MANAGED BY:
SABTU
23 JANUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Jumat, 22 Mei 2020 10:59
Pemkab Kobar Batalkan Izin Salat Idul Fitri di Lapangan

Untuk Menjaga Kesehatan Masyarakat

SALAT ID DI RUMAH : Bupati Kobar Hj Nurhidayah didampingi Forkompinda saat mengumumkan pembatalan keputusan Salat Idul Fitri berjamaah di luar rumah, Kamis (21/5).(PROKOM KOBAR /RADAR PANGKALAN BUN )

PROKAL.CO,

PANGKALAN BUN - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat akhirnya mengumumkan pembatalan izin Salat Idul Fitri di lapangan yang sebelumnya telah dikeluarkan, Kamis (21/5). Alasan pemerintah membatalkan izin itu karena pertimbangan keselamatan dan kesehatan masyarakat. 

Banyak hal yang menjadi pertimbangan pemerintah untuk membatalkan izin Salat Idul Fitri di tanah lapang yang sebelumnya telah disepakati bersama. Di antaranya merujuk pada surat edaran Menteri Agama, Fatwa MUI, dan juga menimbang bahwa Kobar masih menyandang zona merah.  

"Sekarang ini kondisi Kobar berada di zona merah dan peringkat ke tiga dengan jumlah kasus terbanyak pasien positif setelah Kota Palangka Raya dan Kabupaten Murung Raya. Dimana jumlah kasus yakni 33 positif, 24 masih dalam perawatan dan 9 Selanjutnya belakangan ini ada penambahan enam Pasien Dalam Pengawasan (PDP)," kata Bupati Kobar Hj Nurhidayah.  

Selain itu masih ada 123 sampel uji swab yang saat ini masih menunggu hasil dari Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) di Banjar Baru Kalimantan Selatan. Sehingga Pemkab Kobar memutuskan untuk membatalkan izin Salat Idul Fitri berjamaah di luar rumah.  

"Hasil swab 123 orang yang belum keluar itu membuat kita bertanya-tanya. Mereka ini positif atau negatif. Makanya salat berjamaah kita batalkan," ujarnya.  

Selain itu, lanjutnya, alasan utamanya adalah untuk memprioritaskan kesehatan masyarakat Kobar. Sehingga pelaksanaan salat idul fitri bisa dilaksanakan di rumah saja."Maka dengan berat hati, bahwa pelaksanaan Salat Idul Fitri yang sebelumnya telah disepakati bersama harus dibatalkan dan harus dilakukan di rumah saja. Ini untuk kebaikan bersama," jelasnya. 

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 23 Januari 2021 12:28

Anaknya Ditangkap, Induk Buaya Muncul di Sungai Kumai

PANGKALAN BUN  – Induk buaya dengan panjang lebih dari 3…

Sabtu, 23 Januari 2021 12:25

Pedagang Pasar Korindo Direlokasi Akhir Maret

PANGKALAN BUN - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) bakal merelokasi…

Sabtu, 23 Januari 2021 12:20

Penjualan Hasil Laut kembali Menggeliat

SUKAMARA - Setelah sempat terkendala penjualan saat awal pandemi Covid-19,…

Sabtu, 23 Januari 2021 12:11

Kantor BPN Lamandau Komitmen Bangun Zona Integritas Menuju WBK-WBBM

NANGA BULIK – Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lamandau…

Jumat, 22 Januari 2021 15:46

Ratusan Napi Jalani Rapid Test Massal

PANGKALAN BUN -Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pangkalan Bun…

Kamis, 21 Januari 2021 14:18

Aksi Pencurian di Kumai Makin Meresahkan

KUMAI – Aksi pencurian di Kecamatan Kumai makin mengganas. Setelah…

Kamis, 21 Januari 2021 11:40

BANYAK BUAYA..!! BKSDA Imbau Hindari Aktivitas di Sungai

PANGKALAN BUN - Balai Konservasi Sumber Daya Alam Seksi Kenservasi…

Rabu, 20 Januari 2021 17:22

Berkas Perkara Tambang Maut Dilimpahkan

PANGKALAN BUN – Polres Kotawaringin Barat limpahkan berkas perkara kecelakaan…

Rabu, 20 Januari 2021 10:00
Ditangkap Dua Pelaku Cabul, Seorang Lagi Coba Memperkosa Asusila

Kebun Sawit Jadi Saksi "Kuda-Kudaan", Akhirnya Si Perempuan Bawah Umur Hamil 6 Bulan

PANGKALAN BUN - Kapolres Kobar AKBP Devy Firmansyah mengatakan bahwa…

Selasa, 19 Januari 2021 10:26

Setu Curi Ribuan Pakaian Dalam Wanita untuk Lampiaskan Nafsu, Katanya Biar Ngga Stress..!!

PANGKALAN BUN- Motif pencurian pakaian wanita yang dilakukan Setu dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers