MANAGED BY:
KAMIS
21 JANUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Kamis, 14 Januari 2021 15:41
Pemkab Kobar Rampungkan Data Penerima Vaksin
ILUSTRASI.(NET)

PROKAL.CO,

PANGKALAN BUN – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat merampungkan pendataan ribuan tenaga kesehatan (nakes) yang akan menjalani vaksinasi tahap pertama.

Juru Bicara Vaksin Covid-19 Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Rodi Iskandar mengatakan, vaksinasi tahap pertama bukan hanya untuk tenaga kesehatan reguler, namun berdasarkan petunjuk Kementerian Kesehatan juga diberikan kepada petugas penunjang pelayanan kesehatan seperti cleaning service di rumah sakit atau puskesmas dan petugas pelengkap pelayanan lainnya. Berdasarkan kebutuhan di Kotawaringin Barat untuk tahap pertama berjumlah 1725 dosis vaksin sinovac Covid-19. 

Ia juga menyebut bahwa semula jadwal pencanangan vaksinasi di Kobar akan dilakukan tanggal 14 Januari 2021 setelah kick off pertama oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 13 Januari 2021. “Namun sesuai surat Dirjen P2P Kemenkes tanggal 8 Januari 2021, pelaksanaan vaksinasi di Kobar masuk tahap pertama termin 2 yaitu pada bulan Februari 2021,” terangnya, Rabu (13/1), 

Rodi menjelaskan bahwa untuk tahap pertama, termin 1 di Kalteng dijadwalkan hanya di Palangka Raya dan Kabupaten Pulang Pisau. Kendati demikian, pemerintah daerah masih melakukan koordinasi untuk kepastian jadwal pelaksanaan vaksinasi di bulan Februari tersebut. “Vaksin tidak diberikan kepada penyintas atau orang yang pernah terkonfirmasi positif Covid-19,” katanya. 

Rodi juga mengutip peryataan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Edward Omar Sharif Hiariej, mengatakan ada sanksi pidana bagi masyarakat yang menolak disuntik vaksin corona. Karena vaksinasi Covid-19 bersifat wajib. Sanksi pidana bisa berupa denda hingga penjara atau bahkan keduanya sekaligus. 

“Yang paling penting dipahami adalah hukum pidana ini menjadi sarana paling akhir. Artinya hal ini dilakukan setelah penegakan hukum yang lain tak berfungsi. Artinya sosialisasi dari dokter, tenaga medis, itu penting untuk menciptakan kesadaran masyarakat,” pungkasnya (tyo/sla)

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 21 Januari 2021 14:18

Aksi Pencurian di Kumai Makin Meresahkan

KUMAI – Aksi pencurian di Kecamatan Kumai makin mengganas. Setelah…

Kamis, 21 Januari 2021 11:40

BKSDA Imbau Hindari Aktivitas di Sungai

PANGKALAN BUN - Balai Konservasi Sumber Daya Alam Seksi Kenservasi…

Rabu, 20 Januari 2021 17:22

Berkas Perkara Tambang Maut Dilimpahkan

PANGKALAN BUN – Polres Kotawaringin Barat limpahkan berkas perkara kecelakaan…

Rabu, 20 Januari 2021 10:00
Ditangkap Dua Pelaku Cabul, Seorang Lagi Coba Memperkosa Asusila

Kebun Sawit Jadi Saksi "Kuda-Kudaan", Akhirnya Si Perempuan Bawah Umur Hamil 6 Bulan

PANGKALAN BUN - Kapolres Kobar AKBP Devy Firmansyah mengatakan bahwa…

Selasa, 19 Januari 2021 10:26

Setu Curi Ribuan Pakaian Dalam Wanita untuk Lampiaskan Nafsu, Katanya Biar Ngga Stress..!!

PANGKALAN BUN- Motif pencurian pakaian wanita yang dilakukan Setu dan…

Selasa, 19 Januari 2021 10:00

Buaya Kumai Akhirnya Tertangkap

PANGKALAN BUN - Salah satu buaya Sungai Kumai yang selama…

Senin, 18 Januari 2021 11:52

Harga Cabai Cetak Rekor Baru

PANGKALAN BUN - Harga cabai rawit di Pangkalan Bun makin…

Senin, 18 Januari 2021 10:13

NEKAT!!! Warga Kumai Buru Buaya Gunakan Peralatan Sederhana

Warga di kawasan bantaran Sungai Kumai dan Kapitan, Kecamatan Kumai,…

Sabtu, 16 Januari 2021 12:52

Banyak Pelajar Positif Covid-19

NANGA BULIK - Sebanyak 18 warga dinyatakan positif Covid-19 pada…

Sabtu, 16 Januari 2021 12:44

Pasokan Lancar, Harga Cabai Berangsur Turun

PANGKALAN BUN - Harga cabai di sejumlah pasar tradisional Kota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers