MANAGED BY:
JUMAT
21 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Rabu, 09 Oktober 2019 10:16
Rahidin Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua KTNA
Pengukuhan Pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Kotawaringin Timur Periode 2019 – 2024.(YUNI/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT - Kepengurusan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Kotawaringin Timur    (Kotim) periode 2019-2024 secara sah telah dikukuhkan sesuai dengan hasil keputusan Rembug Paripurna KTNA Kabupaten Kotim, Selasa (8/10). Rahidin terpilih secara aklamasi sebagai ketua Kelompok KTNA Kabupaten Kotim.

Pengukuhan pengurus dilakukan langsung oleh Ketua KTNA Provinsi Kalimantan Tengah Sugianoor. Acara ini juga dihadiri Sekretaris KTNA Provinsi Budi Cahyono, perwakilan dari Dinas Pertanian Kotim, dan semua pengurus KTNA Kabupaten Kotim. 

Pengurus KTNA terdiri dari komunitas petani dan nelayan yang terpilih untuk mewakili daerah yang memiliki kualifikasi dan kompotensi di bidangnya masing–masing. Mereka juga memiliki karakter pioner dalam pembangunan ekonomi di bidang agribisnis.

Ketua KTNA Provinsi Kalimantan Tengah Sugianoor mengatakan, KTNA diharapkan bisa lebih berperan penting untuk mendorong kelompok-kelompok tani agar mampu lebih berdaya saing.  Kelembagaan KTNA sebagai mitra pemerintah daerah, khususnya dinas pertanian. 

Dirinya berharap Rembug KTNA yang dihadiri oleh pengurus di tingkat kabupaten dan kecamatan ini dapat merumuskan dan memberi masukan kepada Dinas Pertanian Kabupaten Kotawaringin Timur.

“Tujuan dari kegiatan ini sendiri supaya para petani di Kotim lebih bersinergi sehingga kesejahteraan para petani bisa lebih meningkat,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Kelompok KTNA Kabupaten Kotim Rahidin mengucapkan terima kasih atas terpilinya sebagai ketua. Dia berharap bisa menjalankan program yang telah ada jauh lebih baik lagi.

”Rapat kerja ini sangat penting untuk mendongkrak daya beli para petani yang ada di Kotim, kita kan menyusun program-program kerja bagaimana agar meningkatkan kesejahteraan para petani,” ujarnya.

Dalam rapat ini diharapkan semuanya bisa bersinergi mencari solusi mendongkrak produksi pertanian, berinovasi, dan memasarkan produk dengan harga yang layak.

“Meskipun sempat mengalami kemarau dan petani sangat berdampak, mudah-mudahan di bulan Oktober –Maret yang masuk masa tanam, kondisinya akan jauh lebih baik,” tuturnya.  (yn/yit)

 


BACA JUGA

Kamis, 20 Februari 2020 11:47

Warga Pedalaman Pilih Belanja ke Kalbar

KUALA PEMBUANG – Guna mengetahui secara langsung kondisi infrastruktur jalan…

Kamis, 20 Februari 2020 11:34

Potensi Wisata Perlu Dikembangkan

KUALA PEMBUANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan mendorong…

Kamis, 20 Februari 2020 11:13

Kades Diingatkan Aktif Mendata Warga

 KUALA PEMBUANG - Bupati Seruyan Yulhaidir terus mengingatkan para kepala…

Rabu, 19 Februari 2020 11:19

Manfaatkan CSR, Bantu Pendidikan

KUALA PEMBUANG - Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan…

Rabu, 19 Februari 2020 11:15

Minim Sarana, Penanganan Kurang Maksimal

KUALA PEMBUANG - Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan…

Rabu, 19 Februari 2020 11:11

Warga Lanpasa Dapat Kartu Seruyan Sehat

KUALA PEMBUANG - Pemerintah Kabupaten Seruyan terus memperhatikan masyarakat, baik…

Rabu, 19 Februari 2020 10:42

Kebakaran di Mura Akibat Korsleting Listrik

PURUK CAHU - Penyebab kebakaran yang menimpa tujuh rumah penduduk…

Rabu, 19 Februari 2020 10:38

DPRD Siapkan Pansus Eks Plasma PTPN XIII

PANGKALAN BANTENG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  (DPRD) Kobar rencanakan…

Selasa, 18 Februari 2020 10:50

Dewan Dukung Satpol PP Razia ASN

KUALA PEMBUANG - Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan…

Selasa, 18 Februari 2020 10:46

Keluyuran di Jam Kerja, ASN Terjaring Razia

KUALA PEMBUANG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers