SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | GUMAS | DPRD SERUYAN

PALANGKA

Jumat, 20 April 2018 09:42
Kalteng Dapat Kucuran APBN Rp 358 Miliar
RAKORNIS: Asisten III Setda Provinsi Kalteng I Ketus Widhie Wirawan saat paparan pada rapat koordinasi teknis evakuasi pelaksanaan tugas pembantuan, dekonsentrasi dan utusan bersama.(ARJONI/RADAR PALANGKA)

PALANGKA RAYA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar rapat koordinasi teknis (Rakornis) evaluasi pelaksanaan tugas pembantuan, dekonsentrasi dan urusan bersama, Kamis (19/4).

Dari rapat tersebut diketahui pemerintah pusat kucurkan dana APBN sebesar Rp 358 milar untuk Kalteng pada tahun 2018 ini. 

"Dana tersebut akan dikelola oleh 38 Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) Provinsi Kalteng dan lima kabupaten di Kalteng," kata Asisten III Setda Provinsi Kalteng, I Ketut Widhie Wirawan.

I Ketut Widhie mengatakan, untuk tugas dana pembantuan pemerintah mengucurkan dana besar Rp249, 8 miliar. Dari total tersebut dikelola 15 instansi sebesar Rp214,3 miliar dan sisanya untuk lima kabupaten dengan PAGU anggaran Rp34,5 miliar.

Kemudian untuk urusan bersama PAGU anggaran Rp3,61 miliar yang dikelola 8 SOPD di 8 kabupaten termasuk di Badan Pemberdayaan Masyarakrat Desa (BPMdes). Dana dekonsentrasi  sebesar Rp157 miliar,  dikelola 21 SOPD dilingkup  Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan posisi realisasi keuangan sampai 31 Maret diangka 7,30 persen.   

“Rapat kordinasi teknis  evaluasi pelaksanaan tugas pembantuan dekonsentrasi dan urusan bersama di Kalteng tahun 2017 dan 2018, dana APBN penting agar dana benar benar digunakan sesuai program yang bermanfaat bagi masyarakat di Kalteng. Selain itu, agar dana digunakan untuk mewujudkan program pemerintah,” tukasnya.

Ketut mengatakan, potensi dana APBN untuk program pembangunan terutama infrastrukutur, jembatan dan lainnya sangat berdampak sekali bagi pembangunan di daerah. Rekor teknis digelar untuk valuasi program pembangunan sehingga tidak menumpuk di akhir anggaran. 

"Semua pemangku jabatan  hendaknya selalu mempercepat serapan anggaran. Untuk proyek fisik cepat saja SOPD melaksanakan lelang di biro jasa pengadaan  agar cepat diketahui rekanan dan  proyek dapat melaksanakan pekerjaan," ucapnya.

Memasuki masa ketiga pemerintahan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran - Wakil Gubernur Kalteng Habib Said Ismail, semua SOPD diminta tetap dalam program dan selalu terkoordinasi dengan visi dan misi gubernur, diantaranya  pemantapan tata ruang,  infrastruktur, pemantapan pengelolaan  sumber daya air, pantai dan pesisir. Selanjuntya  mencegah terjadinya inflasi, pemantapan tata kelola  pemerintahan dan pengalian Pendapatan Asli Daerah (PAD). (arj/fm)


BACA JUGA

Selasa, 08 September 2015 21:50

Ratusan PNS Masih Mangkir, Laporkan Harta Kekayaan

<p>SAMPIT &ndash; Sebanyak 240 Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara di lingkup…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers