KUALA KURUN – Meningkatnya debit air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan mengakibatkan sejumlah ruas jalan di Kota Kuala Kurun terendam. Di antaranya, Jalan Adonis Samad, Kelurahan Kuala Kurun, dan Jalan Damang Sawang, Kelurahan Tampang Tumbang Anjir.
”Peningkatan debit air DAS Kahayan ini merupakan kiriman dari daerah hulu, khususnya daerah Kelurahan Tumbang Miri, Kecamatan Kahayan Hulu Utara (Kahut),” ucap Kapolres Gunung Mas (Gumas) AKBP Yudi Yuliadin melalui Kapolsek Kurun Iptu I Made Suta, Kamis (11/1) siang.
Dari pantauan yang dilakukan oleh anggota Polsek Kurun, kata dia, di Jalan Adonis Samad, ketinggian air sudah mencapai 50 cm. Sedangkan di Jalan Damang Sawang, tepatnya di RT 04, Kelurahan Tampang Tumbang Anjir, ketinggian air telah mencapai sekitar 70 cm.
”Tingginya air ini mengakibatkan ruas jalan tersebut tidak dapat dilintasi oleh kendaraan, baik itu roda dua maupun roda empat,” ujarnya.
Khusus di wilayah RT 04, lanjut dia, memang merupakan daerah dataran rendah, sehingga menjadi langganan banjir, apabila debit DAS Kahayan meningkat dan intensitas hujan tinggi. Disana, sejumlah rumah warga pun sudah mulai terendam banjir.
”Hingga siang hari, tercatat sudah ada lima rumah yang terendam. Untuk sementara, warga masih bertahan di rumah masing-masing, sembari melihat situasi dan kondisi debit air,” ujarnya.
Sejauh ini, tambah dia, pihaknya belum menerima adanya laporan kerugian material akibat banjir tersebut. Namun demikian, pihaknya tetap mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam beraktivitas, terutama pada aliran listrik di rumah mereka.
”Kita juga meminta kepada warga untuk memerhatikan anak-anak mereka. Jangan biarkan mereka bermain-main di lokasi banjir,” tukasnya. (arm/oes)