MANAGED BY:
RABU
20 NOVEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Sabtu, 02 November 2019 15:15
Sedimentasi dan Sampah Jadi Biang Banjir
CEGAH BANJIR:Sedimentasi perkecil jalur aliran air di darinase. Guna mengantisipasi banjir drainase di RT 14, Kelurahan Raja dibersihkan.(SULISTYO/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN - Penumpukan sampah dan sedimentasi menjadi biang terjadinya banjir di sejumlah jalan protokol di Kota Pangkalan Bun. Diantaranya Jalan Pangeran Antasari, Pra Kusuma Yudha, Gang Ramania, dan Jalan Diponegoro.

Diduga drainase di sepanjang ruas jalan tersebut sudah bertahun - tahun tidak pernah dibersihkan. Akibatnya setiap musim hujan aliran air jadi terhambat dan meluap hingga ke jalan raya bahkan ke permukiman warga.

Lurah Raja, Kecamatan Arut Selatan, Rangga Lesmana mengatakan bahwa sudah jauh - jauh hari mengantisipasi banjir yang menjadi langganan di kawasan tersebut.

Menurutnya saat proses pembersihan drainase, diketahuia bahwa sedimentasi dan tumpukan sampah menjadi penghambat aliran air saat turun hujan. Sampah - sampah tersebut diduga akibat ulah oknum masyarakat yang membuang sampah tidak pada tempatnya.

“Sepanjang jalur Pangeran Antasari, Pra Kusuma Yudha dari bundaran Adipura sampai Indra Kencana, RT 14 dan 15 belakang Columbus, RT 17 Gang Ramania, dan Jalan Diponegoro, dan hasilnya darinase berisi tumpukan sampah dan pasir,” ujarnya.

Ia mengungkapkan ada beberapa titik drainase yang sulit ditangani, terutama di komplek Pasar Indra Kencana. Hal itu terjadi karena drainase yang berada di jalur tersebut sudah dipermanenkan menjadi satu dengan halaman tempat usaha. Sehingga untuk membersihkannya harus dilakukan pembongkaran.

Namun, setelah dilakukan koordinasi dengan pelaku usaha tersebut, mereka bersedia untuk membuat lubang di atasnya guna mempermudah pembersihan.

Ia berharap agar masyarakat dapat merubah perilaku membuang sampah sembarangan, dan bersama - sama menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak menjadikan saluran drainase sebagai tempat sampah.

“Ini komitmen bersama, karena yang merasakan akibat banjirnya ya pengusaha itu sendiri, solusinya membuat lubang di atas drainase tersebut,” pungkasnya. (tyo/sla)

 


BACA JUGA

Selasa, 19 November 2019 16:45

Diduga karena Kesalahan Ini, Kelotok Wisata Tenggelam

PANGKALAN BUN – Modifikasi konstruksi kelotok wisata Rimba Princess milik…

Selasa, 19 November 2019 10:08

PSHT Buka Latihan di Pasir Panjang

PANGKALAN BUN - Untuk mendukung program desa bebas pornografi terhadap…

Senin, 18 November 2019 14:36

Larangan Bakar Susutkan Lahan Pertanian

PANGKALAN BUN – Larangan membakar untuk membuka lahan pertanian tanaman…

Senin, 18 November 2019 14:33

INNALILLAH..!!! Kelotok Wisata Tenggelam Diterjang Gelombang

 PANGKALAN BUN - Kelotok wisata Rimba Princess milik Eco Safari…

Sabtu, 16 November 2019 12:01

PT Korintiga Hutani Gelar Sunatan Massal Gratis

PANGKALAN BUN - Sebagai bentuk kepedulian sosial dan melaksanakan aspirasi…

Sabtu, 16 November 2019 10:55

Pecah Ban , Mobil Seruduk Mobil Parkir

PANGKALAN BUN - Kecelakaan kembali terjadi di Jalan Iskandar, tepatnya…

Sabtu, 16 November 2019 10:24

SMP Astra Agro Sekolah Sehat Berkarakter Tingkat Nasional

PANGKALAN BUN - SMP Astra Agro Lestari ditetapkan sebagai Juara…

Jumat, 15 November 2019 11:34

Karyawan PT SAL Terkena Ledakan Tabung Oksigen

NANGA BULIK - Apes dialami seorang karyawan PT Sumber Adinusa…

Jumat, 15 November 2019 11:32

Polres Kobar Perketat Penjagaan

PANGKALAN BUN - Polres Kobar terapkan pengamanan satu pintu. Hal…

Jumat, 15 November 2019 11:30

Penghuni Tembaga Indah Enggan Pindah

PANGKALAN BUN – Para penghuni pasar sementara Tembaga Indah, Kelurahan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*