MANAGED BY:
SELASA
14 JULI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Rabu, 01 Juli 2020 10:06
Penjualan Jeruk Sukamara Menurun

Ikut Terdampak Covid-19

KORONA : Perkebunan jeruk menjadi salah satu komoditi hasil perkebunan paling banyak di Pulau Nibung, namun saat pandemic Covid-19 ini mereka kesulitan pemasaran, sehingga harga jual terjun bebas.(FAUZIANUR/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO,

SUKAMARA – Pandemi Covid-19 sangat memukul segala sektor ekonomi masyarakat. Salah satunya dialami oleh petani jeruk di wilayah Desa Pulau Nibung, Kecamatan Jelai. Meski sedang mengalami panen, namun mereka kesulitan pemasaran, sehingga harga jualnya terjun bebas. 

“Sekarang memang sedang panen, tetapi tidak bisa dipetik dalam jumlah banyak karena terbatasnya penjualan. Sementara dijual di Sukamara saja,” terang Idar, salah seorang pemilik kebun jeruk. 

Menurutnya dampak pandemi Covid-19 membuat pengepul tidak ada yang datang. Harga jual juga menurun. Jeruk yang dipanen hanya sedikit sesuai permintaan pembeli atau dijual sendiri secara online di Kota Sukamara.  “Biasanya hanya dipanen sekitar 30 hingga 50 kilogram saja. Sangat jauh menurun dibanding sebelum ada korona ini. Semoga saja kondisi seperti ini cepat berakhir,” harapnya. 

Seperti diketahui bahwa di wilayah Kabupaten Sukamara jeruk menjadi tanaman buah terbanyak yang ditanam masyarakat. Data dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sukamara tahun lalu mencatat mencapai 60.580 pohon. Kebun terbanyak berada di wilayah Kecamatan Jelai sebanyak 58.212 pohon dan sisanya tersebar di Kecamatan Sukamara dan Balai Riam. Di Kecamatan Sukamara terdata 1.500 pohon dan Kecamatan Balai Riam sebanyak 868 pohon.

 Selain jeruk, tanaman buah-buahan ditanam seperti pisang di Kecamatan Jelai sebanyak 8.780 pohon, Kecamatan Sukamara sebanyak 3.000 pohon dan Kecamatan Balai Riam sebanyak 6.233 pohon. Tanaman lainnya juga terdata seperti rambutan, nanas, durian, mangga dan beberapa jenis tanaman buah lainnya. Realisasi luas panen jeruk sebanyak 938 pohon, tanaman pisang sebanyak 7.533 pohon.(fzr/sla)

 


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 16:02

Heboh Saling Klaim Survei, Ini Komentar Ketua PDI Perjuangan Kotim

SAMPIT – Hasil survei bakal calon kepala daerah dinilai bukan…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:27

Desa Runtu Diteror Buaya, Satu Warga Terluka

PANGKALAN BUN – Kemunculan buaya di Kabupaten Kobar mulai merambah…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:23

TGC Simulasikan Penanganan Suspect Virus Corona

PANGKALAN BUN - Tim Gerak Cepat (TGC) yang terdiri dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:20

Masuk Kandang Ayam, Ular Piton Gegerkan Warga

PANGKALAN BUN - Regu III PHL Animal Rescue Pemadam Kebakaran…

Jumat, 31 Januari 2020 17:02

ASN Dilarang Keluyuran Saat Jam Kerja

NANGA BULIK – Satpol PP Lamandau awasi ketat para Aparatur…

Jumat, 31 Januari 2020 16:38

Nekat..!!! Sekdes Ini Jinakkan King Kobra yang Masuki Kawasan Kantornya

PANGKALAN BUN - Sekretaris Desa Rangda, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten…

Jumat, 31 Januari 2020 11:39

Angkutan Perintis Resmi Beroperasi, Pangkalan Bun – Arutara Semakin Terbuka

PANGKALAN BUN -  Masyarakat Kecamatan Arut Utara (Arutara) Kabupaten Kotawaringin…

Kamis, 30 Januari 2020 21:26

Ditinggal Kerja, Satu Rumah Di Desa Bayat Jadi Arang

NANGA BULIK- Satu rumah milik warga Desa Bayat, Kecamatan Belantikan…

Kamis, 30 Januari 2020 21:11

Data Pemilih Pilgub Kalteng Wajib Jadi Perhatian

PANGKALAN BUN -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat…

Kamis, 30 Januari 2020 14:47

Pundak Ditepuk, Uang Pedagang Telur Melayang

PANGKALAN BUN - Nasib sial dialami oleh Ibu Rian (40),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers