MANAGED BY:
RABU
21 OKTOBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Sabtu, 17 Oktober 2020 20:44
Warga Arut Utara Desak Pencabutan Izin IUPHHK-HTI

Bupati Kobar Minta Hentikan Aktivitas

EVALUASI IZIN : Bupati Kobar bersama pihak terkait lainnya menggelar rapat menanggapi adanya penolakan masyarakat Arut Utara terkait aktifitas yang dilakukan PT E-Greendo pada Kamis (15/10) di ruang rapat Kantor Bupati.

PROKAL.CO,

ARUT UTARA - Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu pada Hutan Tanaman Industri (IUPHHK-HTI) milik PT E-Greendo bakal dicabut. Pasalnya keberadaan perusahaan yang berada di Kecamatan Arut Utara Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah tersebut dianggap tidak memberikan manfaat bagi masyarakat Arut Utara. 

PT E-Greendo dengan luas lahan yang dimiliki sekitar 15.386 hektare selama ini justru dianggap hanya memanfaatkan potensi yang ada yakni melakukan penebangan kayu hutan alam. Perusahaan ini tidak menjalankan tugas dan fungsinya sehingga pihak desa yang berada di wilayahnya mengajukan keberatan kepada pemerintah daerah melalui Camat Arut Utara. 

Menanggapi surat penolakan dari desa-desa di Kecamatan Arut Utara, Bupati Kobar Hj. Nurhidayah pada Kamis, (15/10) mengadakan rapat yang dihadiri oleh Setda, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kadis PUR, Kepala Bapedda, Kadis LHK, Ka TPHP, Kabag Hukum Setda, Kabag Perekonomian, Infrastruktur dan SDA Setda, Kabag Pemerintahan Setda, Camat Arut Utara, Lurah Pangkut dan seluruh desa se Kecamatan Arut Utara. 

Kegiatan yang digelar di ruang rapat Bupati itu guna mendengarkan masukan dari berbagai pihak terkait. Teknis yang diusulkan dari seluruh dinas yang hadir, Kabag Hukum, Camat dengan mempertimbangan desakan dari seluruh masyarakat di Kecamatan Arut Utara maka Bupati menyepakati akan meneruskan kepada Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) untuk mengevaluasi serta mencabut ijin konsesi IUPHHK-HTI PT E-Greendo dan menggantinya dengan program Hutan Tanaman Rakyat (HTR) yang dianggap lebih mengutamakan kemandirian, pemberdayaan serta kesejahteraan masyarakat sekitar. 

Dan selanjutnya Bupati Kobar memerintahkan kepada semua pihak, selama proses ini berjalan pihak PT E-Greendo dan masyarakat untuk tidak melakukan aktifitas apapun di wilayah konsesi tersebut guna mengantisipasi potensi konflik sosial.(sam)


BACA JUGA

Rabu, 21 Oktober 2020 20:38

Kurangi Kontak Langsung, Disdukcapil Perkuat Layanan Online

PANGKALAN BUN - Pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan…

Rabu, 21 Oktober 2020 19:47

Gelombang di Laut Jawa Masih Aman

PANGKALAN BUN - Kondisi gelombang di Laut Jawa masih terbilang…

Rabu, 21 Oktober 2020 19:44

PT GSDI-GSYM Serahkan Bantuan Banjir Nangamua

ARUT UTARA – PT GSDI-GSYM serahkan bantuan pangan bagi masyarakat…

Rabu, 21 Oktober 2020 15:15

Indikasi Pungli Pasar di Kobar Mulai Terkuak

PANGKALAN BUN - Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli)…

Rabu, 21 Oktober 2020 15:10

Pasar Jadi Salah Satu Tempat Fokus Disiplin Protkes

PANGKALAN BUN - Upaya menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kobar…

Rabu, 21 Oktober 2020 15:06

Berburu Pelanggar Lalu Lintas Jalan Terus

PANGKALAN BUN - Satlantas Polres Kotawaringin Barat tetap gencar menindak…

Rabu, 21 Oktober 2020 11:22

Guru Gurdan Pimpin MUI Sukamara

SUKAMARA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukamara menggelar Musyawarah…

Rabu, 21 Oktober 2020 11:20

Bupati Lamandau Resmikan Rumah Tahfidz Qur'an

NANGA BULIK - Bupati Lamandau H Hendra Lesmana launching Rumah…

Rabu, 21 Oktober 2020 07:22

Hasil Kebun Sawit untuk Pembangunan Desa

NANGA BULIK- Desa Suja, Kecamatan Lamandau, Kabupaten Lamandau merupakan salah…

Rabu, 21 Oktober 2020 00:07

Pasar Jadi Fokus Penerapan Protokol Kesehatan

PANGKALAN BUN - Upaya menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kobar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers