MANAGED BY:
SABTU
23 JANUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Kamis, 03 Desember 2020 10:08
Bikin Acara Langgar Prokes, Siap-Siap Saja Dibubarkan
KOORDINASI: Plt Gubernur Kalteng saat pimpin rapat pembahasan peningkatan penyebaran Covid-19 di Kotim, didampingi Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin dan Plt. Asisten I Setda Kotim Sutimin, bertempat di ruang Command Center Diskominfo Kotim, Selasa (1/12).(YUNI/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO,

SAMPIT— Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kotawaringin Timur (Kotim) diminta, untuk menindak tegas pelaku kegiatan yang melanggar protokol kesehatan (Prokes), yakni dengan membubarkan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan sehingga dikhawatirkan akan terjadi penularan Covid-19. 

Belakangan Kotim menjadi sorotan, pasalnya peningkatan kasus Covid-19 terjadi cukup signifikan, penanganan terhadap penyebaran Covid-19 dinilai harus di evaluasi kembali agar tidak menyebabkan lonjakan kasus terkonfirmasi positif di kabupaten ini. 

Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Habib Ismail bin Yahya, bahkan meminta Satgas Penanganan Covid-19 Kotim bekerja sama dengan penyelenggara pemilihan kepala daerah (Pilkada) baik Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kotim, untuk mengawasi kampanye yang dilakukan oleh pasangan calon (Paslon), apabila didalam kegiatannya terjadi pelanggaran protokol kesehatan agar ditindak tegas. 

"Awasi kampanye yang dilakukan oleh semua paslon, lakukan kerja sama dengan KPU atau Bawaslu," ujarnya saat memimpin rapat pembahasan peningkatan penyebaran Covid-19 di Kotim, bertempat di ruang Command Center Diskominfo Kotim, Selasa (1/12). 

Menurutnya ketika dalam kegiatan tersebut terjadi pelanggaran terhadap Prokes tegur dan bubarkan, sebab ujarnya jangan sampai terjadi pembiaran karena dampaknya akan berbahaya. 

"Satgas punya hak untuk membubarkan acara yang tidak sesuai dengan perundang - undangan yang berlaku. Pembiaran yang dilakukan justru akan menyebabkan mereka jadi masuk kedalam zona berbahaya," ungkapnya. 

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 23 Januari 2021 14:05

Kendaraan Bermuatan Berat Masuk Kota, Aparat Tak Berdaya Melarang

SAMPIT - Maraknya truk yang melintas di Jalan MT Haryono…

Sabtu, 23 Januari 2021 12:45

Pesta Perkawinan Dibubarkan

KUALA KURUN – Pesta perkawinan yang digelar warga Kelurahan Kuala…

Sabtu, 23 Januari 2021 12:44

Bekas Galian C yang Miliki Panorama Cantik

Desa Tewang Rangkang, Kecamatan Tewang Sangalang Garing, Kabupaten Katingan,  memiliki…

Sabtu, 23 Januari 2021 12:36

Kakek Tewas Terbakar Diselidiki Polisi

SAMPIT - Kepolisian Sektor (Polsek) Pulau Hanaut melakukan olah tempat…

Jumat, 22 Januari 2021 15:55

Ramai-Ramai ”Hajar” Aspal Mulus

SAMPIT – Rusaknya sejumlah ruas jalan dalam Kota Sampit menuju…

Jumat, 22 Januari 2021 14:44

KASIHAN!!! Kakek Ikut Terbakar dalam Gubuk

SAMPIT – Seorang kakek bernama Darsih Bin Muhammad Senang (65),…

Jumat, 22 Januari 2021 10:17

Anggaran Covid-19 akan Dibahas Secara Khusus

SAMPIT-- Pandemi Covid-19 masih menjadi hal yang perlu penanganan khusus,…

Jumat, 22 Januari 2021 10:15

SMPN 1 Kotabesi Kantongi Izin Pembelajaran Tatap Muka

SAMPIT-- Setelah mengantongi izin dan memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh…

Kamis, 21 Januari 2021 15:14

Jalan Lingkar Selatan Rusak Parah, Mana Nih Legislator Kalteng ?

SAMPIT – Keputusan politik untuk memperbaiki ruas jalan lingkar selatan…

Kamis, 21 Januari 2021 14:40

Kejati Tahan Mantan Dirut PDAM Kapuas

PALANGKA RAYA – Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah menahan mantan DIrektur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers