MANAGED BY:
SABTU
22 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Sabtu, 15 Februari 2020 12:54
Bukan Yang Pertama, Sungai Ini Memang Sarang Buaya

BKSDA akan Lakukan Mitigasi dan Sosialisasi

EVAKUASI : Buaya Senyulong (sapit) saat dievakuasi warga untuk diserahkan kepada SKW II BKSDA Kalteng di Pangkalan Bun, Kamis (13/2) (ISTIMEWA/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO, PANGKALAN BANTENG – Kemunculan buaya jenis senyulong (sapit) di Sungai Pakit Desa Arga Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng ternyata bukan sekali ini terjadi. Sebelumnya kemunculan buaya sudha sering terjadi namun tidak terlalu dekat dengan aktivitas warga.         

Kepala Desa Arga Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng Reno Krisdianto mengatakan bahwa kemunculan buaya itu sebenarnya bukan yang pertama. Sedangkan kawasan Sungai Pakit tersebut memang diketahui masih menjadi habitat buaya. 

“Sungai Pakit itu memang masih terdapat buaya, biasanya mereka bersarang di daerah kedung (aliran sungai dalam) dan bersarang di sekitarnya,” katanya. Ia juga menerangkan bahwa ada sekitar empat sampai lima lokasi yang biasa digunakan untuk tempat bersarang oleh reptile purba itu. “Ada sekitar 4-5 lokasi tempat untuk bertelur. Dari laporan warga ada yang tahu lokasinya,” katanya. 

Sementara itu Kepala SKW II BKSDA Kalteng Deni Setiadi mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan survey ke lokasi sekaligus sosialisasi dan mitigasi potensi konflik antara buaya dan masyarakat sekitar. Selain itu pihaknya juga akan memasang rambu-rabu peringatan di sekitar lokasi yang terindikasi menjadi tempat hidup buaya ganas tersebut. “Kita akan lakukan survey ke lokasi untuk memastikan apakah kawasan itu masih menjadi habitat buaya sapit tersebut,” katanya. 

Dendi juga menjelaskan bahwa selain masih menjadi habitat buaya, sangat dimungkinkan kawasan itu menjadi lebih padat karena terjadinya migrasi buaya dari daerah hilir akibat makin banyaknya aktivitas manusia. 

“Informasinya Sungai Pakit itu bermuara di Sungai Kumai, kita akan cari tahu apakah ada migrasi juga dari kawasan hilir. Tapi yang perlu diketahui adalah masyarakat diminta untuk berhati-hati ketika beraktivitas di kawasan tersebut terutama yang memiliki kebun di dekatnya,” terang Dendi. 

Terkait buaya yang ditangkap warga tersebut, lanjut Dendi, diperkirakan berusia lebih dari 30 tahun, dan memiliki berat sekitar 500 kilogram dengan panjang 4,7 meter. “Untuk jenis kelaminnya jantan, dan ini merupakan buaya terbesar kedua yang dievakuasi oleh SKW II BKSDA Kalteng. Sebelumnya beberapa tahun lalu pernah ada evakuasi buaya yang lebih besar lagi,” tandasnya. (sla)

 


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 16:02

Heboh Saling Klaim Survei, Ini Komentar Ketua PDI Perjuangan Kotim

SAMPIT – Hasil survei bakal calon kepala daerah dinilai bukan…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:27

Desa Runtu Diteror Buaya, Satu Warga Terluka

PANGKALAN BUN – Kemunculan buaya di Kabupaten Kobar mulai merambah…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:23

TGC Simulasikan Penanganan Suspect Virus Corona

PANGKALAN BUN - Tim Gerak Cepat (TGC) yang terdiri dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:20

Masuk Kandang Ayam, Ular Piton Gegerkan Warga

PANGKALAN BUN - Regu III PHL Animal Rescue Pemadam Kebakaran…

Jumat, 31 Januari 2020 17:02

ASN Dilarang Keluyuran Saat Jam Kerja

NANGA BULIK – Satpol PP Lamandau awasi ketat para Aparatur…

Jumat, 31 Januari 2020 16:38

Nekat..!!! Sekdes Ini Jinakkan King Kobra yang Masuki Kawasan Kantornya

PANGKALAN BUN - Sekretaris Desa Rangda, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten…

Jumat, 31 Januari 2020 11:39

Angkutan Perintis Resmi Beroperasi, Pangkalan Bun – Arutara Semakin Terbuka

PANGKALAN BUN -  Masyarakat Kecamatan Arut Utara (Arutara) Kabupaten Kotawaringin…

Kamis, 30 Januari 2020 21:26

Ditinggal Kerja, Satu Rumah Di Desa Bayat Jadi Arang

NANGA BULIK- Satu rumah milik warga Desa Bayat, Kecamatan Belantikan…

Kamis, 30 Januari 2020 21:11

Data Pemilih Pilgub Kalteng Wajib Jadi Perhatian

PANGKALAN BUN -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat…

Kamis, 30 Januari 2020 14:47

Pundak Ditepuk, Uang Pedagang Telur Melayang

PANGKALAN BUN - Nasib sial dialami oleh Ibu Rian (40),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers