MANAGED BY:
RABU
08 APRIL
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Kamis, 30 Januari 2020 14:41
Enam Karyawati di Pangkalan Bun Dilarikan ke RSUD

Mendadak Lemas, Diduga Keracunan Asap Genset

KERACUNAN : Salah seorang karyawati saat mendapatkan penanganan medis di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, enam karyawati ini diduga keracunan akibat menghirup gas CO dari mesin genset, Selasa (29/1) pukul 13.00 WIB (ISTIMEWA/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN - Enam orang karyawati salah satu perusahaan swasta yang beroperasi di Jalan HM Rafi'i Pangkalan Bun dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, Selasa (29/1) pukul 13.00 WIB. Mereka harus mendapat perawatan intensif karena keracunan akibat menghirup gas karbon monoksida (CO) dari genset milik kantor tersebut.

Insiden keracunan yang menimpa MIS (42), NA (23), SU (29), IN (24), HO (26) dan YO (32) itu terjadi saat PLN melakukan pemadaman aliran listrik di sejumlah wilayah di Kota Pangkalan Bun. Selang beberapa saat, salah satu karyawan kemudian menghidupkan mesin genset yang letaknya di belakang kantor.

Setelah genset hidup beberapa waktu, para karyawan yang berada di dalam ruang kantor mengeluhkan pusing, batuk, dan nafas sesak. Karena takut terjadi hal - hal yang tidak diinginkan, salah satu karyawan segera mematikan genset tersebut dan melarikan enam rekannya ke IGD RSUD Sultan Imanuddin, Pangkalan Bun.

Kasi Pelayanan Rawat Inap, RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, Aimandinata saat dikonfirmasi membenarkan dugaan keracunan yang dialami enam karyawati karena menghirup asap genset tersebut.

“Tadi pukul 13.00 WIB ada enam karyawati yang dilarikan ke IGD RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun karena terhirup asap dari genset, dengan keluhan pusing, sesak nafas, dan batuk,” terangnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan hingga saat ini kondisi enam karyawati tersebut dalam keadaan baik, dan pihak RSUD SI sudah melakukan penanganan. Mereka menjalani observasi selama dua atau tiga jam.

Menurutnya bila tidak ditemukan masalah pada kondisi kesehatan enam karyawati tersebut, maka mereka diperbolehkan untuk pulang ke rumah masing - masing.

“Untuk penanganan sementara ini kita berikan oksigen saja, dan dua atau tiga jam setelah diobeservasi di rumah sakit kita perbolehkan pulang,” pungkasnya (tyo/sla)

 

 


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 16:02

Heboh Saling Klaim Survei, Ini Komentar Ketua PDI Perjuangan Kotim

SAMPIT – Hasil survei bakal calon kepala daerah dinilai bukan…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:27

Desa Runtu Diteror Buaya, Satu Warga Terluka

PANGKALAN BUN – Kemunculan buaya di Kabupaten Kobar mulai merambah…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:23

TGC Simulasikan Penanganan Suspect Virus Corona

PANGKALAN BUN - Tim Gerak Cepat (TGC) yang terdiri dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:20

Masuk Kandang Ayam, Ular Piton Gegerkan Warga

PANGKALAN BUN - Regu III PHL Animal Rescue Pemadam Kebakaran…

Jumat, 31 Januari 2020 17:02

ASN Dilarang Keluyuran Saat Jam Kerja

NANGA BULIK – Satpol PP Lamandau awasi ketat para Aparatur…

Jumat, 31 Januari 2020 16:38

Nekat..!!! Sekdes Ini Jinakkan King Kobra yang Masuki Kawasan Kantornya

PANGKALAN BUN - Sekretaris Desa Rangda, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten…

Jumat, 31 Januari 2020 11:39

Angkutan Perintis Resmi Beroperasi, Pangkalan Bun – Arutara Semakin Terbuka

PANGKALAN BUN -  Masyarakat Kecamatan Arut Utara (Arutara) Kabupaten Kotawaringin…

Kamis, 30 Januari 2020 21:26

Ditinggal Kerja, Satu Rumah Di Desa Bayat Jadi Arang

NANGA BULIK- Satu rumah milik warga Desa Bayat, Kecamatan Belantikan…

Kamis, 30 Januari 2020 21:11

Data Pemilih Pilgub Kalteng Wajib Jadi Perhatian

PANGKALAN BUN -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat…

Kamis, 30 Januari 2020 14:47

Pundak Ditepuk, Uang Pedagang Telur Melayang

PANGKALAN BUN - Nasib sial dialami oleh Ibu Rian (40),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers