MANAGED BY:
KAMIS
06 AGUSTUS
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Selasa, 17 September 2019 15:15
CUMA MODAL SEMANGAT..!! Personel Pas-pasan, Satgas Keteteran Padamkan Karhutla
KERJA KERAS : Anggota Satgas Karhutla Kobar saat berjibaku memadamkan kebakaran lahan di kawasan Sungai Tatas, Pangkalan Bun.(IST/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO,

PANGKALAN BUN - Keterbatasan jumlah personil membuat Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) keteteran saat menjalankan tugasnya. Banyaknya lokasi Karhutla juga memecah konsentrasi serta pembagian tim pemadam di lapangan. Akibatnya, terjadi kekacauan dalam penataan koordinasi antar tim itu sendiri dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Menurut Kepala Seksi Logistik BPBD Kobar, Martogi Siahalan secara keseluruhan jumlah Satgas Karhutla yang terdiri dari unsur BPBD Kobar, Satpol PP dan Damkar, Manggala Agni, TNI - Polri, dan Tagana tidak kurang dari 350 personil.

“Jumlah personil kita terbatas, tentu mengakibatkan kurang maksimalnya penanganan karhutla. Apalagi kebakaran dalam skala yang besar membuat tim yang berada di lapangan tidak bisa maksimal melakukan pemadaman. Belum lagi dengan kendala - kendala yang lain seperti sulitnya akses menuju titik api, hingga masalah ketiadaan sumber air,” kata Martogi.

Hal itu juga diperparah dengan kurangnya koordinasi antar tim dari masing - masing unsur. Misalnya, saat ada laporan kebakaran yang masuk, tim siapa yang akan melakukan penanganan tidak terpantau. Seharusnya dari masing - masing unsur berkoordinasi dengan BPBD untuk menentukan tim satgas dari unsur mana yang melakukan penanganan di titik tersebut, dan siapa yang bertanggung jawab di lapangan.

Persoalan koordinasi inilah yang kedepannya harus dievaluasi. Jngan sampai setiap ada laporan masuk, masing - masing unsur tanpa komando menuju sasaran. Dengan manajemen kerja yang terukur maka penanganan karhutla diharapkan bisa lebih maksimal.

“Seharusnya petugas lapangan kumpul di posko BPBD sebagai penanggung jawab di lapangan, dan setiap tim yang menerima laporan darurat karhutla harus dikoordinasikan ke kantor BPBD supaya ada pembagian tugas di lapangan,” tandasnya.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 16:02

Heboh Saling Klaim Survei, Ini Komentar Ketua PDI Perjuangan Kotim

SAMPIT – Hasil survei bakal calon kepala daerah dinilai bukan…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:27

Desa Runtu Diteror Buaya, Satu Warga Terluka

PANGKALAN BUN – Kemunculan buaya di Kabupaten Kobar mulai merambah…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:23

TGC Simulasikan Penanganan Suspect Virus Corona

PANGKALAN BUN - Tim Gerak Cepat (TGC) yang terdiri dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:20

Masuk Kandang Ayam, Ular Piton Gegerkan Warga

PANGKALAN BUN - Regu III PHL Animal Rescue Pemadam Kebakaran…

Jumat, 31 Januari 2020 17:02

ASN Dilarang Keluyuran Saat Jam Kerja

NANGA BULIK – Satpol PP Lamandau awasi ketat para Aparatur…

Jumat, 31 Januari 2020 16:38

Nekat..!!! Sekdes Ini Jinakkan King Kobra yang Masuki Kawasan Kantornya

PANGKALAN BUN - Sekretaris Desa Rangda, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten…

Jumat, 31 Januari 2020 11:39

Angkutan Perintis Resmi Beroperasi, Pangkalan Bun – Arutara Semakin Terbuka

PANGKALAN BUN -  Masyarakat Kecamatan Arut Utara (Arutara) Kabupaten Kotawaringin…

Kamis, 30 Januari 2020 21:26

Ditinggal Kerja, Satu Rumah Di Desa Bayat Jadi Arang

NANGA BULIK- Satu rumah milik warga Desa Bayat, Kecamatan Belantikan…

Kamis, 30 Januari 2020 21:11

Data Pemilih Pilgub Kalteng Wajib Jadi Perhatian

PANGKALAN BUN -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat…

Kamis, 30 Januari 2020 14:47

Pundak Ditepuk, Uang Pedagang Telur Melayang

PANGKALAN BUN - Nasib sial dialami oleh Ibu Rian (40),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers