MANAGED BY:
RABU
21 OKTOBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Jumat, 18 September 2020 10:37
Tak Pakai Masker, Puluhan Orang di Nanga Bulik Dipaksa Kerja Sosial
OPERASI YUSTISI : Sejumlah warga saat terjaring operasi yustisi. Selain memebayar denda, sebagian dianataranya memilih kerja sosial.(ISTIMEWA /RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO,

NANGA BULIK- Sebanyak 69 orang terjaring dalam operasi yustisi penertiban penggunaan masker untuk penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Lamandau. Puluhan pelanggar ini terjaring di beberapa pos diantaranya Pos Batu Batanggui sebanyak 34 pelanggar, di Pasar Saik 23 pelanggar, dan Translokal sampai Kujan 12 orang pelanggar.

Sesuai ketentuan, di antara pelanggar ada yang memilih sanksi membayar denda sebesar Rp 50 ribu. Adapula yang memilih untuk bekerja sosial membersihkan fasilitas umum atau menyapu jalan.

Kepala Satpol PP dan Damkar, Triadi mengatakan bahwa pelanggaran yang terjadi antara lain, tidak memakai masker, menggunakan masker dengan tidak benar dan atau membawa masker tetapi tidak dipakai. “Yang memilih sanksi berupa denda sebesar Rp. 50.000,- sebanyak 10 orang, sementara yang memilih sanksi kerja sosial membersihkan tempat umum sebanyak 24 orang. Sisanya diberikan teguran lisan dan tertulis,” ungkapnya.

Sementara itu, sebelum operasi yustisi, sebelumnya tim gabungan yang terdiri dari unsur Satpol PP, TNI dan Polri telah melakukan apel Satgas Ops Yustisi dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Lamandau di halaman mapolres Lamandau.

Selain melakukan sosialisasi Peraturan Bupati Nomor 73 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), pihaknya juga mulai melakukan penindakan bagi para pelanggar.

Bupati Lamandau H Hendra Lesmana mengatakan, wabah Covid-19 di Kabupaten Lamandau sampai saat ini masih ada dan mencermati perkembangan terkini justru semakin tinggi penyebarananya sehingga penanganan yang dilakukan harus berubah. “Seperti kita tau bahwa pandemi Covid-19 sudah lama. Kondisi inipun membuat masyarakat mulai bosan dan menganggap remeh,” ungkapnya. 

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 21 Oktober 2020 20:38

Kurangi Kontak Langsung, Disdukcapil Perkuat Layanan Online

PANGKALAN BUN - Pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan…

Rabu, 21 Oktober 2020 19:47

Gelombang di Laut Jawa Masih Aman

PANGKALAN BUN - Kondisi gelombang di Laut Jawa masih terbilang…

Rabu, 21 Oktober 2020 19:44

PT GSDI-GSYM Serahkan Bantuan Banjir Nangamua

ARUT UTARA – PT GSDI-GSYM serahkan bantuan pangan bagi masyarakat…

Rabu, 21 Oktober 2020 15:15

Indikasi Pungli Pasar di Kobar Mulai Terkuak

PANGKALAN BUN - Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli)…

Rabu, 21 Oktober 2020 15:10

Pasar Jadi Salah Satu Tempat Fokus Disiplin Protkes

PANGKALAN BUN - Upaya menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kobar…

Rabu, 21 Oktober 2020 15:06

Berburu Pelanggar Lalu Lintas Jalan Terus

PANGKALAN BUN - Satlantas Polres Kotawaringin Barat tetap gencar menindak…

Rabu, 21 Oktober 2020 11:22

Guru Gurdan Pimpin MUI Sukamara

SUKAMARA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukamara menggelar Musyawarah…

Rabu, 21 Oktober 2020 11:20

Bupati Lamandau Resmikan Rumah Tahfidz Qur'an

NANGA BULIK - Bupati Lamandau H Hendra Lesmana launching Rumah…

Rabu, 21 Oktober 2020 07:22

Hasil Kebun Sawit untuk Pembangunan Desa

NANGA BULIK- Desa Suja, Kecamatan Lamandau, Kabupaten Lamandau merupakan salah…

Rabu, 21 Oktober 2020 00:07

Pasar Jadi Fokus Penerapan Protokol Kesehatan

PANGKALAN BUN - Upaya menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kobar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers