MANAGED BY:
SELASA
12 NOVEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Kamis, 18 Juli 2019 14:52
Kapok Enggak..!!! Warga Tangkap Penjual dan Pecandu Lem

Diserahkan Ke Satpol PP Untuk Pembinaan

ILUSTRASI.(RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN- Warga Desa Runtu, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat serahkan lima remaja pecandu lem beserta penjualnya ke Kantor Satuan Polisi Pamong Praja, Rabu (17/7). 

Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kobar Majerum Purni mengatakan, kasus ini bermula terkait temuan banyaknya anak-anak di Desa Runtu yang kecanduan menghirup aroma lem atau ngelem. Akibatnya menimbulkan keresahan para orang tua di kawasan tersebut. 

“Selasa malam, warga Desa Runtu ini menangkap basah lima remaja yang sedang ngelem. Selanjutnya lima remaja ini disuruh menunjukan penjual lem fox tersebut,” ujarnya, rabu (17/7). 

Merasa takut, kelima remaja ini menunjuk rumah Risa (40) yang juga warga Desa Runtu. Warga yang sudah kesal langsung mendatangi rumah dan mendapati beberapa kaleng lem dan obat batuk merek Mixadin. 

“Akhirnya warga membawa Risa dan lima remaja ke kantor Satpol PP dan Damkar. Termasuk orang tua lima remaja juga ikut mengantar anaknya,” kata Majerum Purni. 

Padahal, kata Majerum, empat dari lima remaja itu masih berstatus sebagai pelajar sedangkan satu remaja putus sekolah. “Kelima remaja ini sering membeli lem dari tempat Risa,” tegasnya.  

Sementara itu Risa sendiri tidak mengakui menjual lem kepada anak-anak. Dirinya menjual lem untuk keperluan pertukangan warga. Mengingat saat ini masih banyak warga Desa Runtu yang membuat kelotok.  

“Namun warga Desa Runtu tidak percaya atas hal tersebut. Karena ada bukti dan saksi dari lima remaja yang sudah sering membeli lem dari tempatnya,” ujarnya.  

Untuk saat ini, kelima remaja akan menjalani pembinaan. Kemudian mereka diminta untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi. “Jika tertangkap lagi karena ngelem, maka pihaknya tidak segan untuk membina dengan cara dikurung di kantor Satpol PP,” tegasnya.  

Sementara untuk Risa sampai saat ini masih dimintai keterangan terkait tindakannya menjual lem dan obat batuk kepada anak-anak itu. 

“Untuk sanksinya bakal kita simpulkan dari hasil keterangan Risa. Jika ada indikasi sengaja menjual lem kepada anak-anak dibawah umur, ini melanggar Perda Tentang Ketertiban Masyarakat Umum dan saksinya Tipiring,” pungkasnya. (rin/sla) 

 


BACA JUGA

Senin, 11 November 2019 17:34

Makam Dua Warga Mendawai Ini Dibongkar

PANGKALAN BUN- Polres Kotawaringin Barat bongkar makam Subandrio dan Irwansyah…

Senin, 11 November 2019 17:31

Perempuan Setengah Baya Tewas Bersimbah Darah Tanpa Busana

PANGKALAN BUN – Seorang perempuan setengah baya ditemukan tewas bersimbah…

Sabtu, 09 November 2019 11:44

Air Sungai Arut Surut Kerek Harga Ikan

PANGKALAN BUN - Turunnya debit air di Sungai Arut, Kabupaten…

Jumat, 08 November 2019 15:17

Mayat di Tanjung Puting Dipastikan Sebagai Nelayan Mendawai

PANGKALAN BUN - Penemuan mayat di perairan Tanjung Puting, Desa…

Jumat, 08 November 2019 14:54

Ribuan Botol Madu Klanceng Disita

PANGKALAN BUN- Loka POM Kotawaringin Barat sita ratusan ribu botol…

Jumat, 08 November 2019 14:48

Kabut Masih Selimuti Kolam

KOTAWARINGIN LAMA – Kabut pekat campuran asap dan embun kembali selimuti…

Rabu, 06 November 2019 15:17

Tambal Sulam Jembatan Bikin Mubazir

PANGKALAN BUN - Puluhan juta dihabiskan untuk tambal sulam jembatan…

Rabu, 06 November 2019 15:13

Gedung SMP Ludes Terbakar

PANGKALAN BANTENG – Kebakaran hebat terjadi di Desa Mulya Jadi,…

Selasa, 05 November 2019 08:09

Breaking News! SMP 4 Pangkalan Banteng Terbakar

PANGKALAN BANTENG - SMP Negeri 4 Pangkalan Banteng terbakar, tiga…

Senin, 04 November 2019 14:17

Ribuan Warga Ikut Pekan Peduli Orangutan

PANGKALAN BUN – Ribuan warga Pangkalan Bun turun ke jalan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*