MANAGED BY:
MINGGU
06 DESEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Sabtu, 17 Oktober 2020 20:44
Warga Arut Utara Desak Pencabutan Izin IUPHHK-HTI

Bupati Kobar Minta Hentikan Aktivitas

EVALUASI IZIN : Bupati Kobar bersama pihak terkait lainnya menggelar rapat menanggapi adanya penolakan masyarakat Arut Utara terkait aktifitas yang dilakukan PT E-Greendo pada Kamis (15/10) di ruang rapat Kantor Bupati.

PROKAL.CO,

ARUT UTARA - Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu pada Hutan Tanaman Industri (IUPHHK-HTI) milik PT E-Greendo bakal dicabut. Pasalnya keberadaan perusahaan yang berada di Kecamatan Arut Utara Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah tersebut dianggap tidak memberikan manfaat bagi masyarakat Arut Utara. 

PT E-Greendo dengan luas lahan yang dimiliki sekitar 15.386 hektare selama ini justru dianggap hanya memanfaatkan potensi yang ada yakni melakukan penebangan kayu hutan alam. Perusahaan ini tidak menjalankan tugas dan fungsinya sehingga pihak desa yang berada di wilayahnya mengajukan keberatan kepada pemerintah daerah melalui Camat Arut Utara. 

Menanggapi surat penolakan dari desa-desa di Kecamatan Arut Utara, Bupati Kobar Hj. Nurhidayah pada Kamis, (15/10) mengadakan rapat yang dihadiri oleh Setda, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kadis PUR, Kepala Bapedda, Kadis LHK, Ka TPHP, Kabag Hukum Setda, Kabag Perekonomian, Infrastruktur dan SDA Setda, Kabag Pemerintahan Setda, Camat Arut Utara, Lurah Pangkut dan seluruh desa se Kecamatan Arut Utara. 

Kegiatan yang digelar di ruang rapat Bupati itu guna mendengarkan masukan dari berbagai pihak terkait. Teknis yang diusulkan dari seluruh dinas yang hadir, Kabag Hukum, Camat dengan mempertimbangan desakan dari seluruh masyarakat di Kecamatan Arut Utara maka Bupati menyepakati akan meneruskan kepada Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) untuk mengevaluasi serta mencabut ijin konsesi IUPHHK-HTI PT E-Greendo dan menggantinya dengan program Hutan Tanaman Rakyat (HTR) yang dianggap lebih mengutamakan kemandirian, pemberdayaan serta kesejahteraan masyarakat sekitar. 

Dan selanjutnya Bupati Kobar memerintahkan kepada semua pihak, selama proses ini berjalan pihak PT E-Greendo dan masyarakat untuk tidak melakukan aktifitas apapun di wilayah konsesi tersebut guna mengantisipasi potensi konflik sosial.(sam)


BACA JUGA

Sabtu, 05 Desember 2020 11:58

Di Kabupaten Ini, Positif Covid-19 Bertambah Drastis

PANGKALAN BUN- Kasus terkonfirmasi positif coronavirus disease atau Covid-19 di…

Sabtu, 05 Desember 2020 11:55

Paslon Diminta segera Cabut APK

PANGKALAN BUN- Memasuki masa tenang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur…

Sabtu, 05 Desember 2020 11:45

Kobar Terapkan Jam Malam

PANGKALAN BUN- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengambil langkah tegas…

Sabtu, 05 Desember 2020 11:39

Lamandau Gelar Panen Sorgum

NANGA BULIK - Bupati Lamandau, Hendra Lesmana menghadiri panen tanaman…

Jumat, 04 Desember 2020 15:06

Kobar Darurat Penyebaran Covid-19

PANGKALAN BUN – Penambahan jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di…

Kamis, 03 Desember 2020 08:07

PT. Korintiga Tanam Eucalyptus Pellita

PANGKALAN BUN - PT. Korintiga Hutani melakukan penanaman pohon Ecalyptus…

Rabu, 02 Desember 2020 18:33

Kobar Tunggu Petunjuk Pelaksanaan Vaksinasi

PANGKALAN BUN - Program vaksinasi merupakan program nasional yang bakal…

Rabu, 02 Desember 2020 14:33

Polres Kobar Kandangkan Puluhan Tersangka Kejahatan

PANGKALAN BUN – Puluhan tersangka dijebloskan ke rumah tahanan Polres…

Rabu, 02 Desember 2020 14:24

Titik Tambang Maut Diusulkan Jadi TPU

PANGKALAN BUN - Lubang galian tambang emas yang menewaskan 10…

Selasa, 01 Desember 2020 20:19

Car Free Day Pangkalan Bun Ditutup Lagi

PANGKALAN BUN - Belum genap tiga bulan kawasan Car Free…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers