MANAGED BY:
SELASA
14 JULI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Kamis, 25 Juni 2020 15:00
Ngotot Berjualan di Kawasan Ini, Usaha Warga Bisa Dibongkar Paksa

Jika Tak Perhatikan Status Kawasan

LAHAN: Salah satu kawasan yang direncanakan sebagai kawasan RTH diatas lahan milik PT Inhutani III di Jalan Pemuda yang disewakan oleh pedagang kuliner, Rabu (24/6).( HENY/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO,

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) meminta masyarakat yang berinvestasi membangun usaha di Kotim dengan menggunakan lahan agar memperhatikan status kawasannya. Hal itu penting untuk diketahui agar penataan kota di Kota Sampit tidak semrawut. Jika melanggar status kawasan, bangunan bisa dibongkar paksa.

”Pemkab Kotim tidak pernah menghalangi masyarakat untuk berinvestasi, tetapi harus perhatikan dulu peruntukkan kawasannya,” Muhammad Wijaya Putra, Kepala Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kotim.

Dia mencontohkan, lahan milik PT Inhutani III yang dibangun untuk pelaku usaha kuliner tanpa ada persetujuan izin dari Pemkab Kotim. ”Setiap kegiatan pemanfaatan lahan, apalagi di atas lahannya dibangun bangunan semipermanen  sebaiknya harus dikoordinasikan dengan Pemkab Kotim. Kalau tidak, pelaku usaha yang akan dirugikan ketika pemerintah melakukan penertiban. Akhirnya, malah berujung menuntut ganti rugi,” ujarnya.

Pemkab Kotim juga tak ingin melakukan pembiaran begitu saja. Pemkab mengeluarkan landasan aturan yang tertuang dalam Perda Nomor 5 Tahun 2015 tentang rencana tata ruang wilayah Kotim tahun 2015-2035.

Setelah perda ditetapkan, pemerintah kembali merancang perda terkait Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang masih dalam proses pembahasan. Dalam rancangan perda tersebut telah disepakati bahwa area Taman Kota Sampit dan sebagian lahan milik PT Inhutani dijadikan kawasan ruang terbuka hijau (RTH).

”Dari sisi aturan, area perkotaan wajib menyediakan lahan minimal 20 persen dari luas Kota Sampit dan sepuluh persen bagi investor, seperti di PT Inhutani III,” ujarnya.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 09 September 2015 00:45

Uji Kebohongan, Tim Hukum Ujang Dukung Uji Forensik

<p>&nbsp;PALANGKA RAYA - Tim Kuasa Hukum Ujang-Jawawi menyatakan penetapan hasil musyawarah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers