MANAGED BY:
SENIN
18 OKTOBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Kamis, 20 Mei 2021 16:31
Posko Cek Poin Diperpanjang Hingga 24 Mei
CEK POIN SUKAMARA: Posko cek point masuk ke wilayah Kabupaten Sukamara diperpanjang hingga 24 Mei mendatang. Petugas posko dari Dishub, BPBD, Satpol PP, Tim Kesehatan, TNI dan Polri akan melakukan pemeriksaan bagi masyarakat yang keluar masuk, terutama bagi pemudik yang datang dari arus balik lebaran. (FAUZI/RADAR SAMPIT)

SUKAMARA – Posko cek point masuk ke wilayah Kabupaten Sukamara diperpanjang hingga 24 Mei mendatang. Petugas posko dari Dishub, BPBD, Satpol PP, Tim Kesehatan, TNI dan Polri akan melakukan pemeriksaan bagi masyarakat yang keluar masuk, terutama bagi pemudik yang datang dari arus balik lebaran. 

“Pemeriksaan dilakukan setiap keluar masuk melewati posko di simpang Kartamulia dan pelabuhan speed boat hingga tanggal 24 Mei mendatang,” ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sukamara Arif Rahman Hakim. 

Bagi warga luar Sukamara yang ingin masuk maka wajib menunjukan dokumen negatif Covid-19. Jika tidak maka harus melakukan swab antigen di posko. Bagi yang tidak mau mau akan dminta putar arah balik . Hal itu dilakukan sebagai upaya antisipasi dan menekan penyebaran Covid-19 ke wilayah Sukamara. 

 “Memang ada yang menolak dilakukan swab antigen dan mereka diminta putar balik atau dilarang masuk,” tukas Arif Rahman.

Sebelumnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukamara memberlakukan wajib mengantongi negatif hasil tes antigen bagi orang luar Sukamara yang ingin masuk wilayah Kabupaten Sukamara. Aturan itu dimulai sejak 6 Mei lalu. Sedangkan bagi masyarakat masih dalam wilayah kabupaten Sukamara, cukup membawa identitas KTP. 

Bupati Sukamara Windu Subagio menegaskan bahwa tidak ada pelarangan bagi orang dari kabupaten lain untuk masuk wilayah Sukamara, namun yang bersangkutan harus menunjukan hasil negatif Covid-19. 

“Langkah itu diambil sebagai upaya pencegahan penyebaran dan penularan Covid-19, karena saat ini kasus positif di Sukamara meningkat,” ujar Bupati.(fzr/sla)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Oktober 2021 12:51

Begini Penjelasan Bupati Kotim di Balik Naiknya Tarif PDAM Sampit

Keluhan terhadap naiknya tarif PDAM Tirta Mentaya Sampit juga jadi…

Sabtu, 09 Oktober 2021 12:40

Mau Dapat Bantuan Rehab Rumah Gratis? Ini Syaratnya

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tahun ini kembali mendapatkan program…

Jumat, 08 Oktober 2021 11:45

Permintaan Maaf Bos Miras Belum Diterima Wabup, Tokonya Banyak Dikunjungi Pembeli

Permintaan maaf yang disampaikan bos miras Toko Cawan Mas Johny…

Kamis, 07 Oktober 2021 08:52

Laporan ke Polisi untuk Wakil Rakyat Diprediksi Kandas, Kok Bisa? Ini Analisa Pemerhati Hukum

Pemerhati hukum dan politik di Kotim Muhammad Gumarang memperkirakan pelaporan…

Kamis, 07 Oktober 2021 08:50

Dinilai Lecehkan Lembaga Adat, DAD Kotim Polisikan Wakil Rakyat

Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melaporkan anggota…

Kamis, 07 Oktober 2021 08:49

Wakil Rakyat Dipolisikan DAD Kotim, Begini Tanggapan BK DPRD Kotim

Anggota DPRD Kotim Rimbun yang dilaporkan ke Polres Kotim oleh…

Rabu, 06 Oktober 2021 10:07

Bos Miras Didenda Adat Rp 150 Juta, Duitnya Mau Dijadikan Apa? Harus Jelas

Hasil sidang adat terhadap pemilik toko minuman keras Cawan Mas…

Rabu, 06 Oktober 2021 10:00

Ini yang Bikin Provinsi Kotawaringin Raya Belum Bisa Terbentuk

 Rencana pembentukan Provinsi Kotawaringin Raya, hasil pemekaran Provinsi Kalimantan Tengah…

Senin, 04 Oktober 2021 10:49

ALAMAK..!! Banjir Kembali Terjang Tiga Kecamatan di Kotim

Banjir kembali melanda sejumlah kecamatan di wilayah hulu Kabupaten Kotawaringin…

Senin, 04 Oktober 2021 10:37

Dulu Melawan, Saat Disidang Adat Bos Miras Ini Nangis-Nangis..!!

Perseteruan sengit antara bos miras pemilik Toko Cawan Mas dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers