MANAGED BY:
MINGGU
05 JULI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Jumat, 08 November 2019 14:54
Ribuan Botol Madu Klanceng Disita
TANGKAPAN BESAR : Ratusan ribu botol jamu Madu Klanceng tidak memiliki izin Edar disita Loka POM Kobar, Rabu (6/11).(LOKA POM KOBAR/RADAR PANGKALAN BUN )

PROKAL.CO,

PANGKALAN BUN- Loka POM Kotawaringin Barat sita ratusan ribu botol jamu Madu Klanceng. Jumlah kemasan jamu yang tidak memiliki izin edar itu mencapai 109 botol siap edar. Jamu itu berasal dari Semarang dan digerebek petugas usai keluar dari pelabuhan Panglima Utar Kumai, Rabu (6/11). Kini kasus itu masih dalam pengembangan Loka POM Kobar. 

Kepala Loka POM Kobar Kodon Tarigan mengatakan, berdasarkan informasi dari masyarakat diketahui bahwa di Kobar ini masih ada penjual jamu Madu Klanceng. Selama ini pihaknya terus memantau peredaran jamu Madu Klanceng tersebut.

“Setelah keluar dari pelabuhan kita terus ikuti sampai Jalan Pasanah di Pangkalan Bun. Disitu ada toko yang menjual makanan dan minuman serta jamu Madu Klanceng," kata Kodon Tarigan.

Untuk menyimpan jamu Madu Klanceng, Madu Tawon ini disembunyikan di sebuah barak yang tidak jauh dari toko tersebut. “Akhirnya saat kita geledah, kita dapati ada 109 ribu botol jamu Madu Klanceng dan Madu Tawon. Jika dirupiahkan mencapai Rp 500 juta lebih,” jelasnya. 

Ratusan ribu botol jamu yang masih terkemas rapi dalam kardus itu langsung disita. “Saat ini jamu tersebut kami amankan di gudang Loka POM Kobar. Kasus ini juga masih kita kembangkan,” jelasnya. 

Sementara itu pemilik barang tersebut sudah dimintai keterangan dan selanjutnya akan diproses secara hukum karena jumlahnya cukup fantastis.  

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 16:02

Heboh Saling Klaim Survei, Ini Komentar Ketua PDI Perjuangan Kotim

SAMPIT – Hasil survei bakal calon kepala daerah dinilai bukan…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:27

Desa Runtu Diteror Buaya, Satu Warga Terluka

PANGKALAN BUN – Kemunculan buaya di Kabupaten Kobar mulai merambah…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:23

TGC Simulasikan Penanganan Suspect Virus Corona

PANGKALAN BUN - Tim Gerak Cepat (TGC) yang terdiri dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:20

Masuk Kandang Ayam, Ular Piton Gegerkan Warga

PANGKALAN BUN - Regu III PHL Animal Rescue Pemadam Kebakaran…

Jumat, 31 Januari 2020 17:02

ASN Dilarang Keluyuran Saat Jam Kerja

NANGA BULIK – Satpol PP Lamandau awasi ketat para Aparatur…

Jumat, 31 Januari 2020 16:38

Nekat..!!! Sekdes Ini Jinakkan King Kobra yang Masuki Kawasan Kantornya

PANGKALAN BUN - Sekretaris Desa Rangda, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten…

Jumat, 31 Januari 2020 11:39

Angkutan Perintis Resmi Beroperasi, Pangkalan Bun – Arutara Semakin Terbuka

PANGKALAN BUN -  Masyarakat Kecamatan Arut Utara (Arutara) Kabupaten Kotawaringin…

Kamis, 30 Januari 2020 21:26

Ditinggal Kerja, Satu Rumah Di Desa Bayat Jadi Arang

NANGA BULIK- Satu rumah milik warga Desa Bayat, Kecamatan Belantikan…

Kamis, 30 Januari 2020 21:11

Data Pemilih Pilgub Kalteng Wajib Jadi Perhatian

PANGKALAN BUN -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat…

Kamis, 30 Januari 2020 14:47

Pundak Ditepuk, Uang Pedagang Telur Melayang

PANGKALAN BUN - Nasib sial dialami oleh Ibu Rian (40),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers