MANAGED BY:
RABU
30 SEPTEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Selasa, 04 Agustus 2020 15:14
Ngeri..!!! Satu Tewas, Satu Putus Tangan
MENINGGAL: Salah satu korban kecelakaan yang meninggal dunia, Senin (3/8). Kecelakaan terjadi antara truk dengan sepeda motor di kilometer 11 ruas jalan Kotawaringin Lama-Desa Riam Durian, Senin (3/8).(GUSTI HAMDAN/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO,

KOTAWARINGIN LAMA – Kecelakaan maut terjadi di kilometer 11 ruas jalan Kotawaringin Lama-Desa Riam Durian, Senin (3/8). Dua kendaraan berlainan jenis, sepeda motor dan dump truk saling bertumbukan. Hasilnya, satu orang tewas dan satu lagi harus kehilangan sebelah tangannya yang putus.

Informasi yang dihimpun Radar Sampit, kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Pengendara sepeda motor tanpa pelat, yakni Miftahul Hamidah (23) dan Siti Lestari (33), dalam perjalanan menuju Kotawaringin Lama dari Dusun Makarti Jaya (Despot) Desa Riam Durian untuk membesuk keluarganya di Puskesmas Kolam.

Nahasnya, saat melintas di lokasi kejadian, keduanya bertabrakan dengan dump truk bernomor polisi KH 8264 GM yang dikemudikan Sardi dari arah berlawanan. Akibatnya, Miftahul Hamidah mengalami putus tangan kanan dan patah tulang tangan kiri. Sedangkan Siti Lestari meninggal dunia beberapa saat sesampainya di Puskesmas Kolam.

”Saat tiba di puskesmas, kondisi korban (Siti Lestari) sudah kritis dan mengalami patah tulang kaki dan cedera pada paha kanan. Kemudian cedera di kepala dan dada," kata petugas kesehatan Puskesmas Kolam Muhammad Fitrianto, seraya menambahkan, korban meninggal dunia dibawa keluarganya, sementara yang luka berat dirujuk ke RSSI Pangkalan Bun.

Kepala Desa Riam Durian H Rowandi mengatakan, Siti Lestari yang meninggal dunia belum tercatat sebagai warga Despot. ”Korban putus tangan memang warga Despot, sementara yang meninggal dunia masih tercatat sebagai warga Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Di Despot dia berusaha sebagai penjahit pakaian," jelas Rowandi.

Salah seorang keluarga korban putus tangan, Khairil Anwar (28) mengatakan, seluruh keluarga tak tahu kronologis kejadiannya. Namun, sebelum insiden itu, Miftahul Hamidah sempat menghubungi Selly Kurnia  (23), istri Khairil yang sedang dirawat di Puskesmas Kolam.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 30 September 2020 17:32

Jangan Pilih!!! Calon yang Dimodali Cukong

SAMPIT – Sumbangan dana gelap dalam pilkada merupakan bagian dari…

Rabu, 30 September 2020 17:29

Sewa PSK, Kakek Tewas saat Lampiaskan Nafsu

TAMIANG LAYANG – Seorang kakek berinisial BAH (56), asal Amuntai,…

Rabu, 30 September 2020 15:36

Kotawaringin Lama Masih Terisolir akibat Banjir, Tualan Hulu Kembali Terendam

KOTAWARINGIN LAMA – Banjir yang terjadi di Kotawaringin Lama, Kabupaten…

Rabu, 30 September 2020 15:32

Siap Jaga Kedamaian Pilkada, Komitmen Patuhi Protokol Kesehatan

Dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Tengah mengikuti…

Rabu, 30 September 2020 10:08

Supian Hadi Putuskan Tak Ambil Cuti

SAMPIT— Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) tidak…

Rabu, 30 September 2020 09:57

Cuaca Ekstrem dan Abnormal Sebabkan Banjir di Kotim

SAMPIT— Cuaca ekstrem dan abnormal di mana kondisi musim kemarau,…

Rabu, 30 September 2020 09:42

Tunggu SK Gubernur Kalteng, Dua Legislator Kotim Belum PAW

SAMPIT – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur…

Selasa, 29 September 2020 15:32

AWAS!!! Dana Gelap Kandidat Pilkada

SAMPIT – Dana kampanye gelap untuk kandidat pilkada patut diwaspadai.…

Selasa, 29 September 2020 15:21

Perang Medsos Pilkada Kalteng Terus Memanas

PANGKALAN BUN – Perang antarpendukung Pilkada Kalteng kian memanas di…

Selasa, 29 September 2020 15:00

Baru Kenal Tiga Hari, Jadi Suami ke-20

Cinta memang tak memandang usia. Setidaknya hal itu dibuktikan pasangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers