MANAGED BY:
KAMIS
19 SEPTEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Senin, 14 Januari 2019 17:01
Usaha Tangki dan Dump Lesu, Ini Sebabnya..

Harga Bahan Baku Naik, Pemesan Turun Drastis

HARGA NAIK : Pekerja pembuatan bodi tangki dan dump truk sedang mengerjakan pesanan pelanggan. Pelaku usaha berbahan baku besi mengalami tekanan akibat kenaikan harga.(SLAMET HARMOKO/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO, PANGKALAN BANTENG – Kenaikan harga bahan baku besi untuk kebutuhan industri kecil menengah (IKM) mulai berdampak. Penurunan pesanan akibat kenaikan harga hasil produksi guna menutup peningkatan biaya modal diduga menjadi pemicunya.

 Pelaku usaha pembuatan bodi kendaraan atau karoseri skala kecil merasakan pukulan telak akibat kenaikan harga bahan utama pembuatan produk tersebut.

Seperti yang diungkapkan Naryo, pemilik usaha pembuatan tangki CPO dan bak dump truk ini. Menurutnya kenaikan harga bahan baku yang cukup besar menjadi beban tersendiri dalam menjalankan usahanya.

“Untuk plat besi ukuran 240 x 120 dengan ketebalan 4 milimeter kini harus kita beli seharga Rp 1,2 juta. Padahal sebelumnya cukup bayar Rp 890 ribu perlembar,” ungkapnya saat dibincangi Radar Pangkalan Bun, Minggu (13/1).

Kenaikan bahan baku utama itu memaksanya dan rekan-rekan pengusaha lain untuk menaikkan harga produk jadi mereka. “Biasanya kita bisa lepas ke konsumen di harga Rp 55 juta untuk ukuran tangki berkapasitas 18 ton. Tapi setelah bahan baku naik, kita terpaksa pasang harga Rp 72 juta per unit tangki dengan ukuran yang sama. Untuk harga dump juga sudha mulai naik, sekarang kita lepas Rp 55 juta, dulu Rp 50 juta kita berani terima pesanan kalau sekarang tidak berani,” terangnya.

Akibat kenaikan harga bahan baku, kini penuruan permintaan terjadi hampir separuh dari orderan biasanya. “Turun sekitar 45 persen setelah ada kenaikan harga,” katanya.

Menurutnya kenaikan bahan baku mulai terjadi sejak Agustus 2018 lalu. Harga tersebut tidak naik secara drastic, namun bertahap dan terus naik hingga kini. Pihaknya berharap pemerintah pusat bisa segera mengambil kebijakan terkain kenaikan harga tersebut. Pasalnya saat ini usaha kecil menengah seperti dirinya tertekan cukup berat.

“Banyak sesama pengusaha mengeluhkan hal serupa, padahal produk besi yang dipakai sebagian besar merupakan produk dalam negeri. Dan saat ini peminat tangki sebenarnya meningkat karena sudah banyak tangki-tangki lama yang harus diganti. Namun para pemilik kendaraan menunda-nunda untuk ganti karena harga tangki dianggap kian tak terjangkau,” ungkapnya.

 Selain itu pihaknya juga berharap agar kenaikan harga bahan baku itu tidak didikuti oleh kebutuhan lain, seperti gas untuk mengelas dan bahan tambahan lainnya. “Kalau ikut naik, bisa-bisa pelaku usaha seperti ini akan banyak yang bangkrut,” kata Naryo. (sla)

 


BACA JUGA

Rabu, 18 September 2019 20:22

Karang Taruna "Taruna Mulia" Bagikan 2000 Masker Gratis

PANGKALAN BANTENG - Karang Taruna 'Taruna Mulia' Desa Marga Mulya…

Rabu, 18 September 2019 14:49

Kabut Asap Kagetkan Turis asal Italia

Pamela dan David, pasangan wisatawan mancanegara berkewarganegaraan Italia, merasa aneh…

Rabu, 18 September 2019 14:43

Siaga Karhutla di Kobar Diperpanjang

PANGKALAN BUN- Status siaga karhutla di Kabupaten Kotawaringin Barat diperpanjang…

Rabu, 18 September 2019 14:36

BNNK Bekuk Jaringan Narkoba Kalbar

PANGKALAN BUN- Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kobar menangkap Selamet,…

Selasa, 17 September 2019 15:15

CUMA MODAL SEMANGAT..!! Personel Pas-pasan, Satgas Keteteran Padamkan Karhutla

PANGKALAN BUN - Keterbatasan jumlah personil membuat Satuan Tugas Kebakaran…

Selasa, 17 September 2019 15:11

Akan Tetapkan Tanggap Darurat Karhutla

PANGKALAN BUN - Pemerintah Kabupaten Kotawangin Barat (Kobar) akan meningkatkan…

Selasa, 17 September 2019 10:37

RSCH Sosialisasi Memandikan Jenazah Berpenyakit Menular

PANGKALAN BUN - Rumah Sakit Citra Husada (RSCH) Pangkalan Bun,…

Senin, 16 September 2019 14:59

Dua Heli Bantu Padamkan Karhutla

PANGKALAN BUN- Dua helikopter water bombing dari Badan Nasional Penanggulangan…

Senin, 16 September 2019 14:55

Dua Bulan ada 4.513 Kasus ISPA, 10 Persennya Diduga Akibat Asap

PANGKALAN BUN – Dalam dua bulan terakhir temuan Infeksi Saluran…

Senin, 16 September 2019 14:51

Gedung Walet Ada Tanda Ini, Berarti Belum Bayar Pajak

PANGKALAN BUN- Badan Pendapatan Daerah bersama Satuan Polisi Pamong Praja…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*