MANAGED BY:
SENIN
26 AGUSTUS
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Jumat, 05 Juli 2019 14:50
ASTAGA..!!! Sopir Kecelakaan Maut Ini Ngaku Peroleh SIM dari "Nembak"
SIDANG LAKA LANTAS ; Terdakwa laka lantas Mukhamad Ihsan Arif saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Nanga Bulik, Rabu (3/7) dalam sidang itu ia juga mengakui bahwa SIM B1 yang dimilikinya didapat dengan jalan pintas (nembak)(RIA MEKAR/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO, NANGA BULIK – Terdakwa kasus kecelakaan maut pada 9 April lalu yang menewaskan seorang guru saat akan berangkat mengajar di Jalan Trans Kalimantan kilometer 23 memasuki sidang ketiga, Rabu (3/7). Dalam sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim, Tommy Manik, terdakwa Mukhamad Ihsan Arif bin Khoirul Anam (33) mengakui perbuatanya. Bahkan SIM B1 miliknya diakui didapat dengan cara tidak sah alias nembak.

Dalam kejadian itu mobil dump truk KH 9123 GD dikemudikannya dengan kecepatan sekitar 70 km/jam. Saat berpapasan dengan motor korban, terdakwa mengira motor didepannya itu akan berbelok ke kanan. Hingga ia justru tancap gas ke sisi kanan jalan hingga melewati marka jalan. Akibatnya tabrakan tak terelakkan, hingga menyebabkan Agus Gunawan (56), pengendara motor itu tewas.

Pantauan koran ini Ketua Majelis Hakim, Tommy Manik tampak sedikit kesal karena terdakwa seperti tidak mengerti aturan lalu lintas. Bahkan saat kejadian tidak melakukan upaya pengereman.

“Jangan bawa mobil lagi kau, bisa kami cabut SIM mu seumur hidup. Mengerem tidak mau,  nyupir tidak tau aturan. Membahayakan orang. Kau buat sim nembak, pasti tidak ikut ujian?,” cetus sang hakim.

Tanpa diduga terdakwa dengan jujur mengakui bahwa SIM B1 didapatnya dari menembak (jalur pintas) tanpa ujian di Pangkalan Bun dengan harga lebih mahal dari seharusnya.

Sementara itu Jaksa Penuntut Umumnya (JPU), Saiful Uyun Sujati, membeberkan bahwa terdakwa telah melakukan kelalaian karena mengambil jalur jalan pengendara lain, serta pada saat melihat motor, jarak masih 20 meter tapi tidak melakukan pengereman.

“Sidang akan dilanjutkan Minggu depan dengan agenda tuntutan,” terangnya. (mex/sla)

 


BACA JUGA

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:25

Menyaksikan Agustusan Anak Berkebutuhan Khusus

NANGA BULIK- Berbagi kebahagiaan dengan anak-anak berkebutuhan khusus, Relawan Peduli…

Jumat, 23 Agustus 2019 16:40

Kisah Tim Jebol Disdukcapil Tuntaskan Perekaman e-KTP

Guna memberikan pelayanan maksimal dan mempermudah masyarakat yang berkebutuhan khusus…

Jumat, 23 Agustus 2019 16:28

Gara-Gara Ini, DLH Kobar Kesal sama PLN

PANGKALAN BUN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Barat…

Kamis, 22 Agustus 2019 21:42

Kobar Batasi Waktu Operasional Kendaraan Berat

PANGKALAN BUN - Guna menjamin keselamatan, ketertiban, kelancaran, dan keamanan…

Kamis, 22 Agustus 2019 21:17

Adu Cerdas Petugas RSUD Sultan Imanuddin

PANGKALAN BUN – Para petugas di Rumah Sakit Umum Daerah…

Kamis, 22 Agustus 2019 17:09

Pembakar Lahan di Kobar Jadi Tersangka

PANGKALAN BUN – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam…

Kamis, 22 Agustus 2019 17:07

Hadehhhh..!!! Asyik Nyabu di Sungai Sekonyer, Tiga ABK Diciduk Polisi

PANGKALAN BUN - Tiga anak buah kapal (ABK) Dholpin diciduk…

Kamis, 22 Agustus 2019 17:04

Meriahnya Festival Merah Putih, Warga Padati Jalur Perlintasan

PANGKALAN BUN - Ribuan warga Kabupaten Kotawaringin Barat turun ke…

Rabu, 21 Agustus 2019 15:34

Ratusan Cakades Ikuti Pembekalan

PANGKALAN BUN - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat gelar pembekalan bagi…

Rabu, 21 Agustus 2019 15:26

Hari Pertama Wakil Rakyat Ngantor, Gedung DPRD Kok Sepi???

PANGKALAN BUN – Hari pertama masuk kerja, belum seluruh anggota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*