MANAGED BY:
SENIN
19 APRIL
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Selasa, 23 Februari 2021 17:29
Perkara Bakar Lahan, Pemodal Melenggang Bebas, Petani Malah Dihukum Berat
ILUSTRASI.(RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO,

PALANGKA RAYA – Lolosnya korporasi dari jerat hukum kasus kebakaran hutan dan lahan dinilai sebagai cermin timpangnya keadilan hukum. Kondisi demikian bisa berdampak buruk bagi penegakan hukum kasus lingkungan di Kalimantan Tengah. Pemodal bisa melenggang bebas meski lahannya terbakar, sementara masyarakat kecil harus menerima hukuman dalam kasus yang sama.

”(Putusan) itu mencederai keadilan dan berdampak buruk. Sebab, akibat dampak karhutla mutu udara tidak sehat. Anehnya, hakim malah menyatakan tidak ada unsur kelalaian dan terjadi karena bencana alam. Padahal, menurut kami itu pandangan keliru, karena jika tak lalai dan tak membiarkan meluas, maka tidak terjadi hal itu,” kata Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Palangka Raya Aryo Nugroho, Senin (22/2).

Aryo merespons putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Pangkalan Bun yang memvonis bebas PT Kumai Sentosa dalam kasus karhutla pada sidang 17 Februari lalu. Dalam pertimbangannya, hakim menilai kebakaran tersebut merupakan bencana alam yang berasal dari luar PT Kumai Sentosa, yaitu dari Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP).

Majelis Hakim menganggap PT Kumai Sentosa sebagai korban yang sudah berusaha mengantisipasi dalam mencegah dan berusaha memadamkan kebakaran dengan sarana dan prasarana memadai. Namun, karena angin yang terlalu besar, api sulit dipadamkan, walaupun dibantu warga dan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) dengan helikopter pemadam.

Menurut Aryo, keputusan itu menjadi preseden buruk dalam penegakan hukum lingkungan dan mencederai keadilan. Pada 2019, di PN Pangkalan Bun, ada 17 kasus terkait karhutla yang melibatkan masyarakat hukum yang dijatuhi vonis bersalah. Namun, ketika kasus itu berkaitan dengan korporasi, justru lolos dari hukum.

”Putusan itu sangat berbeda jauh dengan putusan lainnya, khususnya yang bersentuhan dengan masyarakat. Saat yang menjadi terdakwanya masyarakat, diputus bersalah dan mendapatkan vonis hukum penjara,” ujarnya.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 16 April 2021 16:45

Polemik Tambang Kian Rumit

SAMPIT – Polemik tambang galian C Ilegal di Desa Bukit…

Jumat, 16 April 2021 16:44

Mudik Dilarang, Banyak Penumpang Ubah Jadwal Penerbangan

PANGKALAN BUN – Larangan mudik Lebaran membuat bingung masyarakat Kotawaringin…

Jumat, 16 April 2021 09:57

Akal Bulus Penambang Ilegal, Tanah Laterit Diduga Bukan Produk Utama

SAMPIT – Kejaksaan Negeri Kotawaringin Timur (Kotim) menemukan informasi baru…

Kamis, 15 April 2021 14:41

DOORRRRR!!! Polisi Tembak Pembobol Gedung Walet

SAMPIT – Komplotan spesialis pembobol gedung sarang burung walet yang…

Rabu, 14 April 2021 16:13

Petani Sawit Seruyan Masih Perjuangkan Keadilan

SAMPIT – Petani kelapa sawit asal Desa Ayawan, Kabupaten Seruyan,…

Selasa, 13 April 2021 17:08

Awas!! LGBT Bisa Meluas

PALANGKA RAYA – Eksisnya kaum lesbian, gay, biseksual, dan transgender…

Selasa, 13 April 2021 16:59

Lingkaran Setan Bisnis Haram, Hasil Prostitusi Online Dipakai untuk Beli Sabu

PALANGKA RAYA – Kasus prostitusi online yang dibongkar Polda Kalteng…

Senin, 12 April 2021 17:35

Sesama Lelaki Kepergok Petugas Bermesraan

PALANGKA RAYA – Kaum lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT)…

Jumat, 09 April 2021 17:20

Polda Kalteng Bongkar Prostitusi Berbasis Aplikasi

PALANGKA RAYA – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Tengah…

Jumat, 09 April 2021 17:14

Ratu Sabu Tak Kapok Masuk Penjara

SAMPIT – Dinginnya jeruji besi penjara seakan tidak pernah membuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers