MANAGED BY:
RABU
08 APRIL
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Jumat, 07 Februari 2020 14:14
Corona Dongkrak Harga Bawang Putih di Sampit
PEDAGANG: Salah seorang pedagang yang menjual beragam kebutuhan bahan pokok di Pasar Tradisional Sampit, Jalan MT Haryono, Rabu (5/2).(HENY/ RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Ancaman wabah virus corona berimbas terhadap kenaikan harga kebutuhan bahan pokok khususnya produk impor seperti bawang putih.  

“Harga bawang putih memang naik. Dengar informasi dari distributor karena dampak virus corona sehingga barang impor terhambat masuk ke Indonesia,” ujar pedagang di Pasar Subuh Sampit, Zuriyah, Rabu (5/2).

Akibat kenaikan harga bawang putih, Zuriyah mengaku tak berani memasok barang untuk dijual kembali. “Saat ini lagi kosong enggak berani memasok banyak,” ujarnyanya.

Kenaikan harga bawang putih sudah terjadi sejak sepekan lalu. Jika sebelumnya harga bawang putih dibanderol dikisaran harga Rp 25-30 ribu naik menjadi Rp 45 ribu per kilogram.

“Sebelumnya saya masih jual Rp 28 ribu per kg lalu naik menjadi Rp 45 ribu. Sekarang naik lagi di kisaran harga Rp 55-60 ribu per kilogram,” ujarnya.

Demikian pula dengan harga bawang merah juga mengalami kenaikan. Meskipun kenaikan tak begitu siginifikan namun penjualan juga terjadi penyurutan.

“Bawang merah naik juga. Eceran saya jual Rp 30 ribu per kg dan kalau untuk pembeli yang beli tak banyak diharga Rp 38 ribu per kg. Naik. Tetapi tidak begitu signifikan. Jadi, saya masih berani nyetok tetapi memang agak surut (sepi) jualan. Biasa ada yang berani beli banyak, ini hanya seperlunya saja,” ujarnya.

Kebutuhan bahan pokok seperti halnya komoditas lombok juga turut mengalami kenaikan.

“Lombok ya naik. Tetapi ini sudah lama sekitar dua minggu yang lalu naiknya. Dari harga Rp 35 ribu sekarang Rp 55 ribu hampir setara dengan harga Bawang putih,” ucap Atun pedagang lainnya.

Kenaikan harga bawang putih sontak membuat pembeli kaget saat berbelanja.

“Naik lagi kah? Bukannya beberapa har lalu masih Rp 45 ribu per kilogram?,” ucap Marsinah.

Begitu pula yang dialami Nia. Dia yang tak begitu sering singgah ke Pasar tak mengetahui perkembangan harga pasar.

“Masa naik lagi ? Saya belum ke pasar, terakhir belanja bawang putih masih di harga Rp 35 ribu,” pungkasnya. (hgn/yit)

 


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 10:11

Warga Pamalian Desak Selesaikan Jembatan

SAMPIT – Jembatan Desa Pamalian, Kecamatan Kotabesi yang dibangun sejak…

Sabtu, 01 Februari 2020 10:05

Peserta Lomba Free Fire Membeludak, Gamers Masih Punya Kesempatan

SAMPIT – Kompetisi game online Free Fire yang akan digelar…

Jumat, 31 Januari 2020 17:22

Bantah Survei Nasdem, PANTAS Klaim Teratas

SAMPIT – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Kotim…

Jumat, 31 Januari 2020 17:19

Kaca Mobil Dipecah, Rp 249 Juta Raib

SAMPIT – Warga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) patut waspada. Pasalnya,…

Jumat, 31 Januari 2020 17:09

Proyek Rumah Sakit Jadi Temuan BPK

SAMPIT – Proyek di lingkungan RSUD dr Murjani Sampit jadi…

Jumat, 31 Januari 2020 11:56

Hikmah Jumat: Jaga Lisan dan Kemaluan!

Bismillah. Jika lisan ini rusak maka akan rusak amal. Jika…

Jumat, 31 Januari 2020 10:10

Cuaca Dingin, Nikmatnya Menyantap Kembang Tahu

SAMPIT–Ingin menikmati kuliner penghangat badan di saat cuaca dingin? Kembang…

Kamis, 30 Januari 2020 17:52

Halikinnor, Rudini, dan Suprianti Kuasai Survei Calon Bupati Kotim

SAMPIT – Persaingan merebut hati rakyat dalam Pilkada Kotim 2020…

Kamis, 30 Januari 2020 16:30

Di Pondok Ini, Ayah Bejat Bunuh Anak Sekaligus Cucunya

PURUK CAHU – Perilaku biadab ayah bejat yang tega menghamili…

Kamis, 30 Januari 2020 14:28

Wajib Kenakan Pakaian Khusus, Hasil Laboratorium Jadi Penentu

Menangani penyakit mematikan yang menggemparkan dunia tak bisa sembarangan. Tenaga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers