MANAGED BY:
SELASA
17 SEPTEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Selasa, 13 Agustus 2019 09:41
Antisipasi Dampak Kabut Asap , Jam Masuk Sekolah Perlu Evaluasi
TAK SEHAT : Pelajar di Kota Sampit ketika berangkat sekolah dan mengenakan masker, untuk mengantisipasi udara tidak sehat dari kabut asap sisa kebakaran lahan.(DOK.USAY NOR RAHMAD/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT— Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi meminta Dinas Pendidikan (Disdik) segara melakukan evaluasi jam masuk sekolah bagi pelajar. Salah satunya menunda jam masuk sekolah, dan ditambahkan pada jam pulang sekolah. Hal ini sebagai antisipasi memburuknya kualitas udara, akibat kabut asap sisa kebakaran lahan.

Dicontohkannya,  jadwal masuk sekolah jam 06.00 WIB bisa ditunda jadi jam 08.00 WIB. Dan  dua jam penundaan masuk sekolah itu dapat ditambahkan pada jam pulang sekolah, sebagai kompensasi.

 ”Hal ini tentunya tidak mengurangi jam sekolah yang diharuskan, sebab ada kompensasi penambahan jam pulang sekolah, sehingga jam pelajaran tetap seperti biasa,”tegas Supian Hadi.

Kemudian lanjutnya, Disdik dan pihak sekolah agar melakukan koordinasi terhadap hal ini, sebab kondisi kabut asap saat ini sudah kian mengganggu aktivitas dan berbahaya untuk kesehatan. Diharapkannya pula harus ada upaya penanggulangan, agar para pelajar terutama anak-anak, tidak terdampak kesehatannya akibat kabut asap.

Terpisah, Plh Kadisdik Kotim Fahrujiansyah mengatakan, pihaknya sudah melakukan rapat dengan perwakilan sekolah di wilayah Kecamatan Bamaang dan Mentawa Baru Ketapang terkait jam masuk sekolah. Pihaknya juga sudah meminta pihak sekolah agar mengurangi aktivitas di luar ruangan, seperti upacara, olah raga, dan senam pagi.

”Sementara ini hanya dilakukan pengurangan aktivitas. Namun sudah disampaikan juga jika kondisi asap semkain parah, maka sekolah harus mengambil kebijakan langsung untuk penundaan jam masuk sekolah. Surat edaran sudah kami sampaikan, dan pihak sekolah sudah diminta untuk mengambil kebijkan langsung, jika kondisi asap semakin parah,” terangnya.

Apabila kondisi sudah kembali normal, lanjutnya, surat edaran itu tidak berlaku lagi. Murid juga diimbau menggunakan masker saat berangkat sekolah. Sebab, pada pagi hari kabut asap cukup tebal, sehingga dapat berdampak untuk kesehatan mereka. (dc/gus)       

 

 

 


BACA JUGA

Selasa, 17 September 2019 16:52

Kembali Duduk di DPRD, Darmawati Asri Gelar Syukuran

SAMPIT- Terpilihnya kembali Hj Darmawati Asri,  sebagai anggota Dewan Perwakilan…

Selasa, 17 September 2019 15:18

Antisipasi ISPA Akibat Kabut Asap

  PALANGKA RAYA – Kabut asap yang semakin tebal beberapa…

Selasa, 17 September 2019 15:06

Ratusan Sopir Dump Truk Kembali Protes

SAMPIT – Ratusan sopir dump truk dari berbagai penjuru Kabupaten…

Selasa, 17 September 2019 14:59

Ya Tuhan..!!! Batita Hilang Ditelan Sungai Cempaga

SAMPIT – Seorang balita, Nuwel (2), diduga tenggelam di Sungai…

Selasa, 17 September 2019 09:43

Tingkatkan Peran Masyarakat Awasi Pemilu

KUALA PEMBUANG - Bupati Kabupaten Seruyan Yulhaidir me-launching Bawaslu Seruyan…

Selasa, 17 September 2019 09:41

DPRD Seruyan Dukung Wacana Pengembangan Pantai Sendurian

KUALA PEMBUANG - Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan…

Selasa, 17 September 2019 09:36

MTQ Kopri Lombakan Lima Cabang

SAMPIT-- Kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Korps Pegawai Republik Indonesia…

Senin, 16 September 2019 10:44

Kebijakan Libur Sekolah Berlaku Se-Kotim

SAMPIT- Kebijakan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)meliburkan sekolah selama sepekan…

Sabtu, 14 September 2019 16:10

Petinggi Demokrat Ambil Formulir PDIP

PALANGKA RAYA – Dua petinggi dari DPD Partai Demokrat Provinsi…

Sabtu, 14 September 2019 10:38

Radar Sampit Bagikan 2.500 Masker

SAMPIT – Kabut asap menyelimuti Kota Sampit, namun masih banyak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*