MANAGED BY:
KAMIS
24 SEPTEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Jumat, 19 Juli 2019 14:09
WOW..!!! Perempuan Dominasi Gugat Cerai, Pelakor Salah Satu Biang Keroknya
ILUSTRASI.(NET)

PROKAL.CO,

PANGKALAN BUN – Kaum perempuan di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, mendominasi gugatan cerai di Pengadilan Agama Pangkalan Bun. Jumlah kasusnya mencapai mencapai 482 gugatan. Faktor ekonomi dan masuknya orang ketiga atau pelakor menjadi salah satu penyebab cukup tinggi.

Berdasarkan catatan Pengadilan Agama Kelas I B Pangkalan Bun, ada sekitar 482 perkara yang masuk pada 2019. Dari jumlah itu, 409 diantaranya merupakan perkara cerai beserta hak waris dan harta bersama dan sudah tertangani. Sedangkan untuk perkara yang masuk dalam permohonan sebanyak 73 kasus.

Humas Pengadilan Agama Pangkalan Bun, Ahmad Zuhri mengatakan bahwa tren gugatan cerai yang yang ada di Kobar didominasi oleh faktor ekonomi dan orang ketiga. Perkara cerai gugat adalah perkara yang diajukan dari pihak istri kemudian ada perkara cerai talak yang diajukan dari pihak suami. Kobar sendiri di dominasi perkara yang diajukan dari pihak istri.

“Ketika dia tidak dinafkahi, tak mendapat tanggung jawab, banyak istri yang diterlantarkan, kemudian diberi nafkah tapi masih kurang. Kemudian kami tanyakan apakah suaminya tidak memberi nafkah atau dia memberi saja tapi istrinya merasa kurang,” kata Ahmad saat berbincang dengan Radar Pangkalan Bun di Kantor Pengadilan Agama, Kamis (18/7).

Dari analisis PA Pangkalan Bun, faktor yang mempengaruhi tingkat gugatan cerai yang diajukan pihak istri di Kotawaringin Barat meningkat disebabkan karena faktor ekonomi. Sehingga sekarang tumbuh kesadaran perempuan pada akses pengadilan. Dulu, menurutnya banyak perempuan yang disia-siakan tapi hanya diam dan sekarang lebih sadar.

“Sebelum di proses, kami sebelumnya melakukan mediasi terlebih dahulu, kita tanyakan apa penyebabnya. Lalu dijelaskan, kebanyakan memang ada yang sudah dinafkahi, namun kurang. Contohnya penghasilan suami hanya Rp 2 juta, tapi istri ingin Rp 3 juta, artinya kan suami memberi tapi istri merasa tidak cukup,” jelasnya.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 16:02

Heboh Saling Klaim Survei, Ini Komentar Ketua PDI Perjuangan Kotim

SAMPIT – Hasil survei bakal calon kepala daerah dinilai bukan…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:27

Desa Runtu Diteror Buaya, Satu Warga Terluka

PANGKALAN BUN – Kemunculan buaya di Kabupaten Kobar mulai merambah…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:23

TGC Simulasikan Penanganan Suspect Virus Corona

PANGKALAN BUN - Tim Gerak Cepat (TGC) yang terdiri dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:20

Masuk Kandang Ayam, Ular Piton Gegerkan Warga

PANGKALAN BUN - Regu III PHL Animal Rescue Pemadam Kebakaran…

Jumat, 31 Januari 2020 17:02

ASN Dilarang Keluyuran Saat Jam Kerja

NANGA BULIK – Satpol PP Lamandau awasi ketat para Aparatur…

Jumat, 31 Januari 2020 16:38

Nekat..!!! Sekdes Ini Jinakkan King Kobra yang Masuki Kawasan Kantornya

PANGKALAN BUN - Sekretaris Desa Rangda, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten…

Jumat, 31 Januari 2020 11:39

Angkutan Perintis Resmi Beroperasi, Pangkalan Bun – Arutara Semakin Terbuka

PANGKALAN BUN -  Masyarakat Kecamatan Arut Utara (Arutara) Kabupaten Kotawaringin…

Kamis, 30 Januari 2020 21:26

Ditinggal Kerja, Satu Rumah Di Desa Bayat Jadi Arang

NANGA BULIK- Satu rumah milik warga Desa Bayat, Kecamatan Belantikan…

Kamis, 30 Januari 2020 21:11

Data Pemilih Pilgub Kalteng Wajib Jadi Perhatian

PANGKALAN BUN -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat…

Kamis, 30 Januari 2020 14:47

Pundak Ditepuk, Uang Pedagang Telur Melayang

PANGKALAN BUN - Nasib sial dialami oleh Ibu Rian (40),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers