MANAGED BY:
KAMIS
28 OKTOBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Jumat, 04 Juni 2021 16:52
PCR Tak Wajib Lagi, Penumpang Pesawat Masih Sepi
KEMBALI NORMAL: Maskapai Nam Air saat landing di Bandara Iskandar Pangkalan Bun. Jumlah penumpang datang masih normal belum ada peningkatan setelah pelaku perjalanan masuk Kakteng diperbolehkan kembali menggunakan antigen.(RINDUWAN /RADAR PANGKALAN BUN )

PANGKALAN BUN - Para pelaku perjalanan jalur udara tampaknya berbahagia dengan tidak diwajibkannya penggunaan dokumen RT-PCR saat masuk Kalimantan Tengah. Namun demikian jumlah kedatangan penumpang di Bandara Iskandar Pangkalan Bun belum meningkat signifikan. 

Ramadan salah satu penumpang maskapai Citilink mengaku senang dirinya bisa masuk Kobar melalui Bandara Iskandar Pangkalan Bun hanya menggunakan rapid test antigen. “Tahu kabar soal masuk Kalteng boleh menggunakan antigen itu Rabu malam. Kebetulan saya harus berangkat mendadak karena ada urusan pekerjaan,” kata Ramadan. 

Niatan untuk menjalani PCR langsung ia batalkan setelah mengetahui kabar tersebut. “Tentu senang, karena jika PCR ini sangat mahal. Kebetulan saya berangkat dari Semarang itu saya cari info paling murah Rp 800 ribu. Sedangkan untuk antigen hanya Rp 150 ribu saja,” ujarnya. 

Sementara itu Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Iskandar Pangkalan Bun Zuber mengatakan, untuk masuk Kalteng melalui Bandara Iskandar Pangkalan Bun pertanggal 3 Juni sudah diperbolehkan menggunakan antigen. Hal ini menyusul surat edaran Gubernur Kalteng terbaru yang mencabut surat edaran lama yang menyarankan pelaku perjalanan udara masuk Kalteng wajib PCR. 

“Jadi mulai hari ini (kemarin) sudah bisa menggunakan rapid antigen. Karena dalam SE Gubernur Kalteng yang terbaru itu masuk Kalteng berlaku sejak tanggal 2 Juni,” terangnya. 

Namun untuk hari pertama kembali diperbolehkan menggunakan antigen ini penumpang yang masuk Kalteng melalui Bandara Iskandar Pangkalan Bun masih normal. “Jumlah penumpang masih berkisar antara 250 orang. Ini masih normal dan diperkirakan kedwonaya bakal berangkur meningkat setelah banyak yang tahu masuk Kakteng diperbolehkan menggunakan antigen,” pungkasnya. (rin/sla) 

 


BACA JUGA

Kamis, 28 Oktober 2021 09:44

WASPADA..!! Ledakan Kasus Covid-19 Masih Mengancam Kotawaringin Barat

 Ancaman ledakan kasus Covid-19 gelombang ketiga di Kabupaten Kotawaringin Barat…

Selasa, 26 Oktober 2021 08:13

CELAKA INI !!! Covid-19 di Kotawaringin Barat Kembali Merangkak Naik

Setelah sempat menyentuh angka terendah dalam setahun terakhir dengan hanya…

Kamis, 21 Oktober 2021 19:36

Pemerintah Jadi Sorotan Gara-gara Tumpukan Material Proyek

Proyek pembangunan pagar dan gapura kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH)…

Senin, 18 Oktober 2021 12:17

Anak Pejabat Jadi Korban Tabrak Lari

Anak anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat…

Jumat, 15 Oktober 2021 18:57

Polsek Bantu Penanganan Warga ODGJ

PANGKALAN BUN- “Kita bantu mengamankan karena khawatir tenaga kesehatan ini…

Rabu, 13 Oktober 2021 17:17

Desa Ini Ubah Sawah Jadi Tempat Wisata

PANGKALAN BUN -Desa Pangkalan Dewa, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin…

Rabu, 13 Oktober 2021 17:13

Banjir Ternyata Masih Genangi Rumah Warga

PANGKALAN BUN - Sebagian rumah warga di Kelurahan Baru, Kecamatan…

Senin, 11 Oktober 2021 12:01

NGGA SEREM LAGI..!! Bantaran Sungai Ini Bakal Semakin Cantik saat Malam

 Semakin turunnya kasus Covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) memotivasi…

Sabtu, 09 Oktober 2021 12:41

Jangan Begini kalau Ada Kebakaran, Petugas Pemadam Kesal Tau Ngga..!!?

 Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kotawaringin Barat mengeluhkan keberadaan kerumunan warga…

Sabtu, 09 Oktober 2021 12:31

Ngebut Pakai Motor Gede, Cewek Ini Seruduk Siswi SMP, Malah Khawatirkan Motornya

Kecelakaan yang melibatkan dua kendaraan roda dua terjadi di Jalan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers