MANAGED BY:
SABTU
29 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Jumat, 20 April 2018 15:01
Dibungkus Kemasan Kerupuk, Jutaan Batang Rokok Diselundupkan
BARANG BUKTI: Bea Cukai Pangkalan Bun bersama instansi terkait saat memberi keterangan terkait pengungkapkan rokok ilegal, yang masuk lewat pelabuhan Kumai.(JOKO HARDYONO/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN – Pelabuhan Kumai, sebagai salah satu pintu gerbang ekonomi  Kalimantan Tengah (Kalteng), sangat rawan menjadi pintu masuk barang-barang ilegal. Buktinya pada Selasa (10/4) sekitar pukul 14.30 WIB tadi, pihak Bea Cukai Pangkalan Bun berhasil melakukan penindakan Barang Kena Cukai (BKC) berupa rokok ilegal, dengan jumlah jutaan batang saat sudah berada di pelabuhan. 

Kepala Kantor Bea Cukai Pangkalan Bun Nurtanti Widyasari memaparkan, penindakan ini adalah  tindaklanjut hasil kegiatan intelijen beberapa hari sebelumnya. Sebelumnya mereka menerima informasi bahwa akan ada pengiriman rokok ilegal ke Pangkalan Bun, menggunakan jasa ekspedisi di daerah Kumai. 

”Setelah kita lakukan pengintaian, saat hendak bongkar muat kita lakukan pemeriksaan terhadap truk puso yang membawa barang itu,” ujarnya, saat merilis hasil operasi itu, Kamis (19/4) kemarin. 

Nurtanti meneruskan, saat dilakukan pemeriksaan, petugas mencurigai terhadap paket koli yang bertuliskan kerupuk singkong. Namun dari dalamnya tercium aroma bau saos rokok yang sangat kuat. Saat dilakukan pembukaan paket koli tersebut, ternyata isinya adalah rokok jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) merk New Fel Super, tanpa dilekati pita cukai. 

Kemudian lanjutnya, atas dasar temuan satu koli itu, maka pihaknya mengamankan 75 koli rokok ilegal,  karena bersamaan dengan paket tersebut juga ada yang disamarkan bungkusnya,  dengan di luar ditulis barang berupa plastik. Namun setelah dibuka isinya ternyata rokok tanpa pita cukai. 

Dijelaskan Nurtanti, berdasarkan hasil pencacahan mendalam pihaknya, didapat jumlah rokok yang diduga ilegal itu berjumlah 1.536.000 batang rokok SKM. Semuanya berasal dari empat merk,  diantaranya merk New Fel Super, Super Bro Wsing Mild dan Laris Brow dengan modus pelanggaran tanpa dilekati pita cukai. Kemudian ada rokok merk Inul Filter Mild, dengan modus pelanggaran dilekati dengan pita cukai yang diduga palsu. 

”Total nilai barang tersebut Rp 1.228.800.000 dan potensi kerugian negara dibidang cukai yang terselamatkan adalah sebesar Rp 1.108.684.800,” ungkapnya. 

Nurtanti menegaskan, pihak Bea Cukai Pangkalan Bun masih melakukan pengembangan terkait dengan asal barang ilegal tersebut dan akan di kirim ke mana setelah dari pelabuhan Kumai tersebut. Saat ini pihaknya masih mendalami penyelidikan dengan memeriksa sopir dan kernet truk puso pembawa rokok ilegal dan pihak ekspedisi. 

”Masih dalam penyelidikan, agar kita mendapatkan informasi yang lebih mendalam lagi terkait hal ini,” tandasnya. (jok/gus)

 

 


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 16:02

Heboh Saling Klaim Survei, Ini Komentar Ketua PDI Perjuangan Kotim

SAMPIT – Hasil survei bakal calon kepala daerah dinilai bukan…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:27

Desa Runtu Diteror Buaya, Satu Warga Terluka

PANGKALAN BUN – Kemunculan buaya di Kabupaten Kobar mulai merambah…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:23

TGC Simulasikan Penanganan Suspect Virus Corona

PANGKALAN BUN - Tim Gerak Cepat (TGC) yang terdiri dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:20

Masuk Kandang Ayam, Ular Piton Gegerkan Warga

PANGKALAN BUN - Regu III PHL Animal Rescue Pemadam Kebakaran…

Jumat, 31 Januari 2020 17:02

ASN Dilarang Keluyuran Saat Jam Kerja

NANGA BULIK – Satpol PP Lamandau awasi ketat para Aparatur…

Jumat, 31 Januari 2020 16:38

Nekat..!!! Sekdes Ini Jinakkan King Kobra yang Masuki Kawasan Kantornya

PANGKALAN BUN - Sekretaris Desa Rangda, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten…

Jumat, 31 Januari 2020 11:39

Angkutan Perintis Resmi Beroperasi, Pangkalan Bun – Arutara Semakin Terbuka

PANGKALAN BUN -  Masyarakat Kecamatan Arut Utara (Arutara) Kabupaten Kotawaringin…

Kamis, 30 Januari 2020 21:26

Ditinggal Kerja, Satu Rumah Di Desa Bayat Jadi Arang

NANGA BULIK- Satu rumah milik warga Desa Bayat, Kecamatan Belantikan…

Kamis, 30 Januari 2020 21:11

Data Pemilih Pilgub Kalteng Wajib Jadi Perhatian

PANGKALAN BUN -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat…

Kamis, 30 Januari 2020 14:47

Pundak Ditepuk, Uang Pedagang Telur Melayang

PANGKALAN BUN - Nasib sial dialami oleh Ibu Rian (40),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers