Pihaknya masih menunggu sembari mengirimkan swab terbaru itu. Pihaknya pula berharap swab sebelumnya segera dikathui hasilnya.

“Kami mengimbau masyarakat jangan mengabaikan anjuran pemerintah dan  tetap melakukan protokol kesehatan,” tukasnya.(fzr/sla) 


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 16:02

Heboh Saling Klaim Survei, Ini Komentar Ketua PDI Perjuangan Kotim

SAMPIT – Hasil survei bakal calon kepala daerah dinilai bukan…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:27

Desa Runtu Diteror Buaya, Satu Warga Terluka

PANGKALAN BUN – Kemunculan buaya di Kabupaten Kobar mulai merambah…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:23

TGC Simulasikan Penanganan Suspect Virus Corona

PANGKALAN BUN - Tim Gerak Cepat (TGC) yang terdiri dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:20

Masuk Kandang Ayam, Ular Piton Gegerkan Warga

PANGKALAN BUN - Regu III PHL Animal Rescue Pemadam Kebakaran…

Jumat, 31 Januari 2020 17:02

ASN Dilarang Keluyuran Saat Jam Kerja

NANGA BULIK – Satpol PP Lamandau awasi ketat para Aparatur…

Jumat, 31 Januari 2020 16:38

Nekat..!!! Sekdes Ini Jinakkan King Kobra yang Masuki Kawasan Kantornya

PANGKALAN BUN - Sekretaris Desa Rangda, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten…

Jumat, 31 Januari 2020 11:39

Angkutan Perintis Resmi Beroperasi, Pangkalan Bun – Arutara Semakin Terbuka

PANGKALAN BUN -  Masyarakat Kecamatan Arut Utara (Arutara) Kabupaten Kotawaringin…

Kamis, 30 Januari 2020 21:26

Ditinggal Kerja, Satu Rumah Di Desa Bayat Jadi Arang

NANGA BULIK- Satu rumah milik warga Desa Bayat, Kecamatan Belantikan…

Kamis, 30 Januari 2020 21:11

Data Pemilih Pilgub Kalteng Wajib Jadi Perhatian

PANGKALAN BUN -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat…

Kamis, 30 Januari 2020 14:47

Pundak Ditepuk, Uang Pedagang Telur Melayang

PANGKALAN BUN - Nasib sial dialami oleh Ibu Rian (40),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers