MANAGED BY:
MINGGU
31 MEI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Sabtu, 26 September 2015 21:33
Pemkab Evaluasi Izin PT NSP dan PT GAP, Melanggar, Bisa Dicabut Izinnya

PROKAL.CO, SAMPIT – Penyegelan dua perusahaan perkebunan yang diduga terlibat pembakaran lahan direspons pemerintah. Pemkab Kotim mulai mengevaluasi perizinan PT Nusantara Sawit Persada (NSP) dan PT Globalindo Alam Perkasa (GAP). Jika terbukti melanggar, keduanya terancam dicabut izinnya.

”Pemkab akan mencermati terkait syarat-syarat pemberian izin. Kalau ada pelanggaran, bisa saja sanksi terberat berupa pencabutan izin,” kata Kepala Bagian (Kabag) Administrasi dan Pemerintahan Umum (Adpum) Setda Kotim Hawianan, Jumat (25/9).

Menurut Hawianan, sampai saat ini Pemkab Kotim masih menghormati proses hukum yang dilakukan pihak kepolisian dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Jika memang nanti kewenangannya dilimpahkan ke  Pemkab Kotim, pihaknya segera menganalisa apa yang harus dilakukan. Namun, langkah mengevaluasi perizinan memang harus dilakukan pemerintah daerah, karena dua perusahaan tersebut berada di wilayah Kotim.

”Penyegelan ini dilakukan oleh pihak yang berwenang, saat ini kami tunggu hasil tindak lanjutnya, tetapi evaluasi perizinan tetap kami lakukan,” tegasnya.

Terkait pelanggaran yang dilakukan kedua perusahaan selama ini, diakui Hawianan,  berdasarkan laporan dan catatan yang ada, memang PT NSP dan PT GAP belum pernah melakukan pelanggaran perizinan. Tetapi, alasan ini tidak berarti Pemkab Kotim lepas tangan begitu saja. Evaluasi tetap akan dilakukan bersamaan dengan proses hukum yang dilakukan pihak kepolisian dan KLHK. 

Begitu juga, terkait kepastian apakah dua perusahaan ini masih beroperasi, Hawianan masih belum dapat memastikan. Menurutnya, untuk mengetahui permasalahan ini harusnya ditanyakan langsung oleh Asisten II Setda Kotim Halikinnoor. Namun, saat dihubungi Radar Sampit melalui sambungan telepon dan pesan singkat, Halikin tidak merespons.

”Saat ini kami melakukan apa yang menjadi kewenangan daerah, tindakan tegas akan kami lakukan, agar perusahaan lain tidak ada yang melanggar,” ucapnya.

Seperti diketahui, KLHK menyegel sepuluh perusahaan yang terlibat kebakaran lahan di wilayah Kalteng, dua di antaranya berada di Kotim. Sebelumnya, Kepala Sub Direktorat Penyidikan Perusahaan Lingkungan, Kebakaran Hutan dan Lahan, KLHK, Shaifuddin Akbar, pihaknya sedang mendalami bukti sehingga bisa ditingkatkan ke proses penyidikan.

Menurut Shaifudin, penyegelan berupa pemasangan plang dan pemberian PPNS line itu bertujuan untuk menahan sementara lokasi bekas terjadinya kebakaran, sehingga tidak dibersihkan atau diutak-atik.

”Sudah ada dua orang yang terindikasi kuat menduduki status tersangka. Mengenai siapa dia, nanti ya. Yang jelas saat ini masih dalam penyelidikan. Itu dari 10 perusahaan yang disegel,” jelasnya, Kamis (24/9).

KLHK tetap berpegang pada Undang-Undang No 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Pada pasal itu ada pula delik pidananya, yakni pasal 98 dan 9 serta108 tentang pembukaan lahan dengan cara membakar.

” Dalam Pasal 98 UU Kehutanan, ancamannya minimal 3 tahun dan maksimal 10 tahun penjara dengan denda minimal Rp 3 miliar dan maksimal Rp 10 miliar,” tegasnya. (tha/dwi)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 10:11

Warga Pamalian Desak Selesaikan Jembatan

SAMPIT – Jembatan Desa Pamalian, Kecamatan Kotabesi yang dibangun sejak…

Sabtu, 01 Februari 2020 10:05

Peserta Lomba Free Fire Membeludak, Gamers Masih Punya Kesempatan

SAMPIT – Kompetisi game online Free Fire yang akan digelar…

Jumat, 31 Januari 2020 17:22

Bantah Survei Nasdem, PANTAS Klaim Teratas

SAMPIT – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Kotim…

Jumat, 31 Januari 2020 17:19

Kaca Mobil Dipecah, Rp 249 Juta Raib

SAMPIT – Warga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) patut waspada. Pasalnya,…

Jumat, 31 Januari 2020 17:09

Proyek Rumah Sakit Jadi Temuan BPK

SAMPIT – Proyek di lingkungan RSUD dr Murjani Sampit jadi…

Jumat, 31 Januari 2020 11:56

Hikmah Jumat: Jaga Lisan dan Kemaluan!

Bismillah. Jika lisan ini rusak maka akan rusak amal. Jika…

Jumat, 31 Januari 2020 10:10

Cuaca Dingin, Nikmatnya Menyantap Kembang Tahu

SAMPIT–Ingin menikmati kuliner penghangat badan di saat cuaca dingin? Kembang…

Kamis, 30 Januari 2020 17:52

Halikinnor, Rudini, dan Suprianti Kuasai Survei Calon Bupati Kotim

SAMPIT – Persaingan merebut hati rakyat dalam Pilkada Kotim 2020…

Kamis, 30 Januari 2020 16:30

Di Pondok Ini, Ayah Bejat Bunuh Anak Sekaligus Cucunya

PURUK CAHU – Perilaku biadab ayah bejat yang tega menghamili…

Kamis, 30 Januari 2020 14:28

Wajib Kenakan Pakaian Khusus, Hasil Laboratorium Jadi Penentu

Menangani penyakit mematikan yang menggemparkan dunia tak bisa sembarangan. Tenaga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers