SAMPIT – Warga Jalan DI Panjaitan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, gempar oleh perkelahian dua pria, Rabu (2/3) sore sekitar pukul 16.35 WIB. Seorang di antaranya mengalami luka, dan sempat disandera berkeliling kampung oleh pelaku.
”Kami juga tidak tahu sebabnya, ada dua orang, yang satu sudah luka-luka, sementara yang satu menyeret sambil membawa parang,” ungkap Mahfuz Al Amin, warga sekitar.
Warga sekitar yang melihat kejadian ini pun tak berani melerai. Mereka ketakutan karena pelaku membawa senjata tajam.
Tak berapa lama, untung salah seorang warga ada yang memberanikan diri merebut senjata tajam. Setelah senjata direbut, pelaku pun kabur.
Informasi yang dihimpun koran ini, korban yang mengalami luka adalah Edi (40), warga Jalan Tjilik Riwut, Sampit. Sementara lawannya berkelahinya adalah Agus Wahyudi, mantan suami siri dari istri sirinya Linda Dewi (30), yang tinggal di sebuah barak di Gang Tunas Muda, Jalan DI Panjaitan.
Kapolres Kotim AKBP Hendra Wirawan melalui Kapolsek Ketapang AKP Rio Alexander Panelewen mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap korban dan saksi. Sementara pelaku masih dalam pengejaran.
”Dugaan sementara latar belakangnya adalah asmara. Pelaku (Agus) cemburu mantan istri sirinya nikah siri dengan korban (Edi),” kata Rio.
Saat polisi sampai ke lokasi kejadian, pelaku sudah kabur. Sementara korban dilarikan petugas ke rumah sakit, karena mengalami luka cukup serius. Polisi juga telah mengamankan barang bukti, sepucuk senjata tajam jenis parang. (oes/dwi)