MANAGED BY:
SELASA
11 AGUSTUS
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Kamis, 11 Juni 2020 14:39
Kisruh Pansus Covid-19, Ajang Pembuktian Kekuatan Politik Supian
Bupati Kotim Supian Hadi

PROKAL.CO,

SAMPIT – Rencana DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur membentuk Panitia Khusus (Pansus) penanganan Covid-19 dinilai tidak akan mudah. Lobi politik harus dilakukan guna memuluskan rencana pembentukan pansus tersebut. Di sisi lain, polemik itu juga jadi ajang pembuktian kekuatan politik Bupati Kotim Supian Hadi membendung pembentukan pansus.

Pemerhati politik dan kebijakan publik di Kotim Bambang Nugroho mengatakan, apabila pansus gagal dibentuk, publik akan menilai kekuatan politik eksekutif masih mendominasi di internal DPRD Kotim. ”Kalau pansus ini gagal, artinya kekuatan politik propemerintah atau parpol pendukung Supian Hadi masih mendominasi,” katanya, Rabu (10/6).

Menurutnya, hal itu tercermin dari sikap politik Supian Hadi yang seakan-akan menolak adanya pansus dari legislatif. ”Bagaimanapun Supian Hadi tentunya akan menolak pansus itu, terlepas ada kepentingan apa pun. Kerja pansus tentunya akan membawa nama Supian sebagai Ketua Gugus Tugas nantinya,” ujarnya.

Bambang menambahkan, penggagas pansus harus piawai memainkan lobi politik. Jika tidak, pansus itu akan gagal. ”Bisa dikatakan pansus itu akan kandas sebelum terbentuk , karena dari indikasi saja sudah terlihat ada tiga partai besar yang menolak, yakni PDIP, Demokrat, dan Gerindra dengan kekuatan 18 suara. Tapi, masih ada ruang, yakni NasDem bisa diajak mendukung pansus dan akan masuk ke gerbong PKB, PAN, Golkar, Hanura, dan PKS dengan total 22 kursi. Pansus akan terbentuk kalau pada akhirnya dilakukan voting,” kata Bambang.

Bambang menilai, adanya pansus sebenarnya tidak perlu dipersoalkan, karena itu menjadi hal yang lumrah dan secara hukum legal. ”Bisa dikatakan pansus ini haknya dewan, jadi tidak bisa dihalangi siapa pun. Kalaupun ingin menghalangi, caranya melalui jalur politik juga,” ucapnya.

Bambang berpandangan, pansus ibarat pisau bermata dua. Jika digunakan dengan baik, justru akan menaikkan citra DPRD di mata publik. Sebaliknya, jika pansus bekerja setengah-setengah dan tidak membuahkan hasil apa pun, akan mendapatkan cemoohan dari masyarakat.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 10:11

Warga Pamalian Desak Selesaikan Jembatan

SAMPIT – Jembatan Desa Pamalian, Kecamatan Kotabesi yang dibangun sejak…

Sabtu, 01 Februari 2020 10:05

Peserta Lomba Free Fire Membeludak, Gamers Masih Punya Kesempatan

SAMPIT – Kompetisi game online Free Fire yang akan digelar…

Jumat, 31 Januari 2020 17:22

Bantah Survei Nasdem, PANTAS Klaim Teratas

SAMPIT – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Kotim…

Jumat, 31 Januari 2020 17:19

Kaca Mobil Dipecah, Rp 249 Juta Raib

SAMPIT – Warga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) patut waspada. Pasalnya,…

Jumat, 31 Januari 2020 17:09

Proyek Rumah Sakit Jadi Temuan BPK

SAMPIT – Proyek di lingkungan RSUD dr Murjani Sampit jadi…

Jumat, 31 Januari 2020 11:56

Hikmah Jumat: Jaga Lisan dan Kemaluan!

Bismillah. Jika lisan ini rusak maka akan rusak amal. Jika…

Jumat, 31 Januari 2020 10:10

Cuaca Dingin, Nikmatnya Menyantap Kembang Tahu

SAMPIT–Ingin menikmati kuliner penghangat badan di saat cuaca dingin? Kembang…

Kamis, 30 Januari 2020 17:52

Halikinnor, Rudini, dan Suprianti Kuasai Survei Calon Bupati Kotim

SAMPIT – Persaingan merebut hati rakyat dalam Pilkada Kotim 2020…

Kamis, 30 Januari 2020 16:30

Di Pondok Ini, Ayah Bejat Bunuh Anak Sekaligus Cucunya

PURUK CAHU – Perilaku biadab ayah bejat yang tega menghamili…

Kamis, 30 Januari 2020 14:28

Wajib Kenakan Pakaian Khusus, Hasil Laboratorium Jadi Penentu

Menangani penyakit mematikan yang menggemparkan dunia tak bisa sembarangan. Tenaga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers